Menu

Mode Gelap
Abdul Rohim: HUT ke-81 RI Harus Jadi Momentum Menghadirkan Keadilan dan Kesejahteraan bagi Rakyat DPRD Samarinda Rampungkan Tiga Raperda, Masa Kerja Pansus I Diperpanjang Demi Matangkan Substansi DPRD Samarinda: Trauma Anak Jangan Jadi Alasan Menghentikan Proses Hukum Kasus Kekerasan Ketua TRC PPA Kaltim Soroti Wacana RUU LGBTQ, Tekankan Perlindungan Anak dan Kepastian Hukum DPRD Samarinda Dorong Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan Ditingkatkan Demi Pelayanan Publik Berkualitas

BERITA DAERAH · 20 Jul 2026 18:00 WITA ·

Dispursip Samarinda Perkuat Inovasi dan Kolaborasi Untuk Tingkatkan Budaya Literasi


 Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Samarinda, Erham Yusuf, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus menghadirkan inovasi dan memperkuat budaya literasi usai mengikuti hearing bersama Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Senin (20/7/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Samarinda, Erham Yusuf, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus menghadirkan inovasi dan memperkuat budaya literasi usai mengikuti hearing bersama Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Senin (20/7/2026). Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kota Samarinda berkomitmen terus menghadirkan inovasi guna meningkatkan budaya literasi masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dispursip Kota Samarinda, Erham Yusuf, usai mengikuti hearing bersama Komisi IV DPRD Kota Samarinda yang membahas evaluasi program Tahun 2026 dan rencana kegiatan Tahun 2027 di Ruang Rapat Gabungan Lantai 1 DPRD Kota Samarinda, Senin (20/7/2026).

Erham mengatakan, hearing tidak hanya membahas capaian program dan rencana kerja, tetapi juga menjadi kesempatan menerima masukan dari DPRD untuk memperkuat peran perpustakaan di tengah masyarakat.

“Kami terus didorong untuk menghadirkan inovasi agar manfaat perpustakaan semakin dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, Dispursip akan memperluas kolaborasi dengan yayasan pendidikan, pondok pesantren, tokoh masyarakat, dan berbagai komunitas guna meningkatkan minat baca serta memperkuat gerakan literasi di Kota Samarinda.

Selain itu, Dispursip juga terus menambah koleksi perpustakaan melalui pengadaan APBD dan Gerakan Wakaf Literasi yang telah berjalan sejak 2021. Program tersebut tidak hanya menerima sumbangan buku, tetapi juga benda-benda bernilai sejarah dan edukasi, seperti mesin tik, telepon lama, maupun perangkat teknologi lawas yang dapat menjadi media pembelajaran bagi generasi muda.

“Bukan hanya buku, benda bersejarah juga bisa menjadi sarana edukasi bagi masyarakat,” kata Erham.

Ia pun mengajak masyarakat memanfaatkan buku-buku yang sudah tidak digunakan di rumah dengan menyerahkannya kepada perpustakaan agar dapat dibaca lebih banyak orang.

Menurut Erham, gerakan wakaf literasi tidak hanya memperkaya koleksi perpustakaan, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi masyarakat dalam meningkatkan budaya membaca dan memperluas akses pengetahuan di Kota Samarinda.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Abdul Rohim: HUT ke-81 RI Harus Jadi Momentum Menghadirkan Keadilan dan Kesejahteraan bagi Rakyat

7 Agustus 2026 - 17:00 WITA

e99

DPRD Samarinda Rampungkan Tiga Raperda, Masa Kerja Pansus I Diperpanjang Demi Matangkan Substansi

7 Agustus 2026 - 16:00 WITA

e98

DPRD Samarinda: Trauma Anak Jangan Jadi Alasan Menghentikan Proses Hukum Kasus Kekerasan

7 Agustus 2026 - 15:00 WITA

e97

Ketua TRC PPA Kaltim Soroti Wacana RUU LGBTQ, Tekankan Perlindungan Anak dan Kepastian Hukum

7 Agustus 2026 - 14:00 WITA

e96

DPRD Samarinda Dorong Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan Ditingkatkan Demi Pelayanan Publik Berkualitas

7 Agustus 2026 - 13:00 WITA

e95

DPRD Samarinda Dorong Pesantren Layak Anak, Minta Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual Diperkuat

7 Agustus 2026 - 12:00 WITA

e94
Trending di BERITA DAERAH