Menu

Mode Gelap
Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN-BMKG Jalankan Operasi Modifikasi Cuaca Pemkot Balikpapan Atur Jam Layanan Pertalite dan Biosolar, Lima SPBU Disiapkan Kurangi Antrean Temui Ratusan Sopir, Andi Harun Buka Ruang Evaluasi Fuel Card Solar Subsidi DPRD Samarinda Dorong Pemerintah Libatkan Sopir dalam Penataan Kupon Solar Subsidi Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat

BERITA DAERAH · 2 Des 2025 15:00 WITA ·

Dewan Budaya Nusantara Kaltim Dorong Sinergi dan Kolaborasi Majukan Ekonomi Kreatif Samarinda


 Ketua Harian DPP Dewan Budaya Nusantara (DBN) Kaltim, Novarita, ditemui wartawan saat akan mengikuti Rapat Finalisasi Pembahasan Raperda Penataan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif di DPRD Kota Samarinda, Selasa (2/12/2025). (Foto: Yana) Perbesar

Ketua Harian DPP Dewan Budaya Nusantara (DBN) Kaltim, Novarita, ditemui wartawan saat akan mengikuti Rapat Finalisasi Pembahasan Raperda Penataan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif di DPRD Kota Samarinda, Selasa (2/12/2025). (Foto: Yana)

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Dewan Budaya Nusantara (DBN) Kalimantan Timur menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi lintas komunitas demi memajukan seni, budaya, dan ekonomi kreatif di Bumi Etam, khususnya Kota Samarinda. Hal ini disampaikan Ketua Harian DPP Dewan Budaya Nusantara (DBN) Kaltim, Novarita, usai mengikuti Rapat Finalisasi Pembahasan Raperda tentang Penataan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif, Selasa (2/12/2025).

Novarita mengatakan DBN Kaltim selama ini menjadi wadah bagi berbagai talenta kreatif dari beragam subsektor budaya, terutama generasi muda. Melalui kolaborasi antarkomunitas, DBN berupaya membuka ruang agar bakat-bakat lokal dapat tampil dalam berbagai kegiatan berskala reguler, nasional, hingga internasional.

“Di Dewan Budaya ini semua kreatif-kreatif dari anak bangsa, terutama Kalimantan Timur dan khususnya Samarinda, kita rangkul supaya mereka bisa menguji talentanya. Talenta-talenta itu akan kita tampilkan di event reguler, nasional, dan internasional,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa DBN Kaltim menaungi empat pilar budaya Pedalaman, Pesisir, Kesultanan, dan Urban yang menjadi payung besar paguyuban budaya di daerah. Sinergi empat pilar tersebut diharapkan mampu mempercepat perkembangan kebudayaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kaltim.

Novarita juga menuturkan pengalamannya sebagai mantan Kepala Anjungan Kalimantan Timur di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Menurutnya, kerja kolaboratif menjadi kunci agar pelaku seni dan budaya dapat berkembang tanpa memunculkan rivalitas yang tidak sehat.

“Sekarang itu sinergi dan kolaborasi. Paradigma pemikiran harus kita rangkul agar semua bisa berkembang. Kadang talenta bagus tidak muncul karena tidak diberi ruang. Peluang tidak datang dua kali,” tegasnya.

Ajak Pelaku Kreatif Terlibat dalam Event Budaya

Sebagai wujud nyata, DBN Kaltim mengajak lebih banyak pelaku seni, budaya, dan ekonomi kreatif terlibat dalam Festival Bilah Nusantara yang akan digelar pada 5–7 Desember di Museum Kota Samarinda.

Event yang diinisiasi Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK 14) bersama Panji Kerowan Kutai Bersatu, DBN Kaltim, serta berbagai komunitas ini akan menjadi ruang tampil bagi sanggar, paguyuban, sekolah, hingga pelaku fashion dari berbagai daerah.

“Kita panggil sanggar, paguyuban, hingga sekolah TK–SMA. Setelah berkumpul, kita jelaskan tujuannya, dan tanpa mereka sadari, mereka sudah teregistrasi sebagai duta budaya Kaltim untuk event reguler nasional dan internasional,” jelasnya.

Para peserta akan mendapatkan sertifikat nasional, konsumsi, serta peluang tampil dalam agenda kebudayaan lainnya di Bekasi dan Jakarta.

Novarita menegaskan DBN tidak menyediakan pendanaan, namun menyediakan panggung, ruang, serta akses jaringan yang sangat dibutuhkan oleh pelaku kreatif.

“Kita tidak punya dana, tapi kita punya jalan dan ruang. Link itu yang susah. Dan inilah tugas kita untuk membuka pintu seluas-luasnya,” katanya.

Festival Bilah Nusantara menghadirkan berbagai kegiatan seperti peragaan busana, tari tradisional, lomba pantun, tarsul, bemamai, hingga pertunjukan seni dari lebih dari 10 sanggar dan komunitas, termasuk diantaranya Perempuan Indonesia Maju (PIM),  Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS), LBAK, hingga komunitas sekolah.

Novarita berharap ruang kolaboratif ini dapat membuat generasi muda lebih percaya diri untuk tampil dan mengembangkan potensi kreatifnya.

 

Pewarta : Yana
Editor  : Fathur
@2025
Artikel ini telah dibaca 109 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemkot Balikpapan Atur Jam Layanan Pertalite dan Biosolar, Lima SPBU Disiapkan Kurangi Antrean

24 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h16

Temui Ratusan Sopir, Andi Harun Buka Ruang Evaluasi Fuel Card Solar Subsidi

24 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h15

DPRD Samarinda Dorong Pemerintah Libatkan Sopir dalam Penataan Kupon Solar Subsidi

24 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h14

Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat

23 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h13

CFD Terpadu Resmi Diluncurkan di Taman Tiga Generasi, Jadi Ruang Sehat dan Penggerak UMKM

23 Agustus 2026 - 11:00 WITA

h6

Semarak HUT ke-81 RI, CFR Samarinda Gelar Lomba Mancing Antaranggota

22 Agustus 2026 - 19:00 WITA

h2
Trending di BERITA DAERAH