Menu ✖

Mode Gelap
Kota Bangun Darat Prioritaskan Empat Ruas Jalan Poros Sepanjang 40 Kilometer Disdikbud Kukar Usulkan Beasiswa PAUD hingga SMP pada 2027 Bupati Aulia Apresiasi TMMD Ke-130, Dorong Pemerataan Pembangunan Hingga Pelosok Kukar Kualitas Udara Memburuk, Pemkot Balikpapan Terapkan PJJ Selama Tiga Hari Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Balikpapan Batasi Aktivitas Belajar di Luar Kelas

IKN NUSANTARA · 5 Sep 2026 09:00 WITA ·

Otorita IKN Siapkan Water Bombing untuk Atasi Karhutla di Lima Titik Prioritas


 Otorita IKN bersama BNPB, TNI AU, BMKG, dan stakeholder terkait memperkuat koordinasi penanganan karhutla di sekitar kawasan IKN melalui Rakor di Lanud Dhomber, Balikpapan, Jumat (4/9/2026). Foto: Humas Otorita IKN. Perbesar

Otorita IKN bersama BNPB, TNI AU, BMKG, dan stakeholder terkait memperkuat koordinasi penanganan karhutla di sekitar kawasan IKN melalui Rakor di Lanud Dhomber, Balikpapan, Jumat (4/9/2026). Foto: Humas Otorita IKN.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI Angkatan Udara (TNI AU), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta sejumlah pemangku kepentingan di Kalimantan Timur memperkuat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar kawasan IKN.

Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) penanggulangan karhutla yang digelar di Pangkalan TNI AU Dhomber, Balikpapan, Jumat (4/9/2026). Rakor dilakukan sebagai tindak lanjut surat Kepala Otorita IKN kepada BNPB terkait dukungan penanganan karhutla di kawasan IKN.

Dalam upaya mempercepat pemadaman, BNPB bersama TNI AU telah menyiapkan helikopter Caracal di Lanud Dhomber. Helikopter tersebut akan digunakan untuk mendukung operasi water bombing atau pengeboman air ke sejumlah area yang menjadi prioritas penanganan.

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna A. Safitri, mengatakan terdapat lima area yang menjadi prioritas berdasarkan kondisi kebakaran dan kebutuhan penanganan di lapangan.

“Lima area ini menjadi prioritas water bombing,” ujar Myrna seusai Rakor.

Lima titik yang menjadi sasaran penanganan meliputi Bukit Tengkorak, termasuk kawasan Tahura Bukit Soeharto dan sekitarnya; Bukit Merdeka; Teluk Dalam di sepanjang poros Samarinda–Balikpapan; Wonotirto; serta kawasan menuju Tanjung Harapan.

Myrna menjelaskan, sejumlah lokasi tersebut diprioritaskan karena memiliki kondisi lahan dan tingkat kerawanan kebakaran yang membutuhkan penanganan cepat. Salah satunya kawasan Wonotirto menuju Tanjung Harapan yang memiliki lapisan gambut tipis sehingga berpotensi menyimpan bara dan memicu kembali munculnya titik api.

Sementara itu, Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen dan Strategi Konstruksi, Danis A. Sumadilaga, mengatakan Rakor menjadi bagian dari langkah terpadu antarlembaga untuk memperkuat penanganan karhutla di kawasan IKN.

“Insyaallah mulai besok kita lakukan water bombing,” kata Danis.

Menurutnya, operasi tidak hanya difokuskan pada pemadaman titik api yang masih aktif. Tim juga akan melakukan pembasahan pada kawasan yang dinilai memiliki potensi terbakar untuk mencegah api kembali muncul dan meluas ke area lain.

“Bukan hanya memadamkan, tetapi juga membasahi area rawan,” ujarnya.

Operasi water bombing diharapkan dapat mempercepat penanganan karhutla sekaligus menekan risiko meluasnya kebakaran di sekitar kawasan IKN. Koordinasi antara Otorita IKN, BNPB, TNI AU, BMKG, dan stakeholder terkait akan terus dilakukan untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan efektif.

Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah mitigasi untuk menjaga kawasan IKN dari ancaman karhutla, terutama di tengah kondisi sejumlah wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Otorita IKN Buka Kanal Aspirasi RDTR Kawasan Penyangga, Masyarakat Bisa Beri Masukan hingga 22 Oktober

12 Oktober 2026 - 10:00 WITA

n12

IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kalimantan

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

m63

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Delegasi REAAA Kagumi Perkembangan Nusantara, Soroti Konsep Kota Berkelanjutan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

m2

Pemerintah Sepakati Delapan Langkah Penataan Tahura Bukit Soeharto

1 Oktober 2026 - 15:00 WITA

l65

Hakim Agung Tinjau IKN, Sebut Pembangunan Kawasan Yudikatif Terus Berjalan

1 Oktober 2026 - 09:00 WITA

l53
Trending di IKN NUSANTARA