Menu

Mode Gelap
Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan 44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

BERITA DAERAH · 4 Jun 2026 13:30 WITA ·

Wali Kota Balikpapan Tegaskan SPMB 2026 Harus Bersih dan Transparan, Semua Anak Berhak Dapat Kesempatan yang Sama


 Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Balikpapan untuk memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi. Menurutnya, pendidikan menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi muda yang berkualitas, berintegritas, dan mampu menghadapi tantangan masa depan. Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Balikpapan untuk memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi. Menurutnya, pendidikan menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi muda yang berkualitas, berintegritas, dan mampu menghadapi tantangan masa depan. Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan menegaskan komitmennya untuk memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi kemajuan daerah di masa depan.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menegaskan bahwa pendidikan merupakan sektor strategis yang memiliki peran penting dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul, berkarakter, dan mampu menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman. Karena itu, proses penerimaan murid baru harus dilaksanakan secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku agar setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak.

“Generasi unggul adalah generasi muda yang berkualitas dan berintegritas. Untuk mewujudkannya, proses penerimaan murid baru harus berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, serta tanpa diskriminasi,” ujar Rahmad Mas’ud, Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan pembangunan suatu daerah. Oleh sebab itu, investasi di bidang pendidikan harus terus diperkuat, tidak hanya melalui pembangunan sarana dan prasarana sekolah, tetapi juga melalui sistem pendidikan yang mampu memberikan akses yang adil kepada seluruh masyarakat.

Rahmad menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Balikpapan selama beberapa tahun terakhir terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan, mulai dari penyediaan fasilitas belajar, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, hingga pengembangan sistem penerimaan peserta didik yang lebih transparan dan mudah diakses masyarakat.

Ia menilai pelaksanaan SPMB yang bersih dan terbuka menjadi salah satu indikator penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan. Dengan sistem yang berjalan sesuai aturan, masyarakat akan memperoleh kepastian bahwa proses seleksi dilakukan secara adil tanpa adanya perlakuan istimewa maupun praktik yang merugikan peserta didik lainnya.

“SPMB bukan hanya proses administrasi penerimaan murid baru, tetapi juga bagian dari upaya kita membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan. Karena itu seluruh tahapan harus dilaksanakan secara jujur, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Lebih lanjut, Rahmad mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawal pelaksanaan SPMB agar berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari orang tua, sekolah, tenaga pendidik, serta masyarakat luas.

“Keterlibatan masyarakat sangat penting untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan dan menjaga kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan yang kita bangun bersama,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para orang tua agar mengikuti seluruh tahapan pendaftaran sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya maupun pihak-pihak yang mengaku dapat membantu meloloskan peserta didik melalui cara-cara yang tidak sesuai prosedur.

Menurut Rahmad, setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan dan mengembangkan potensi yang dimilikinya. Oleh karena itu, akses pendidikan harus terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang sosial, ekonomi, suku, agama, maupun kondisi lainnya.

“Setiap anak adalah aset bangsa yang harus kita jaga dan kita siapkan untuk masa depan. Mereka memiliki potensi yang luar biasa dan berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang melalui pendidikan yang berkualitas,” tegasnya.

Rahmad menambahkan bahwa tantangan pembangunan di masa depan akan semakin kompleks. Karena itu, Indonesia membutuhkan generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga berkarakter kuat, memiliki integritas, disiplin, serta kepedulian sosial yang tinggi.

“Pendidikan adalah jalan terbaik untuk mempersiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan zaman. Melalui proses yang adil dan transparan, kita berharap lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan karakter,” katanya.

Pemerintah Kota Balikpapan berharap seluruh tahapan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berlangsung lancar, tertib, dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjunjung tinggi nilai kejujuran, kerja keras, dan sportivitas dalam mengikuti seluruh proses penerimaan peserta didik baru.

“Semoga ikhtiar bersama dalam menciptakan generasi berkualitas mendapat ridho Allah SWT dan menjadi langkah nyata menuju Indonesia yang lebih maju, berdaya saing, dan berkeadaban,” tutup Rahmad Mas’ud.

 

ADV Diskominfo Kota Balikpapan
Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan

11 September 2026 - 22:00 WITA

i70

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir

11 September 2026 - 21:00 WITA

i69

Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS

11 September 2026 - 20:00 WITA

i68

Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan

11 September 2026 - 19:00 WITA

i67

44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

11 September 2026 - 18:00 WITA

i66

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Pembayaran PT WATS, Tim Investigasi Segera Dibentuk

11 September 2026 - 17:00 WITA

i65
Trending di BERITA DAERAH