Menu ✖

Mode Gelap
Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pesan Kebangsaan Tekankan Persatuan dan Keutuhan NKRI Hari Kesaktian Pancasila 2026, Helmi Abdullah Tegaskan Komitmen Menjaga NKRI LPADKT-KU Minta Dialog Terbuka Terkait Laporan Masyarakat Adat di Kawasan IKN DAD Kaltim Soroti Laporan Masyarakat Adat Terkait Kampung Dayak Ramadhan IKN Pendapatan PI Migas Menurun, Kukar Dorong Keterlibatan di Blok ENI

BERITA DAERAH · 6 Okt 2025 11:15 WITA ·

Satpol PP Kukar Gelar Pelatihan Penanganan Huru Hara


 Kepala Satpol PP Kukar, Arfan Boma, menyampaikan sambutan pada pembukaan pelatihan penanganan huru-hara. (Fairuzzabady/Kumalanews.id) Perbesar

Kepala Satpol PP Kukar, Arfan Boma, menyampaikan sambutan pada pembukaan pelatihan penanganan huru-hara. (Fairuzzabady/Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme kinerja, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar pelatihan penanganan huru hara. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai 6–10 Oktober 2025, dengan pola dua hari pembelajaran di kelas dan tiga hari simulasi lapangan.

Kepala Satpol PP Kukar, Arfan Boma, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari upaya transformasi Satpol PP agar semakin siap menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

“Prinsipnya, kami ingin Satpol PP Kukar bertransformasi menjadi lebih baik, lebih siap, lebih profesional, tetapi tetap humanis,” ujarnya, Senin (6/10/2025).

Boma menambahkan, kesiapan pengendalian massa diperlukan karena keterbatasan personel TNI dan Polri dalam menjaga keamanan, terutama jika dibandingkan dengan jumlah penduduk yang terus meningkat.

Ia menilai, Satpol PP bisa menjadi institusi pendukung dalam pengamanan, termasuk ketika Kukar sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) menghadapi dinamika sosial yang lebih kompleks.

“Dengan diperkirakan jumlah penduduk di kawasan IKN dan sekitarnya mencapai lebih dari 1,4 juta jiwa, tentu akan berdampak pada Kukar,” jelasnya,

Potensi gangguan ketertiban umum seperti penyakit masyarakat, peredaran narkoba, hingga tindak kriminal lainnya juga meningkat. Ini semua perlu diantisipasi,” tambahnya.

Sebanyak 35 personel Satpol PP Kukar yang mengikuti pelatihan ini. Mereka akan dibekali teori sekaligus praktik di lapangan, termasuk simulasi penanganan huru hara.

Boma berharap, melalui pelatihan ini, personel Satpol PP tidak hanya semakin profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga mampu melayani dan mengayomi masyarakat dengan pendekatan yang humanis.

“Kami ingin ke dalam (internal) personel bisa bertransformasi ke arah lebih baik lagi. Ke luar, kami berharap Satpol PP lebih maksimal dalam menjaga pemerintah daerah, melayani, dan mengayomi masyarakat,” pungkasnya.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pesan Kebangsaan Tekankan Persatuan dan Keutuhan NKRI

1 Oktober 2026 - 19:30 WITA

l73

Hari Kesaktian Pancasila 2026, Helmi Abdullah Tegaskan Komitmen Menjaga NKRI

1 Oktober 2026 - 19:00 WITA

l72

LPADKT-KU Minta Dialog Terbuka Terkait Laporan Masyarakat Adat di Kawasan IKN

1 Oktober 2026 - 18:00 WITA

l68

DAD Kaltim Soroti Laporan Masyarakat Adat Terkait Kampung Dayak Ramadhan IKN

1 Oktober 2026 - 17:00 WITA

l67

Pendapatan PI Migas Menurun, Kukar Dorong Keterlibatan di Blok ENI

1 Oktober 2026 - 16:00 WITA

l71

Kebakaran Lahan Ex HGU PTPN 13 di Marangkayu Diperkirakan Capai 150 Hektare

1 Oktober 2026 - 14:00 WITA

l69
Trending di BERITA DAERAH