Menu ✖

Mode Gelap
Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

BERITA DAERAH · 29 Des 2025 13:00 WITA ·

MTN Seni Budaya Hadirkan Laboratorium Kreatif Musik, Talenta Daerah Diasah Menuju Panggung Dunia


 MTN Seni Budaya Hadirkan Laboratorium Kreatif Musik, Talenta Daerah Diasah Menuju Panggung Dunia Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya di bawah naungan Kementerian Kebudayaan menghadirkan sebuah program pengembangan talenta musik yang bersifat eksklusif dan mendalam. Program ini dirancang sebagai ruang eksplorasi kreatif bagi para pelaku musik terpilih dari berbagai daerah di Indonesia, guna memperkuat identitas artistik sekaligus memperluas wawasan bermusik.

Kegiatan tersebut berlangsung selama tujuh hari, pada 18–24 Desember 2025, bertempat di Kompleks Jagad Culture House, Sukoharjo, Jawa Tengah. Dalam pelaksanaannya, MTN Seni Budaya menggandeng Peni Candra Rini, komposer, pendidik, sekaligus performer musik Jawa tradisional dan eksperimental, sebagai narasumber dan mentor utama.

Program ini menjadi laboratorium kreatif bagi para penyanyi, penulis lagu, dan komposer untuk tidak hanya mengasah kemampuan musikal, tetapi juga merumuskan serta memperkuat jati diri artistik masing-masing. Peserta terpilih berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, di antaranya Surakarta, Banjarmasin, Riau, Palembayan, Aceh, Yogyakarta, Semarang, Malang, hingga Kalimantan Timur.

Dari Kalimantan Timur, Achmad Fauzi, komposer dan penulis lagu asal Kutai Kartanegara, terpilih mengikuti program ini. Pada sesi awal, Achmad Fauzi yang akrab disapa Ozi memperkenalkan diri sekaligus mempresentasikan karya-karya yang telah ia hasilkan, baik secara individu maupun bersama Petala Borneo, grup musik etnik yang ia dirikan.

Selama mengikuti proses kreatif, Ozi mengaku merasakan kembali semangat bermusik yang telah lama tidak ia alami. Menurutnya, program ini tidak berfokus pada aspek teknis semata, melainkan lebih pada penguatan jiwa dan rasa dalam berkarya.

“Bunda Peni percaya bahwa kami semua adalah perwakilan terbaik dari daerah masing-masing, dengan talenta luar biasa yang layak didengar dunia,” ujar Ozi, Senin (29/12/2025).

Peni Candra Rini atau yang akrab disapa Bunda Peni menekankan pentingnya kejujuran batin dan kepekaan rasa dalam bermusik. Para peserta diajak untuk lebih peka terhadap perasaan, menggali kesadaran artistik, serta membangun relasi yang selaras dengan alam semesta sebagai sumber inspirasi karya.

Dalam program ini, para peserta terlibat aktif dalam berbagai tahapan, mulai dari belajar bersama, berdiskusi, berbagi pengetahuan, mencipta karya, hingga melakukan konsultasi langsung dengan mentor. Seluruh proses kreatif tersebut kemudian didokumentasikan dalam bentuk rekaman dan dipresentasikan melalui sebuah pertunjukan karya.

Pertunjukan tersebut disaksikan langsung oleh Peni Candra Rini, sejumlah musisi dari Jawa Tengah, serta perwakilan Manajemen Talenta Nasional Seni Budaya dan Kementerian Kebudayaan.

Lebih dari sekadar pelatihan, kegiatan ini menjadi pengalaman transformasional bagi para talenta musik Indonesia sebuah perjalanan untuk bertumbuh, saling terkoneksi, dan mempersiapkan diri melangkah menuju panggung yang lebih luas.

Achmad Fauzi pun mengungkapkan rasa syukurnya dapat menjadi bagian dari program ini. Ia merasakan banyak manfaat, mulai dari tambahan wawasan hingga energi baru dalam berkesenian.

“Ini menjadi amunisi tambahan dan energi baru bagi saya untuk terus berkarya,” tuturnya.

Ia berharap program pengembangan talenta seperti ini dapat terus berlanjut, sehingga semakin banyak penyanyi, musisi, dan komposer Indonesia memperoleh ruang eksklusif dan berkelanjutan untuk mengembangkan potensi musik mereka.

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 73 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan

27 Oktober 2026 - 18:30 WITA

p13

Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok

27 Oktober 2026 - 18:00 WITA

p12 2

Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun

27 Oktober 2026 - 17:30 WITA

p11 2

Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda

27 Oktober 2026 - 17:00 WITA

p10

DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

27 Oktober 2026 - 16:30 WITA

p9

IWAPI Samarinda Siap Jadi Mitra Strategis DPRD, Perjuangkan Aspirasi Pengusaha Perempuan

27 Oktober 2026 - 16:00 WITA

p8
Trending di BERITA DAERAH