Menu

Mode Gelap
Disparpora Balikpapan Percepat Rencana Sirkuit Lamaru, DED Diusulkan Masuk Perubahan APBD 2026 Enam Fraksi DPRD Balikpapan Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Hasil Uji Debu di Kilang Pertamina Dinyatakan Aman, Pemkot Minta Sop Dievaluasi Dovy Sosialisasikan Raperda Pasar Rakyat, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Meski Beda Dapil Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Belum Membuahkan Hasil

BERITA DAERAH · 6 Mar 2026 20:00 WITA ·

Satpol PP Samarinda Tegaskan Tak Ada Penutupan Usaha Selama Ramadan


 Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda, Anis Siswantini, menjadi narasumber dalam program Dialog Publika bertajuk “Penegakan Jam Operasional Kafe Samarinda Selama Ramadan” yang disiarkan langsung dari Studio 1 TVRI Kalimantan Timur, Jumat (6/3/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda, Anis Siswantini, menjadi narasumber dalam program Dialog Publika bertajuk “Penegakan Jam Operasional Kafe Samarinda Selama Ramadan” yang disiarkan langsung dari Studio 1 TVRI Kalimantan Timur, Jumat (6/3/2026). Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda, Anis Siswantini, menegaskan bahwa selama bulan suci Ramadan pemerintah kota tidak menutup tempat usaha. Kebijakan yang diterapkan hanya berupa pengaturan jam operasional sebagaimana tercantum dalam surat edaran Wali Kota Samarinda.

Hal tersebut disampaikan Anis kepada awak media, Jumat (6/3/2026), usai menghadiri sebuah kegiatan dialog publik. Ia menjelaskan bahwa aturan tersebut dibuat untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan suasana kondusif selama bulan Ramadan.

“Regulasinya sudah jelas dalam surat edaran Wali Kota. Itu hanya pengaturan jam operasional saja, bukan penutupan usaha. Jadi tidak ada yang ditutup,” tegasnya.

Menurut Anis, kebijakan tersebut bertujuan menciptakan suasana yang saling menghormati di tengah masyarakat, khususnya agar umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih khusyuk.

“Tujuannya supaya kita semua bisa saling menghargai. Saudara-saudara kita yang Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang dan fokus selama Ramadan,” ujarnya.

Meski aturan telah diberlakukan, Anis mengakui bahwa dalam praktik di lapangan tidak semua pihak langsung mematuhi ketentuan tersebut. Karena itu, Satpol PP tetap melakukan pengawasan sekaligus pembinaan kepada para pelaku usaha.

“Namanya di lapangan tentu tidak semua langsung patuh. Itu sudah menjadi bagian dari pekerjaan kami untuk terus mengingatkan dan melakukan pengawasan,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat, termasuk pelaku usaha, untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan menghormati momentum bulan suci Ramadan dengan sikap saling menghargai.

“Mari kita saling menjaga, saling menghormati dan bersabar. Ini momentum bulan suci Ramadan yang harus kita jaga bersama,” pesannya.

Di akhir pernyataannya, Anis juga menyampaikan harapannya agar para pelaku usaha di Samarinda tetap mendapatkan keberkahan dan kelancaran rezeki meskipun terdapat penyesuaian jam operasional selama Ramadan.

“Insya Allah kami doakan para pelaku usaha tetap diberikan rezeki yang baik. Jika selama Ramadan ada penyesuaian omset, semoga setelahnya diganti dengan rezeki yang lebih berlimpah,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Disparpora Balikpapan Percepat Rencana Sirkuit Lamaru, DED Diusulkan Masuk Perubahan APBD 2026

20 Juli 2026 - 13:00 WITA

C7

Enam Fraksi DPRD Balikpapan Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

20 Juli 2026 - 12:00 WITA

C6

Hasil Uji Debu di Kilang Pertamina Dinyatakan Aman, Pemkot Minta Sop Dievaluasi

20 Juli 2026 - 11:00 WITA

C5

Dovy Sosialisasikan Raperda Pasar Rakyat, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Meski Beda Dapil

19 Juli 2026 - 21:00 WITA

C4

Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Belum Membuahkan Hasil

19 Juli 2026 - 18:30 WITA

C2

Sosialisasikan Raperda Pasar Rakyat, Rusdi Doviyanto Ajak Warga Ikut Beri Masukan

19 Juli 2026 - 17:00 WITA

C1
Trending di BERITA DAERAH