Menu ✖

Mode Gelap
Rahmad Mas’ud Lepas Timnas Bola Tangan Putri Indonesia ke IHF Nation Trophy Thailand Rahmad Mas’ud Lepas Kontingen Bapor KORPRI Balikpapan ke PORPROV IV Kaltim 2026 Terkendala Kemarau, Kawasan Pertanian Terpadu Kukar Dilanjutkan pada 2027 Rahmad Mas’ud Serahkan SK Pensiun ASN Balikpapan, Apresiasi Dedikasi Puluhan Tahun Sekda Kukar Minta Peringatan Peristiwa Merah Putih ke-80 Lebih Inovatif dan Berdampak

BERITA DAERAH · 4 Mar 2026 18:00 WITA ·

Inspektorat Samarinda Targetkan Solusi Nasib Tenaga Outsourcing DPRD Tuntas Maret


 Kepala Inspektorat Kota Samarinda, Neneng Chamelia Santi, memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media terkait komitmen Inspektorat untuk segera menyelesaikan persoalan tenaga outsourcing di lingkungan DPRD Kota Samarinda. Penyelesaian status serta hak para pekerja tersebut ditargetkan menemukan titik terang pada Maret ini. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Kepala Inspektorat Kota Samarinda, Neneng Chamelia Santi, memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media terkait komitmen Inspektorat untuk segera menyelesaikan persoalan tenaga outsourcing di lingkungan DPRD Kota Samarinda. Penyelesaian status serta hak para pekerja tersebut ditargetkan menemukan titik terang pada Maret ini. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Kepala Inspektorat Kota Samarinda, Neneng Chamelia Santi, menegaskan komitmennya untuk segera menyelesaikan persoalan tenaga outsourcing di lingkungan DPRD Kota Samarinda. Penyelesaian status serta hak para pekerja tersebut ditargetkan menemukan titik terang pada bulan Maret ini.

Hal itu disampaikan Neneng kepada awak media usai mengikuti rapat pembahasan tenaga outsourcing yang digelar di ruang rapat paripurna lantai 2 DPRD Samarinda, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, rapat tersebut difokuskan untuk mencari solusi terbaik terkait status dan hak para tenaga outsourcing yang selama ini telah bekerja di Sekretariat DPRD.

“Pembahasannya terkait nasib teman-teman outsourcing. Kita carikan jalan yang terbaik, dan insya Allah di bulan Maret ini sudah ada titik terang,” ujarnya.

Neneng menegaskan, tenaga outsourcing yang telah bekerja tetap berhak menerima pembayaran sesuai dengan hasil pekerjaan yang telah dilakukan.

“Yang sudah kerja tentu harus dibayar sesuai dengan output kerjanya,” tegasnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari pihak Sekretariat Dewan, anggaran untuk gaji tenaga outsourcing sebenarnya telah tersedia dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Namun persoalan yang muncul saat ini lebih berkaitan dengan administrasi kontrak kerja yang harus disesuaikan dengan aturan dan mekanisme kepegawaian yang berlaku.

“Untuk anggarannya sebenarnya sudah ada. Hanya saja ini persoalan administrasi kontrak yang harus disesuaikan dengan regulasi yang ada saat ini,” jelas Neneng.

Terkait jumlah tenaga outsourcing yang masih dibahas, ia menyebut data tersebut berada di BKPSDM Kota Samarinda serta Bagian Organisasi Pemerintah Kota Samarinda. Pihaknya akan melakukan koordinasi lebih lanjut untuk memastikan data tersebut secara akurat.

Dari sisi pengawasan, Inspektorat menilai para tenaga outsourcing tersebut telah bekerja aktif setiap hari sehingga memiliki hasil kerja yang nyata.

“Teman-teman ini setiap hari bekerja, artinya output kerjanya jelas ada. Itu yang menjadi perhatian kami,” katanya.

Ke depan, mekanisme pengadaan tenaga outsourcing tetap harus mengikuti ketentuan yang berlaku. Sekretariat DPRD akan berkoordinasi dengan bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) karena prosesnya harus melalui mekanisme pengadaan resmi pemerintah.

Sementara itu, terkait proses pembayaran, Neneng menegaskan hal tersebut menjadi kewenangan pihak Sekretariat DPRD. Inspektorat akan mengawal dari sisi validasi data agar pembayaran dapat dilakukan sesuai aturan.

“Pembayarannya nanti di Sekwan, sedangkan kami mengawal dari sisi validasi data untuk memastikan prosesnya sesuai ketentuan,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Rahmad Mas’ud Lepas Timnas Bola Tangan Putri Indonesia ke IHF Nation Trophy Thailand

19 Oktober 2026 - 19:00 WITA

o18

Rahmad Mas’ud Lepas Kontingen Bapor KORPRI Balikpapan ke PORPROV IV Kaltim 2026

19 Oktober 2026 - 18:00 WITA

o17

Terkendala Kemarau, Kawasan Pertanian Terpadu Kukar Dilanjutkan pada 2027

19 Oktober 2026 - 17:00 WITA

o15

Rahmad Mas’ud Serahkan SK Pensiun ASN Balikpapan, Apresiasi Dedikasi Puluhan Tahun

19 Oktober 2026 - 16:00 WITA

o16

Sekda Kukar Minta Peringatan Peristiwa Merah Putih ke-80 Lebih Inovatif dan Berdampak

19 Oktober 2026 - 15:00 WITA

o13

Pemkot Balikpapan Buka Peluang Pembangunan SPBU Baru, Tiga Lokasi Dibidik pada 2028

19 Oktober 2026 - 14:00 WITA

o14
Trending di BERITA DAERAH