Menu

Mode Gelap
Koalisi Damai Gelar Editor Meeting untuk Perkuat Tata Kelola Digital Berbasis HAM Wakapolri Luncurkan Program Pelayanan Pengaduan Reserse Solar Nusantara Batch 1 Jadi Tonggak Transformasi Pendidikan Energi Terbarukan Siap Sambut Lonjakan Wisata, IKN Perketat Standar Keamanan Produk Pangan Menjelang Nataru IKN Resmikan Kelompok Alumni “Comdif Digital Nusantara” dan Tutup Pelatihan Coding Mama & Difabel Batch 5

BERITA DAERAH · 2 Des 2025 15:15 WITA ·

Pelaku Fashion Samarinda, Bunda Gilfa, Dorong Penguatan Subsector Fashion dalam Raperda Ekonomi Kreatif


 Musrifah Gilfa, yang akrab disapa Bunda Gilfa, memberikan keterangan kepada wartawan saat menghadiri rapat finalisasi Raperda Penataan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif di DPRD Kota Samarinda. (Foto: Yana) Perbesar

Musrifah Gilfa, yang akrab disapa Bunda Gilfa, memberikan keterangan kepada wartawan saat menghadiri rapat finalisasi Raperda Penataan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif di DPRD Kota Samarinda. (Foto: Yana)

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penataan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif di DPRD Kota Samarinda mendapat perhatian dari para pelaku industri kreatif, termasuk subsektor fashion yang dinilai masih belum terakomodasi secara optimal dalam regulasi daerah.

Musrifah Gilfa, yang akrab disapa Bunda Gilfa, penggiat fashion sekaligus pendiri brand lokal Gilfante, berharap keputusan yang dihasilkan dalam rapat finalisasi hari ini dapat membawa angin segar bagi pengembangan subsektor fashion di Samarinda.

“Saya berharap keputusan hari ini membuka ruang lebih besar bagi subsektor fashion. Dari 17 subsektor ekonomi kreatif, fashion harusnya mendapat perhatian khusus karena memiliki ekosistem yang jauh lebih luas dibandingkan subsektor model,” ujarnya.

Fashion Belum Tercantum Spesifik dalam EKRAF Kementerian

Menurut Bunda Gilfa, dalam Ekraf Kementerian, istilah fashion justru belum tertulis secara spesifik. Yang muncul hanya subsektor model.

“Padahal fashion mencakup ekosistem yang lebih besar, dari hulu ke hilir. Tidak hanya model, tetapi desain, produksi, distribusi, hingga pemasaran. Karena itu saya mengusulkan agar dalam regulasi daerah nanti fashion disebut secara jelas sebagai subsektor yang berdiri sendiri,” tegasnya.

Komunitas Fashion Samarinda Terus Berkembang

Sebagai Ketua Komunitas Fashion Samarinda, Bunda Gilfa menyebut jumlah pelaku fashion di kota ini cukup besar dan terus bertambah.

“Setiap tahun kami melakukan regenerasi dengan membuka rekrutmen anggota baru. Banyak pemula, termasuk ibu rumah tangga dan pelajar. Komunitas kami menjadi wadah sosial untuk belajar, bertukar pengalaman, dan mengasah keterampilan,” tuturnya.

Sejak hijrah ke Samarinda pada 2016, ia melihat perlunya ruang bersama bagi pelaku kreatif yang ingin berkembang. Dari situ, komunitas yang ia kelola tumbuh menjadi ruang pembinaan bagi masyarakat.

Brand Lokal Gilfante Jadi Ruang Kreatif

Selain komunitas, Bunda Gilfa juga mengembangkan brand fashion Gilfante, yang menjadi wadah bagi pelaku kreatif lokal untuk berproses dan berkarya.

“Usaha fashion yang saya jalankan bersinergi dengan komunitas. Anggota yang sudah mandiri bisa berkembang, sementara pemula kami bimbing dasar-dasarnya,” jelasnya.

Ia berharap ke depan, Raperda Ekonomi Kreatif dapat memberikan dukungan yang lebih konkret bagi subsektor fashion mulai dari pembinaan, ruang pamer, hingga akses pemasaran.

“Semua subsektor ekraf saling berhubungan. Musik memang nomor satu di Samarinda, tetapi fashion juga punya potensi besar jika diberi ruang yang tepat,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana
Editor  : Fathur
@2025
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Hebat di Anggana, Tiga Anak Meninggal dan Delapan KK Kehilangan Rumah

11 Desember 2025 - 17:00 WITA

ber9

Ketua Askab PSSI Kukar Dorong Penguatan Semangat Sepak Bola di Lingkungan OPD

11 Desember 2025 - 14:30 WITA

ber8

Bupati Cup Mini Soccer Antar OPD, Dispora Kukar Dorong Prestasi ASN dan Perkuat Kebersamaan

11 Desember 2025 - 13:30 WITA

ber7

Jelang Nataru, Pemkot Samarinda Intensifkan Sidak Bapokting: Stok Aman, Harga Terpantau Stabil

10 Desember 2025 - 16:30 WITA

ber6

Sidak Bapokting Jelang Natal dan Tahun Baru, Komisi II DPRD Samarinda Pantau Ketersediaan dan Harga di Sejumlah Titik

10 Desember 2025 - 16:00 WITA

ber5

Arif Kurniawan Paparkan Hasil Reses, Soroti Infrastruktur, PDAM, dan PJU di Sungai Kunjang

10 Desember 2025 - 15:00 WITA

ber4
Trending di BERITA DAERAH