Menu

Mode Gelap
Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan 44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

BERITA DAERAH · 21 Apr 2026 07:30 WITA ·

Bupati Aulia Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Fokus dan Berpihak Pada Rakyat


 Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, memberikan keterangan kepada awak media usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kukar Tahun 2027 di Kantor Bappeda Kukar, Senin (20/4/2026). Foto: Akmal. Perbesar

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, memberikan keterangan kepada awak media usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kukar Tahun 2027 di Kantor Bappeda Kukar, Senin (20/4/2026). Foto: Akmal.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kukar Tahun 2027 yang digelar di Kantor Bappeda Kukar, Senin (20/4/2026).

Pembukaan kegiatan ditandai dengan penyerahan hasil reses DPRD oleh Wakil Ketua I DPRD Kukar, Abdul Rasyid, kepada Bupati sebagai bentuk sinkronisasi aspirasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Aulia Rahman Basri mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat menjadi kunci dalam mendorong kemajuan daerah.

“Partisipasi aktif masyarakat menjadi kekuatan utama dalam merumuskan arah pembangunan. Kolaborasi yang solid akan membawa Kutai Kartanegara semakin maju dalam kerangka Kukar Idaman Terbaik,” ujar Aulia.

Musrenbang RKPD ini digelar sebagai amanat peraturan perundang-undangan untuk menjaring aspirasi masyarakat secara terbuka, sekaligus memastikan transparansi dan akuntabilitas kebijakan pemerintah yang partisipatif.

Aulia juga menekankan bahwa di tengah keterbatasan fiskal, pemerintah daerah harus mampu menyusun prioritas pembangunan secara lebih selektif, fokus, dan tepat sasaran.

“Dengan kondisi fiskal yang terbatas, kita harus benar-benar memastikan bahwa setiap program yang dijalankan memiliki dampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut tahun 2027 menjadi momentum penting dalam pelaksanaan RPJMD 2025–2029, yang mengarahkan Kukar sebagai pusat pangan, pariwisata, dan industri hijau yang berkelanjutan.

Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah daerah menetapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya penguatan proyek prioritas, peningkatan peran sektor swasta, serta optimalisasi peran camat, lurah, dan kepala desa dalam memberikan pelayanan dan menangani persoalan masyarakat di tingkat bawah.

Dalam RKPD 2027, sejumlah prioritas pembangunan juga telah dirumuskan, seperti optimalisasi aset daerah guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), penguatan sektor pertanian dan perikanan, peningkatan kualitas layanan pendidikan, hingga pembenahan tata kelola persampahan melalui kolaborasi dengan program nasional.

Selain itu, Pemkab Kukar juga terus mendorong kemudahan investasi melalui penataan ruang yang terarah serta pengembangan industri berbasis wilayah yang berkelanjutan.

Melalui Musrenbang ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat menyatukan visi dan langkah dalam mewujudkan pembangunan Kutai Kartanegara yang lebih inklusif, maju, dan berdaya saing.

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan

11 September 2026 - 22:00 WITA

i70

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir

11 September 2026 - 21:00 WITA

i69

Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS

11 September 2026 - 20:00 WITA

i68

Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan

11 September 2026 - 19:00 WITA

i67

44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

11 September 2026 - 18:00 WITA

i66

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Pembayaran PT WATS, Tim Investigasi Segera Dibentuk

11 September 2026 - 17:00 WITA

i65
Trending di BERITA DAERAH