KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Arsa Muda Mini Turnamen Trofeo U15 menjadi ajang pembinaan sekaligus pengembangan bakat pemain sepak bola usia muda di Kutai Kartanegara (Kukar). Turnamen yang berlangsung di Lapangan Desa Loa Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Minggu (24/5/2026), itu diikuti sejumlah sekolah sepak bola (SSB) dan klub lokal dengan semangat sportivitas tinggi.
Ketua Panitia Pelaksana, Joni Abee, mengatakan turnamen tersebut digelar sebagai wadah untuk memberikan pengalaman bertanding bagi pemain usia 15 tahun agar kemampuan teknik, mental, dan kerja sama tim mereka semakin berkembang.
“Turnamen ini kami buat untuk pembinaan pemain usia muda sekaligus memberi kesempatan anak-anak merasakan atmosfer pertandingan,” ujarnya.
Menurut Joni, keberadaan lapangan yang kini sudah terawat dengan baik juga menjadi alasan kegiatan tersebut dilaksanakan. Ia berharap fasilitas yang ada dapat dimanfaatkan bersama oleh komunitas sepak bola di wilayah Tenggarong Seberang dan sekitarnya.
Pada pelaksanaan perdana ini, panitia membatasi jumlah peserta hanya empat tim, yakni PS Pemuda, SSB Tunas Muda, SSB Al Hidayah Vamous Soccer, dan SSB Pemuda. Pembatasan dilakukan meski jumlah pendaftar yang mengonfirmasi keikutsertaan melebihi kuota.
“Peserta sengaja dibatasi agar kualitas pertandingan dan waktu pelaksanaan tetap terjaga,” katanya.
Sepanjang turnamen berlangsung, seluruh tim menunjukkan permainan yang kompetitif. Joni menilai kualitas permainan antartim tidak memiliki perbedaan yang terlalu jauh. Namun, faktor mental bertanding masih menjadi tantangan bagi sebagian pemain muda.
“Secara permainan mereka sudah bagus, hanya mentalitas di lapangan yang masih perlu ditingkatkan,” tambahnya.
Panitia menerapkan sistem pertandingan round robin atau setengah kompetisi dengan aturan tambahan terkait perolehan poin. Tim yang menang dalam waktu normal memperoleh tiga poin, sedangkan tim kalah mendapat nol poin. Jika pertandingan berakhir imbang, laga dilanjutkan melalui adu penalti tiga penendang. Pemenang adu penalti mendapat dua poin, sementara tim yang kalah memperoleh satu poin.
Dari hasil akhir turnamen, SSB Tunas Muda berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih SSB Pemuda, disusul PS Pemuda di peringkat ketiga, dan SSB Al Hidayah Vamous Soccer di posisi keempat.
Joni berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan dan diikuti lebih banyak tim ke depannya. Menurutnya, turnamen usia dini sangat penting untuk membangun pengalaman serta meningkatkan rasa percaya diri pemain muda.
“Kami berharap semua tim terus membina pemainnya dan kembali ikut dalam kegiatan berikutnya,” tutupnya.
Pewarta : Akmal Hafidz Krisnowo Editor : Fairuzzabady @2026

















