Menu

Mode Gelap
Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD Dishub Samarinda Siapkan Sistem Baru Kupon Biosolar Subsidi, Berlaku 1 September 2026 Keteladanan Rasulullah, Inspirasi Untuk Generasi dan Prestasi Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami 190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar Bantu Tangani Karhutla

BERITA DAERAH · 11 Mar 2026 13:00 WITA ·

Ketua Komisi II DPRD Samarinda Soroti Relokasi Pasar Pagi, PAD hingga Evaluasi BUMD


 Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, memberikan keterangan terkait sejumlah isu strategis terkait pengelolaan ekonomi daerah, mulai dari relokasi pedagang Pasar Pagi, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), evaluasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga penguatan sektor perdagangan dan UMKM. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, memberikan keterangan terkait sejumlah isu strategis terkait pengelolaan ekonomi daerah, mulai dari relokasi pedagang Pasar Pagi, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), evaluasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga penguatan sektor perdagangan dan UMKM. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menyoroti sejumlah isu strategis terkait pengelolaan ekonomi daerah, mulai dari relokasi pedagang Pasar Pagi, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), evaluasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga penguatan sektor perdagangan dan UMKM.

Saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp, Rabu (11/3/2026), Iswandi menegaskan bahwa proses relokasi dan pembagian kios di Pasar Pagi Samarinda tidak boleh terus berlarut tanpa kejelasan.

“Relokasi dan pembagian kios Pasar Pagi tidak boleh terus menggantung. Pedagang sudah terlalu lama menunggu, padahal mereka adalah bagian dari tulang punggung ekonomi rakyat,” ujarnya.

Ia menilai pemerintah kota perlu membuka secara transparan data pedagang yang berhak mendapatkan kios, mekanisme pembagian, serta tahapan penyelesaian relokasi agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat.

“Revitalisasi Pasar Pagi harus mengembalikan fungsi pasar sebagai ruang ekonomi rakyat, bukan justru menciptakan ketidakpastian bagi pedagang,” tegasnya.

Selain itu, Iswandi juga menyoroti upaya peningkatan PAD Kota Samarinda. Menurutnya, peningkatan pendapatan daerah tidak cukup hanya dengan menaikkan tarif pajak, tetapi harus diiringi dengan pembenahan sistem pengelolaan dan pengawasan.

“Reformasi pajak daerah harus diarahkan pada digitalisasi sistem, integrasi data ekonomi, serta perluasan basis pajak tanpa membebani usaha kecil,” katanya.

Ia menambahkan, pertumbuhan PAD seharusnya lahir dari kondisi ekonomi daerah yang sehat.
“PAD harus tumbuh dari ekonomi yang berkembang, bukan dari kebijakan yang justru menekan dunia usaha,” lanjutnya.

Iswandi juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap kinerja BUMD di Samarinda agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah. Ia menilai BUMD harus berkontribusi terhadap pelayanan publik maupun peningkatan pendapatan daerah.

“Jika ada BUMD yang belum memberikan kontribusi optimal terhadap PAD maupun ekonomi daerah, maka penataan ulang strategi dan manajemen harus segera dilakukan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya penataan sektor perdagangan serta penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menurutnya, UMKM merupakan pilar utama ekonomi Kota Samarinda sehingga kebijakan pemerintah harus benar-benar berpihak kepada pelaku usaha kecil.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi Samarinda. Kebijakan pemerintah harus memastikan mereka tumbuh dan berkembang,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD

26 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h24

Dishub Samarinda Siapkan Sistem Baru Kupon Biosolar Subsidi, Berlaku 1 September 2026

26 Agustus 2026 - 10:30 WITA

h23

Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami

25 Agustus 2026 - 10:00 WITA

h21

190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar Bantu Tangani Karhutla

25 Agustus 2026 - 09:00 WITA

h20

Pemkot Balikpapan Atur Jam Layanan Pertalite dan Biosolar, Lima SPBU Disiapkan Kurangi Antrean

24 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h16

Temui Ratusan Sopir, Andi Harun Buka Ruang Evaluasi Fuel Card Solar Subsidi

24 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h15
Trending di BERITA DAERAH