Menu

Mode Gelap
Balikpapan Siapkan Rp12 Miliar Hadapi Porprov Kaltim VIII, Fokus pada Nomor Potensial Medali Kaltim Juara Umum MTQ Nasional XXXI, Seluruh Kafilah Dapat Apresiasi Erau 2026 Ditargetkan Tembus 40 Ribu Pengunjung, Dispar Kukar Perkuat Promosi Wisata dan UMKM Tiga Ormas Daerah Protes Tak Dilibatkan Kirab Erau 2026, Pemkab Kukar Beri Penjelasan Erau 2026 Masuk KEN, Hetifah Dorong Budaya Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

BERITA DAERAH · 28 Okt 2025 19:15 WITA ·

Dua Korban Tenggelam di Bendungan Benanga Ditemukan, Operasi SAR Samarinda Resmi Ditutup


 Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi dua jasad korban tenggelam di aliran Sungai Bendungan Benanga, Kota Samarinda, setelah melakukan upaya pencarian intensif selama dua hari. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Perbesar

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi dua jasad korban tenggelam di aliran Sungai Bendungan Benanga, Kota Samarinda, setelah melakukan upaya pencarian intensif selama dua hari. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Setelah dua hari melakukan pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan dua korban tenggelam di aliran Sungai Bendungan Benanga, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Kedua korban yang diketahui berjenis kelamin laki-laki ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah upaya pencarian tanpa henti sejak laporan pertama diterima pada Senin (27/10/2025).

Operasi pencarian dilanjutkan pada hari kedua, Selasa (28/10/2025), pukul 07.00 WITA. Seluruh unsur SAR melakukan briefing dan kembali menyisir aliran sungai sejauh 1,5 kilometer ke arah hilir dari titik lokasi kejadian. Upaya tersebut membuahkan hasil sekitar pukul 13.35 WITA, saat tim menemukan korban atas nama Wahyu (13) di koordinat 0°24’18.9″S – 117°10’39.0″E, atau sekitar dua kilometer dari lokasi awal.

Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Pos SAR Samarinda menyebutkan, arus sungai yang deras serta kondisi air yang keruh menjadi tantangan utama dalam pencarian. Namun, koordinasi yang solid antarinstansi berhasil mempercepat proses evakuasi.

Dalam operasi ini, Tim SAR menggunakan sejumlah peralatan pendukung, di antaranya rescue car, rubber boat, peralatan selam, perlengkapan komunikasi, dan peralatan medis lapangan.

Unsur gabungan yang terlibat terdiri dari Pos SAR Samarinda, Satpolairud Polresta Samarinda, BPBD Kota Samarinda, relawan setempat, serta keluarga korban yang turut memantau di lokasi.

Setelah seluruh korban ditemukan, pada pukul 15.00 WITA, Tim SAR Gabungan menggelar debriefing bersama seluruh unsur yang terlibat. Berdasarkan hasil evaluasi dan laporan lapangan, operasi pencarian dinyatakan selesai dan resmi ditutup.

Selanjutnya, seluruh unsur kembali ke satuannya masing-masing untuk melanjutkan tugas dan kesiapsiagaan terhadap potensi musibah serupa di wilayah Samarinda dan sekitarnya.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2025
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Balikpapan Siapkan Rp12 Miliar Hadapi Porprov Kaltim VIII, Fokus pada Nomor Potensial Medali

20 September 2026 - 18:00 WITA

k60

Kaltim Juara Umum MTQ Nasional XXXI, Seluruh Kafilah Dapat Apresiasi

20 September 2026 - 17:00 WITA

k59

Erau 2026 Ditargetkan Tembus 40 Ribu Pengunjung, Dispar Kukar Perkuat Promosi Wisata dan UMKM

20 September 2026 - 16:00 WITA

k57

Tiga Ormas Daerah Protes Tak Dilibatkan Kirab Erau 2026, Pemkab Kukar Beri Penjelasan

20 September 2026 - 15:00 WITA

k51

Erau 2026 Masuk KEN, Hetifah Dorong Budaya Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

20 September 2026 - 14:00 WITA

k50

Rendi Solihin Dorong One District One Festival untuk Perkuat Pariwisata Kukar

20 September 2026 - 13:00 WITA

k49
Trending di BERITA DAERAH