Menu

Mode Gelap
Jaringan Narkoba Muara Kaman Terbongkar, Polisi Sita Setengah Kilogram Sabu dan Buru DPO Pengembangan Kasus Sabu di Muara Kaman, Polisi Ringkus Perantara dan Amankan Barang Bukti Transaksi Sabu di Muara Kaman Terbongkar, 20 Paket Disembunyikan di Atap Rumah Walet Gen Matic x Shopee di IKN Diserbu Peserta, UMKM Didorong Melek Digital dan Naik Kelas IKN Gandeng Unhas, Perkuat SDM dan Riset untuk Bangun Kota Masa Depan

BERITA DAERAH · 28 Okt 2025 19:15 WITA ·

Dua Korban Tenggelam di Bendungan Benanga Ditemukan, Operasi SAR Samarinda Resmi Ditutup


 Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi dua jasad korban tenggelam di aliran Sungai Bendungan Benanga, Kota Samarinda, setelah melakukan upaya pencarian intensif selama dua hari. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Perbesar

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi dua jasad korban tenggelam di aliran Sungai Bendungan Benanga, Kota Samarinda, setelah melakukan upaya pencarian intensif selama dua hari. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Setelah dua hari melakukan pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan dua korban tenggelam di aliran Sungai Bendungan Benanga, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Kedua korban yang diketahui berjenis kelamin laki-laki ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah upaya pencarian tanpa henti sejak laporan pertama diterima pada Senin (27/10/2025).

Operasi pencarian dilanjutkan pada hari kedua, Selasa (28/10/2025), pukul 07.00 WITA. Seluruh unsur SAR melakukan briefing dan kembali menyisir aliran sungai sejauh 1,5 kilometer ke arah hilir dari titik lokasi kejadian. Upaya tersebut membuahkan hasil sekitar pukul 13.35 WITA, saat tim menemukan korban atas nama Wahyu (13) di koordinat 0°24’18.9″S – 117°10’39.0″E, atau sekitar dua kilometer dari lokasi awal.

Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Pos SAR Samarinda menyebutkan, arus sungai yang deras serta kondisi air yang keruh menjadi tantangan utama dalam pencarian. Namun, koordinasi yang solid antarinstansi berhasil mempercepat proses evakuasi.

Dalam operasi ini, Tim SAR menggunakan sejumlah peralatan pendukung, di antaranya rescue car, rubber boat, peralatan selam, perlengkapan komunikasi, dan peralatan medis lapangan.

Unsur gabungan yang terlibat terdiri dari Pos SAR Samarinda, Satpolairud Polresta Samarinda, BPBD Kota Samarinda, relawan setempat, serta keluarga korban yang turut memantau di lokasi.

Setelah seluruh korban ditemukan, pada pukul 15.00 WITA, Tim SAR Gabungan menggelar debriefing bersama seluruh unsur yang terlibat. Berdasarkan hasil evaluasi dan laporan lapangan, operasi pencarian dinyatakan selesai dan resmi ditutup.

Selanjutnya, seluruh unsur kembali ke satuannya masing-masing untuk melanjutkan tugas dan kesiapsiagaan terhadap potensi musibah serupa di wilayah Samarinda dan sekitarnya.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2025
Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tokoh Pers Kaltim Berpulang, Bang Sukri Tinggalkan Jejak Kuat bagi Media Siber

17 April 2026 - 11:00 WITA

sukri001

Duka Dunia Pers Kaltim, Ketua JMSI Mohammad Sukri Wafat

17 April 2026 - 08:00 WITA

ucapan duka

DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Tetap Damai dan Jaga Kondusivitas

16 April 2026 - 13:00 WITA

ikn120098

DPRD Samarinda Apresiasi Kajari Lama, Dorong Kinerja Lebih Baik Di Era Baru

16 April 2026 - 11:00 WITA

ikn900008851

Sekda Samarinda Optimistis Sinergi Dengan Kejaksaan Terus Berlanjut

16 April 2026 - 10:00 WITA

smd999876

Pisah Sambut Kajari Samarinda, Sinergi dan Penegakan Hukum Ditegaskan

16 April 2026 - 09:00 WITA

smd8989898
Trending di BERITA DAERAH