KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Di tengah kemarau panjang yang melanda Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), masyarakat dari berbagai umat beragama melakukan doa bersama dengan cara ibadah masing-masing, Rabu (2/9/2026) pagi.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kukar, Ananias, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar bersama, tidak hanya melalui upaya secara fisik, tetapi juga dengan memohon pertolongan Tuhan agar kekeringan segera berakhir.
Salah satunya dilakukan di Taman Tanjong, Tenggarong, melalui penyembahan dan doa bersama. Sementara umat Muslim melaksanakan salat istisqa di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kukar, dan umat beragama lainnya berdoa di tempat masing-masing.
“Tujuannya sama, meminta hujan segera turun,” kata Ananias.
Menurutnya, turunnya hujan sangat diharapkan untuk mengatasi dampak kekeringan, terutama bagi sektor pertanian. Pasokan air yang kembali normal diharapkan dapat mencegah petani mengalami gagal panen.
Selain itu, doa bersama menjadi wujud toleransi dan kebersamaan masyarakat Kukar di tengah keberagaman agama dan keyakinan.
Ananias berharap seluruh ikhtiar yang dilakukan, baik secara lahir maupun spiritual, dapat membawa hasil dan hujan segera turun di wilayah Kukar.
“Kita satu tujuan,” ujarnya.
Pewarta : Fairuzzabady Editor : Fairuzzabady @2026

















