Menu ✖

Mode Gelap
Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

BERITA DAERAH · 8 Jun 2026 14:00 WITA ·

Jelang Libur Sekolah, Pemkot Balikpapan Tekankan Keselamatan Wisatawan dan Siapkan Atraksi Baru


 Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma, memberikan keterangan terkait peningkatan pengawasan destinasi wisata menjelang libur sekolah, dengan menekankan pentingnya standar keamanan, keselamatan, dan kenyamanan bagi pengunjung. Foto: Dok. M Hilmansyah. Perbesar

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma, memberikan keterangan terkait peningkatan pengawasan destinasi wisata menjelang libur sekolah, dengan menekankan pentingnya standar keamanan, keselamatan, dan kenyamanan bagi pengunjung. Foto: Dok. M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Menjelang musim libur sekolah yang diperkirakan berlangsung dalam dua pekan mendatang, Pemerintah Kota Balikpapan meningkatkan pengawasan terhadap seluruh destinasi wisata. Pengelola objek wisata diminta memastikan fasilitas, layanan, dan aktivitas yang ditawarkan telah memenuhi standar keamanan serta keselamatan bagi pengunjung.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma, mengatakan lonjakan wisatawan saat libur sekolah merupakan agenda rutin setiap tahun sehingga seluruh destinasi harus mempersiapkan diri dengan baik.

“Kami mengingatkan seluruh pengelola objek wisata agar meningkatkan pelayanan, terutama yang berkaitan dengan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengunjung,” ujar Ratih, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, pengelola tidak hanya bertanggung jawab menyediakan fasilitas yang aman, tetapi juga wajib memberikan edukasi kepada wisatawan, terutama pada wahana yang memiliki tingkat risiko tertentu. Penjelasan mengenai standar operasional dan prosedur keselamatan harus disampaikan sebelum aktivitas dimulai agar pengunjung memahami aturan yang harus dipatuhi.

“Wisatawan harus mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Sosialisasi keselamatan menjadi bagian penting untuk mencegah kecelakaan,” katanya.

Ratih menjelaskan bahwa kebutuhan edukasi semakin penting seiring berkembangnya wisata berbasis petualangan dan olahraga yang memerlukan pemahaman teknis dari pengunjung.

Di sisi lain, Disparpora terus melakukan pembenahan destinasi unggulan, terutama Pantai Manggar Segara Sari yang hingga kini masih menjadi ikon wisata Kota Balikpapan. Evaluasi fasilitas dilakukan secara berkala untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menjaga daya saing destinasi.

Selain memperbaiki sarana yang ada, pemerintah juga menyiapkan sejumlah inovasi wisata. Beberapa rencana yang sedang dikembangkan antara lain wahana jet ski, aktivitas berkuda, pembangunan vila, hingga konsep sport tourism yang diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan.

“Kami terus melakukan evaluasi dan menyiapkan berbagai pengembangan agar wisatawan memiliki lebih banyak pilihan aktivitas saat berkunjung,” jelas Ratih.

Pantai Manggar ditargetkan memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp7,5 miliar sepanjang 2026. Untuk mencapai target tersebut, pengelola Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) diminta menjaga kebersihan kawasan sekaligus menghadirkan inovasi layanan yang meningkatkan pengalaman pengunjung.

Data Disparpora mencatat Pantai Manggar menerima sekitar 40.000 kunjungan selama sepekan libur Idulfitri 2026 dengan pendapatan sekitar Rp579 juta. Namun, pemerintah menyadari persaingan destinasi wisata di Kalimantan Timur semakin ketat dengan hadirnya berbagai tujuan baru, seperti kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Pantai Nusantara, Watu Beach, Pantai Lamaru, hingga Pasar Tumpah Pringgondani.

Selain itu, beroperasinya akses fungsional terbatas jalan tol menuju kawasan IKN turut mengubah pola perjalanan wisatawan. Karena itu, Pemerintah Kota Balikpapan menilai peningkatan kualitas pelayanan, inovasi atraksi, dan penguatan aspek keselamatan menjadi kunci agar destinasi wisata daerah tetap kompetitif dan menjadi pilihan utama masyarakat selama musim liburan.

 

ADV Diskominfo Kota Balikpapan
Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 81 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan

27 Oktober 2026 - 18:30 WITA

p13

Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok

27 Oktober 2026 - 18:00 WITA

p12 2

Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun

27 Oktober 2026 - 17:30 WITA

p11 2

Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda

27 Oktober 2026 - 17:00 WITA

p10

DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

27 Oktober 2026 - 16:30 WITA

p9

IWAPI Samarinda Siap Jadi Mitra Strategis DPRD, Perjuangkan Aspirasi Pengusaha Perempuan

27 Oktober 2026 - 16:00 WITA

p8
Trending di BERITA DAERAH