Menu

Mode Gelap
Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan 44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

BERITA DAERAH · 8 Jun 2026 14:00 WITA ·

Jelang Libur Sekolah, Pemkot Balikpapan Tekankan Keselamatan Wisatawan dan Siapkan Atraksi Baru


 Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma, memberikan keterangan terkait peningkatan pengawasan destinasi wisata menjelang libur sekolah, dengan menekankan pentingnya standar keamanan, keselamatan, dan kenyamanan bagi pengunjung. Foto: Dok. M Hilmansyah. Perbesar

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma, memberikan keterangan terkait peningkatan pengawasan destinasi wisata menjelang libur sekolah, dengan menekankan pentingnya standar keamanan, keselamatan, dan kenyamanan bagi pengunjung. Foto: Dok. M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Menjelang musim libur sekolah yang diperkirakan berlangsung dalam dua pekan mendatang, Pemerintah Kota Balikpapan meningkatkan pengawasan terhadap seluruh destinasi wisata. Pengelola objek wisata diminta memastikan fasilitas, layanan, dan aktivitas yang ditawarkan telah memenuhi standar keamanan serta keselamatan bagi pengunjung.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma, mengatakan lonjakan wisatawan saat libur sekolah merupakan agenda rutin setiap tahun sehingga seluruh destinasi harus mempersiapkan diri dengan baik.

“Kami mengingatkan seluruh pengelola objek wisata agar meningkatkan pelayanan, terutama yang berkaitan dengan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengunjung,” ujar Ratih, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, pengelola tidak hanya bertanggung jawab menyediakan fasilitas yang aman, tetapi juga wajib memberikan edukasi kepada wisatawan, terutama pada wahana yang memiliki tingkat risiko tertentu. Penjelasan mengenai standar operasional dan prosedur keselamatan harus disampaikan sebelum aktivitas dimulai agar pengunjung memahami aturan yang harus dipatuhi.

“Wisatawan harus mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Sosialisasi keselamatan menjadi bagian penting untuk mencegah kecelakaan,” katanya.

Ratih menjelaskan bahwa kebutuhan edukasi semakin penting seiring berkembangnya wisata berbasis petualangan dan olahraga yang memerlukan pemahaman teknis dari pengunjung.

Di sisi lain, Disparpora terus melakukan pembenahan destinasi unggulan, terutama Pantai Manggar Segara Sari yang hingga kini masih menjadi ikon wisata Kota Balikpapan. Evaluasi fasilitas dilakukan secara berkala untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menjaga daya saing destinasi.

Selain memperbaiki sarana yang ada, pemerintah juga menyiapkan sejumlah inovasi wisata. Beberapa rencana yang sedang dikembangkan antara lain wahana jet ski, aktivitas berkuda, pembangunan vila, hingga konsep sport tourism yang diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan.

“Kami terus melakukan evaluasi dan menyiapkan berbagai pengembangan agar wisatawan memiliki lebih banyak pilihan aktivitas saat berkunjung,” jelas Ratih.

Pantai Manggar ditargetkan memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp7,5 miliar sepanjang 2026. Untuk mencapai target tersebut, pengelola Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) diminta menjaga kebersihan kawasan sekaligus menghadirkan inovasi layanan yang meningkatkan pengalaman pengunjung.

Data Disparpora mencatat Pantai Manggar menerima sekitar 40.000 kunjungan selama sepekan libur Idulfitri 2026 dengan pendapatan sekitar Rp579 juta. Namun, pemerintah menyadari persaingan destinasi wisata di Kalimantan Timur semakin ketat dengan hadirnya berbagai tujuan baru, seperti kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Pantai Nusantara, Watu Beach, Pantai Lamaru, hingga Pasar Tumpah Pringgondani.

Selain itu, beroperasinya akses fungsional terbatas jalan tol menuju kawasan IKN turut mengubah pola perjalanan wisatawan. Karena itu, Pemerintah Kota Balikpapan menilai peningkatan kualitas pelayanan, inovasi atraksi, dan penguatan aspek keselamatan menjadi kunci agar destinasi wisata daerah tetap kompetitif dan menjadi pilihan utama masyarakat selama musim liburan.

 

ADV Diskominfo Kota Balikpapan
Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan

11 September 2026 - 22:00 WITA

i70

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir

11 September 2026 - 21:00 WITA

i69

Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS

11 September 2026 - 20:00 WITA

i68

Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan

11 September 2026 - 19:00 WITA

i67

44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

11 September 2026 - 18:00 WITA

i66

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Pembayaran PT WATS, Tim Investigasi Segera Dibentuk

11 September 2026 - 17:00 WITA

i65
Trending di BERITA DAERAH