Menu

Mode Gelap
Abdul Rohim: HUT ke-81 RI Harus Jadi Momentum Menghadirkan Keadilan dan Kesejahteraan bagi Rakyat DPRD Samarinda Rampungkan Tiga Raperda, Masa Kerja Pansus I Diperpanjang Demi Matangkan Substansi DPRD Samarinda: Trauma Anak Jangan Jadi Alasan Menghentikan Proses Hukum Kasus Kekerasan Ketua TRC PPA Kaltim Soroti Wacana RUU LGBTQ, Tekankan Perlindungan Anak dan Kepastian Hukum DPRD Samarinda Dorong Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan Ditingkatkan Demi Pelayanan Publik Berkualitas

BERITA DAERAH · 22 Jul 2026 14:00 WITA ·

Wali Kota Balikpapan: Gangguan Air Bersih Akibat Penggantian Pipa Induk Berusia 40 Tahun


 Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, menegaskan gangguan distribusi air bersih terjadi akibat penggantian pipa induk berusia 40 tahun oleh Pemkot Balikpapan bersama PTMB, bukan karena berkurangnya ketersediaan air baku. Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, menegaskan gangguan distribusi air bersih terjadi akibat penggantian pipa induk berusia 40 tahun oleh Pemkot Balikpapan bersama PTMB, bukan karena berkurangnya ketersediaan air baku. Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, memastikan gangguan distribusi air bersih yang dikeluhkan masyarakat bukan disebabkan berkurangnya ketersediaan air baku, melainkan karena proses penggantian pipa induk oleh Pemerintah Kota bersama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB).

Pernyataan itu disampaikan Rahmad Mas’ud, Rabu (22/7/2026), saat menjelaskan progres pembenahan jaringan distribusi air yang telah berusia sekitar 40 tahun.

“Gangguan distribusi bukan karena air bakunya tidak ada, tetapi karena sedang dilakukan penggantian pipa induk agar pelayanan ke depan lebih baik,” ujarnya.

Rahmad menjelaskan, penggantian jaringan merupakan langkah yang tidak dapat ditunda mengingat usia pipa yang sudah tua dan kapasitasnya tidak lagi mampu mengimbangi kebutuhan air bersih masyarakat yang terus meningkat.

Salah satu pekerjaan dilakukan di kawasan Transad Kilometer 8, dengan mengganti pipa lama berdiameter kecil menjadi pipa yang lebih besar. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas distribusi serta menjaga tekanan air tetap stabil hingga menjangkau lebih banyak pelanggan.

“Pipa lama sudah berusia sekitar 40 tahun. Kami ganti dengan kapasitas yang lebih besar agar distribusi air semakin optimal,” katanya.

Rahmad mengakui proses pengerjaan berdampak pada terganggunya pasokan air di sejumlah wilayah. Namun, ia meminta masyarakat bersabar karena proyek tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas layanan air bersih di Balikpapan.

Menurutnya, peningkatan layanan air bersih menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Balikpapan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat. Karena itu, pemerintah akan terus memperkuat infrastruktur distribusi agar layanan semakin andal dan mampu memenuhi kebutuhan pelanggan di masa mendatang.

“Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan air bersih yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Balikpapan,” tutup Rahmad Mas’ud.

 

ADV Diskominfo Kota Balikpapan
Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Abdul Rohim: HUT ke-81 RI Harus Jadi Momentum Menghadirkan Keadilan dan Kesejahteraan bagi Rakyat

7 Agustus 2026 - 17:00 WITA

e99

DPRD Samarinda Rampungkan Tiga Raperda, Masa Kerja Pansus I Diperpanjang Demi Matangkan Substansi

7 Agustus 2026 - 16:00 WITA

e98

DPRD Samarinda: Trauma Anak Jangan Jadi Alasan Menghentikan Proses Hukum Kasus Kekerasan

7 Agustus 2026 - 15:00 WITA

e97

Ketua TRC PPA Kaltim Soroti Wacana RUU LGBTQ, Tekankan Perlindungan Anak dan Kepastian Hukum

7 Agustus 2026 - 14:00 WITA

e96

DPRD Samarinda Dorong Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan Ditingkatkan Demi Pelayanan Publik Berkualitas

7 Agustus 2026 - 13:00 WITA

e95

DPRD Samarinda Dorong Pesantren Layak Anak, Minta Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual Diperkuat

7 Agustus 2026 - 12:00 WITA

e94
Trending di BERITA DAERAH