KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kalimantan Timur menggelar Forum Group Discussion (FGD) di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Kaltim, Jalan A. Wahab Syahrani No. 101 RT 23, Samarinda.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Fraksi PDI Perjuangan se-Kalimantan Timur, pengurus DPD, serta unsur pimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari 10 kabupaten/kota. FGD ini menjadi bagian dari tahapan konsolidasi internal partai menjelang pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) yang direncanakan berlangsung pada Desember mendatang.
Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Kaltim, Iswandi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi DPP PDI Perjuangan Nomor 232/IN/DPP/SR/2025.
“Ada empat poin yang harus dilaksanakan, salah satunya FGD ini. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menjelang Konferda dan Konfercab yang tidak lama lagi akan dilaksanakan,” ujarnya kepada wartawan.
Iswandi menuturkan, peserta FGD terdiri dari unsur pimpinan DPC (ketua, sekretaris, dan bendahara) dari 10 kabupaten/kota, seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, serta pengurus DPD Kaltim.
Terkait jadwal pelaksanaan Konferda, Iswandi menyebut pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari DPP.
“Tanggalnya belum ditetapkan, tapi kemungkinan tidak lama lagi. Kita menunggu arahan dari DPP, termasuk mengenai penunjukan ketua DPC dan DPD,” katanya.
Ia menegaskan, seluruh kader di daerah siap menerima dan melaksanakan keputusan partai siapa pun yang nantinya ditunjuk untuk memimpin struktur di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Kalau di partai, kita sudah terbiasa. Siapa pun yang ditetapkan DPP, kita harus terima dan jalankan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Iswandi mengungkapkan FGD kali ini membahas sejumlah topik strategis, mulai dari konstelasi politik makro dan mikro hingga arah program kerja partai ke depan.
“Kami juga membahas isu-isu penting seperti kesehatan, stunting, serta ketahanan pangan. Ini baru satu sesi yang saya pimpin, besok akan dilanjutkan ke pleno komisi-komisi untuk merumuskan rekomendasi,” jelasnya.
Nantinya, hasil dari seluruh sesi FGD akan dirumuskan menjadi rekomendasi dan panduan arah kebijakan partai untuk lima tahun ke depan.
“Masukan dari akademisi dan internal partai akan kita padukan. Hasil akhirnya akan menjadi panduan minimal bagi langkah PDI Perjuangan Kaltim dalam lima tahun ke depan, lengkap dengan tolok ukur keberhasilan dan evaluasinya,” pungkas Iswandi.
Pewarta : Yana Editor : Awang @2025

















