Menu ✖

Mode Gelap
Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

BERITA DAERAH · 2 Sep 2026 12:30 WITA ·

Kemarau Melanda Balikpapan, DLH Tingkatkan Penyiraman Tanaman Penghijauan


 Kepala DLH Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana mengatakan, penyiraman tanaman telah ditingkatkan sejak Juli untuk mengantisipasi dampak kemarau. Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Kepala DLH Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana mengatakan, penyiraman tanaman telah ditingkatkan sejak Juli untuk mengantisipasi dampak kemarau. Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Musim kemarau mulai berdampak terhadap kondisi ruang terbuka hijau (RTH) dan tanaman penghijauan di sejumlah kawasan Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Minimnya curah hujan membuat rumput dan vegetasi di beberapa titik mulai menguning.

Untuk mencegah tanaman mengalami kekeringan hingga mati, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan meningkatkan intensitas penyiraman di berbagai kawasan penghijauan.

Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, mengatakan langkah antisipasi telah dilakukan sejak sebelum memasuki Agustus. Penyiraman bahkan ditingkatkan sejak Juli sebagai upaya menjaga kondisi tanaman selama musim kemarau.

“Sejak Juli kami sudah antisipasi,” ujar Sudirman, Rabu (2/9/2026).

Menurutnya, penyiraman dilakukan dengan sistem grojok, yakni memberikan pasokan air lebih banyak agar tanah di sekitar tanaman benar-benar basah. Frekuensi penyiraman juga ditambah karena tanaman tidak lagi mendapatkan pasokan air dari hujan.

“Sekarang lebih sering disiram,” katanya.

Peningkatan frekuensi penyiraman membuat beban kerja petugas lapangan bertambah. Mereka harus menjangkau lebih banyak titik penghijauan untuk memastikan kebutuhan air tanaman tetap terpenuhi.

Sudirman mengakui kondisi tersebut turut memengaruhi stamina petugas. Karena itu, DLH berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan untuk memberikan dukungan berupa vitamin dan suplemen kepada personel yang bekerja dengan intensitas tinggi di lapangan.

Selain menambah frekuensi penyiraman, DLH juga menyiapkan opsi penambahan dukungan armada. Salah satunya dengan mengoptimalkan truk tangki yang selama ini digunakan untuk kebutuhan bidang kebersihan.

“Armada masih kami koordinasikan,” ujarnya.

Dampak kemarau saat ini mulai terlihat pada vegetasi di sejumlah ruang terbuka. Rumput yang sebelumnya hijau mulai berubah warna menjadi kuning. DLH berupaya menjaga agar kondisi tersebut tidak berkembang hingga menyebabkan tanaman mati.

“Kami berupaya agar tanaman tidak mati,” tegas Sudirman.

Menurutnya, langkah pencegahan perlu dilakukan sejak dini agar kerusakan tanaman akibat kekeringan tidak semakin meluas. Koordinasi dengan berbagai pihak juga terus dilakukan untuk menghadapi kondisi kemarau di Balikpapan.

Upaya tersebut turut disampaikan melalui Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) sebagai bagian dari koordinasi menghadapi dampak musim kering.

“Lebih baik mencegah daripada mengobati,” katanya.

Di sisi lain, DLH tetap berharap curah hujan kembali meningkat. Sebelumnya, modifikasi cuaca melalui penaburan garam telah dilakukan sebagai salah satu upaya untuk membantu memicu turunnya hujan.

Sudirman menyebut hujan sempat turun di wilayah utara Balikpapan dan sejumlah kawasan sekitarnya setelah kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, sudah ada hujan,” tuturnya.

DLH Balikpapan kini terus memperkuat perawatan ruang hijau melalui peningkatan penyiraman, perlindungan kondisi petugas, serta optimalisasi armada tangki. Langkah ini dilakukan agar tanaman penghijauan dan RTH tetap terjaga di tengah kondisi cuaca kering yang berlangsung di Kota Balikpapan.

 

ADV Diskominfo Kota Balikpapan
Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan

27 Oktober 2026 - 18:30 WITA

p13

Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok

27 Oktober 2026 - 18:00 WITA

p12 2

Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun

27 Oktober 2026 - 17:30 WITA

p11 2

Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda

27 Oktober 2026 - 17:00 WITA

p10

DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

27 Oktober 2026 - 16:30 WITA

p9

IWAPI Samarinda Siap Jadi Mitra Strategis DPRD, Perjuangkan Aspirasi Pengusaha Perempuan

27 Oktober 2026 - 16:00 WITA

p8
Trending di BERITA DAERAH