Menu

Mode Gelap
Progres 70 Persen, SMPN 29 Balikpapan Ditargetkan Rampung November 2026 Pemkot Balikpapan Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah, Akses Pendidikan Diperluas Haornas 2026, KORMI Balikpapan Dorong Olahraga Jadi Gaya Hidup Masyarakat Patroli Udara Temukan Titik Api Baru di Deliniasi IKN, 275 Hotspot Terdeteksi DAD Kaltim Sampaikan Ucapan Selamat Untuk Syaharie Jaang, Doakan Kesehatan dan Kelancaran Pengabdian

BERITA DAERAH · 31 Jul 2025 17:15 WITA ·

Seluruh Korban Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan, Operasi SAR Diusulkan Ditutup


 Seluruh Korban Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan, Operasi SAR Diusulkan Ditutup Perbesar

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Setelah dua hari pencarian intensif, Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan seluruh korban insiden tenggelamnya dua orang di Sungai Mahakam, kawasan Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Korban terakhir, Nabila Safitri (9), ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Kamis (31/7/2025) pukul 16.02 WITA, sekitar 30 meter dari lokasi kejadian awal.

Koordinator Pos SAR Samarinda, Mardi Sianturi, menjelaskan bahwa sejak pagi hari tim telah menyisir alur sungai sejauh dua kilometer ke arah hilir dari LKP (Last Known Position).

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian menggunakan metode penyisiran air, pemantauan udara dengan drone thermal, serta penyelaman di titik-titik yang dicurigai. Alhamdulillah korban berhasil ditemukan pada sore hari,” ujar Mardi.

Setelah proses evakuasi dilakukan, jenazah langsung dibawa ke rumah duka. Tim SAR kemudian menggelar debriefing dengan seluruh unsur yang terlibat di lapangan.

“Dengan ditemukannya seluruh korban, kami mengusulkan agar operasi SAR ditutup secara resmi dan dilanjutkan dengan fase siaga,” tambah Mardi.

Sebelumnya, insiden nahas itu terjadi pada Rabu siang (30/7/2025) saat Sri Wahyuni (33) bersama anaknya Nabila tengah mencuci pakaian di tepi Sungai Mahakam. Saat sang anak terpeleset dan jatuh ke sungai, Sri Wahyuni mencoba menolong namun ikut terseret arus dan tenggelam. Jenazah sang ibu ditemukan lebih dahulu oleh suaminya bersama warga sekitar.

Selama proses pencarian, tim dihadapkan pada sejumlah kendala, antara lain arus bawah yang deras, suhu ekstrem, kehadiran binatang buas, serta banyaknya ranting dan kayu yang menghalangi pergerakan.

Meski begitu, Mardi menyampaikan apresiasi atas semangat dan kekompakan seluruh unsur SAR yang terlibat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Ini adalah bentuk nyata kerja sama lintas instansi dalam upaya kemanusiaan,” pungkasnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Progres 70 Persen, SMPN 29 Balikpapan Ditargetkan Rampung November 2026

10 September 2026 - 21:00 WITA

i56

Pemkot Balikpapan Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah, Akses Pendidikan Diperluas

10 September 2026 - 20:00 WITA

i55

Haornas 2026, KORMI Balikpapan Dorong Olahraga Jadi Gaya Hidup Masyarakat

10 September 2026 - 19:00 WITA

i54

DAD Kaltim Sampaikan Ucapan Selamat Untuk Syaharie Jaang, Doakan Kesehatan dan Kelancaran Pengabdian

10 September 2026 - 17:00 WITA

i57

Raperda Industri Samarinda 2025-2045 Masuk Tahap Finalisasi, Sejumlah Poin Tinggal Disempurnakan

10 September 2026 - 15:00 WITA

i50

Hari Aksara Internasional 2026, Pemkot Balikpapan Dorong Penguatan Literasi Di Era Digital

10 September 2026 - 14:00 WITA

i51
Trending di BERITA DAERAH