Menu

Mode Gelap
Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan 44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

BERITA DAERAH · 22 Jul 2026 14:00 WITA ·

Wali Kota Balikpapan: Gangguan Air Bersih Akibat Penggantian Pipa Induk Berusia 40 Tahun


 Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, menegaskan gangguan distribusi air bersih terjadi akibat penggantian pipa induk berusia 40 tahun oleh Pemkot Balikpapan bersama PTMB, bukan karena berkurangnya ketersediaan air baku. Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, menegaskan gangguan distribusi air bersih terjadi akibat penggantian pipa induk berusia 40 tahun oleh Pemkot Balikpapan bersama PTMB, bukan karena berkurangnya ketersediaan air baku. Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, memastikan gangguan distribusi air bersih yang dikeluhkan masyarakat bukan disebabkan berkurangnya ketersediaan air baku, melainkan karena proses penggantian pipa induk oleh Pemerintah Kota bersama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB).

Pernyataan itu disampaikan Rahmad Mas’ud, Rabu (22/7/2026), saat menjelaskan progres pembenahan jaringan distribusi air yang telah berusia sekitar 40 tahun.

“Gangguan distribusi bukan karena air bakunya tidak ada, tetapi karena sedang dilakukan penggantian pipa induk agar pelayanan ke depan lebih baik,” ujarnya.

Rahmad menjelaskan, penggantian jaringan merupakan langkah yang tidak dapat ditunda mengingat usia pipa yang sudah tua dan kapasitasnya tidak lagi mampu mengimbangi kebutuhan air bersih masyarakat yang terus meningkat.

Salah satu pekerjaan dilakukan di kawasan Transad Kilometer 8, dengan mengganti pipa lama berdiameter kecil menjadi pipa yang lebih besar. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas distribusi serta menjaga tekanan air tetap stabil hingga menjangkau lebih banyak pelanggan.

“Pipa lama sudah berusia sekitar 40 tahun. Kami ganti dengan kapasitas yang lebih besar agar distribusi air semakin optimal,” katanya.

Rahmad mengakui proses pengerjaan berdampak pada terganggunya pasokan air di sejumlah wilayah. Namun, ia meminta masyarakat bersabar karena proyek tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas layanan air bersih di Balikpapan.

Menurutnya, peningkatan layanan air bersih menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Balikpapan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat. Karena itu, pemerintah akan terus memperkuat infrastruktur distribusi agar layanan semakin andal dan mampu memenuhi kebutuhan pelanggan di masa mendatang.

“Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan air bersih yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Balikpapan,” tutup Rahmad Mas’ud.

 

ADV Diskominfo Kota Balikpapan
Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan

11 September 2026 - 22:00 WITA

i70

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir

11 September 2026 - 21:00 WITA

i69

Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS

11 September 2026 - 20:00 WITA

i68

Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan

11 September 2026 - 19:00 WITA

i67

44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

11 September 2026 - 18:00 WITA

i66

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Pembayaran PT WATS, Tim Investigasi Segera Dibentuk

11 September 2026 - 17:00 WITA

i65
Trending di BERITA DAERAH