Menu

Mode Gelap
Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani Raih Indonesia People’s Choice Award 2026, Dinilai Inspiratif Menjembatani Aspirasi Masyarakat Balikpapan Siap Sambut 5.000 Peserta Porpamnas IX 2026, Dongkrak Ekonomi dan Promosikan Gerbang IKN HUT RI ke-81 di Balikpapan Tetap Digelar di BSCC Dome, Pemkot Sesuaikan Jumlah Undangan Disambut Haru Warga, Rita Widyasari Pilih Istirahat dan Berkumpul Bersama Keluarga OIKN Perkuat Upaya Cegah Stunting, Siapkan Generasi Sehat untuk Masa Depan Nusantara

BERITA DAERAH · 25 Nov 2025 18:45 WITA ·

Inspektorat Samarinda Tekankan Penguatan Edukasi Antikorupsi pada Momentum Hakordia 2025


 Inspektur Pembantu Khusus Inspektorat Kota Samarinda, Mukhlis, memberikan penjelasan usai rangkaian kegiatan Hakordia dan sosialisasi antikorupsi di DPRD Samarinda, Selasa (25/11/2025). (Grafis: Fathur) Perbesar

Inspektur Pembantu Khusus Inspektorat Kota Samarinda, Mukhlis, memberikan penjelasan usai rangkaian kegiatan Hakordia dan sosialisasi antikorupsi di DPRD Samarinda, Selasa (25/11/2025). (Grafis: Fathur)

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Inspektorat Kota Samarinda menegaskan pentingnya penguatan edukasi dan penyuluhan antikorupsi dalam momentum Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025. Usai menghadiri rangkaian kegiatan Hakordia dan Sosialisasi Antikorupsi dari KPK RI di Ruang Rapat Paripurna Lantai 2 DPRD Kota Samarinda, Inspektur Pembantu Khusus, Mukhlis, menyampaikan sejumlah pesan strategis terkait upaya pencegahan korupsi, Selasa (25/11/2025).

Mukhlis mengungkapkan, Samarinda masuk dalam daftar sepuluh besar daerah yang dinilai aktif dalam mendorong upaya pemberantasan korupsi. Ia menyebut, rangkaian kegiatan Hakordia tahun ini telah dilakukan secara berkesinambungan, termasuk gelaran sosialisasi di GOR Segiri yang melibatkan masyarakat luas.

Menurut Mukhlis, edukasi publik menjadi bagian penting dari pencegahan korupsi. Materi sosialisasi, katanya, mencakup pemahaman dasar mengenai korupsi, integritas, hingga praktik suap. Hal tersebut dinilai penting untuk menumbuhkan kesadaran kolektif, baik di kalangan pemerintah maupun masyarakat.

“Bagaimana pemerintah dalam penyuluhan antikorupsi ini, agar masyarakat tahu, pemerintah juga tahu. Apa itu korupsi, apa itu integritas, apa itu suap. Itu semua menjadi bagian dari konten sosialisasi, termasuk kepada anggota dewan,” tutur Mukhlis.

Lebih jauh, ia menekankan perlunya kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran, khususnya di tengah sistem penganggaran yang semakin ketat dan terstruktur.

“Mudah-mudahan ke depan, apalagi dengan sistem penganggaran sekarang, kita lebih hati-hati menggunakan anggaran sebaik-baiknya,” ujarnya.

Mukhlis berharap, penyuluhan dan edukasi antikorupsi dapat terus diperluas agar budaya integritas semakin kuat dan menjadi karakter utama dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kota Samarinda.

 

Pewarta : Yana
Editor  : Fathur
@2025
Artikel ini telah dibaca 74 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani Raih Indonesia People’s Choice Award 2026, Dinilai Inspiratif Menjembatani Aspirasi Masyarakat

13 Juni 2026 - 11:00 WITA

yani0001

Balikpapan Siap Sambut 5.000 Peserta Porpamnas IX 2026, Dongkrak Ekonomi dan Promosikan Gerbang IKN

12 Juni 2026 - 23:00 WITA

bpn033

HUT RI ke-81 di Balikpapan Tetap Digelar di BSCC Dome, Pemkot Sesuaikan Jumlah Undangan

12 Juni 2026 - 22:00 WITA

bpn032

Disambut Haru Warga, Rita Widyasari Pilih Istirahat dan Berkumpul Bersama Keluarga

12 Juni 2026 - 21:00 WITA

bunda001

KAHMI Kukar Gelar Rakerda, Satukan Langkah dan Perkuat Sinergi untuk Mengawal Pembangunan Daerah

12 Juni 2026 - 16:00 WITA

kahmi99

Dari Tepian Mahakam ke Panggung Nasional, Achmad Fauzi Bawa Musik Tingkilan Bersanding dengan Keroncong Indonesia

12 Juni 2026 - 15:00 WITA

ozi99
Trending di BERITA DAERAH