KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Setelah tujuh bulan mengalami kekosongan kepemimpinan, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kutai Kartanegara (Kukar) dipastikan akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) untuk memilih ketua baru masa bakti 2025–2030. Pelaksanaan muscab ini menjadi langkah strategis untuk mengembalikan stabilitas organisasi sekaligus memperkuat arah pembinaan generasi muda melalui gerakan kepramukaan.
Kabid Kepramukaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Novan Solihin, mengatakan muscab tersebut menjadi momentum penting dalam menata kembali struktur kelembagaan setelah berakhirnya masa bakti kepengurusan sebelumnya.
“Musyawarah cabang ini digelar untuk memilih ketua Kwarcab yang baru, karena kepengurusan lama sudah demisioner kurang lebih tujuh bulan,” jelasnya, Kamis (6/11/2025).
Novan menerangkan, kepengurusan sebelumnya yang dipimpin Kak Edi Damansyah telah berakhir pada Maret atau April 2025. Sejak itu, kegiatan Pramuka di Kukar tetap berjalan melalui pendampingan karateker sementara yang ditunjuk oleh Kwartir Daerah (Kwarda) Kalimantan Timur.
“Kwarda Kaltim sempat datang ke Tenggarong dan bersilaturahmi dengan Bupati, memberikan arahan agar dibentuk karateker. Tugas karateker hanya memfasilitasi proses hingga terpilihnya ketua definitif,” tambahnya.
Setelah muscab selesai dan ketua baru terpilih, seluruh kewenangan akan beralih kepada pengurus definitif untuk menjalankan program kerja selama lima tahun mendatang. Novan menyebut, berdasarkan tradisi sebelumnya, ketua Kwarcab biasanya berasal dari kalangan birokrat Pemkab Kukar.
“Dulu Kak Edi juga awalnya menjabat Sekda Kukar sebelum terpilih menjadi ketua Kwarcab. Pola itu sering terjadi karena dibutuhkan sosok yang mampu mengoordinasikan berbagai lini dengan baik,” ujarnya.
Novan menegaskan bahwa muscab kali ini diharapkan menjadi titik kebangkitan semangat Pramuka di Kukar. Ia menilai, organisasi memerlukan figur pemimpin yang memiliki komitmen kuat untuk pembinaan karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan generasi muda.
“Kami berharap ketua terpilih nanti benar-benar sosok yang siap bekerja, siap turun ke lapangan, dan memahami ruh gerakan Pramuka sebagai pengabdian,” tegasnya.
Dispora Kukar, lanjut Novan, siap mendukung penuh proses pelaksanaan muscab agar berjalan tertib, demokratis, dan sesuai prinsip dasar Pramuka.
“Kita ingin proses ini menjadi teladan, bahwa Pramuka adalah rumah musyawarah dan kebersamaan. Semua berjalan dengan semangat persaudaraan,” tuturnya.
Dengan terbentuknya kepemimpinan baru, Novan optimistis kegiatan kepramukaan di Kukar akan semakin aktif, terarah, dan mampu menjawab tantangan zaman.
“Pramuka bukan hanya simbol baris-berbaris. Ini adalah ruang pembentukan karakter, akhlak, kepekaan sosial, dan jiwa kepemimpinan generasi penerus daerah,” pungkasnya.
ADV Dispora Kukar Pewarta : Muhammad Zailany Editor : Fairuzzabady @2025

















