KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Persatuan Drumband Indonesia (PDBI) Kota Samarinda memasuki babak baru setelah H. Samri Shaputra resmi terpilih sebagai Ketua PDBI Kota Samarinda melalui Musyawarah Kota (Muskot) PDBI Samarinda.
Muskot digelar di Aula SD 005, Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti perwakilan unit-unit drumband dari sejumlah sekolah hingga perguruan tinggi di Kota Samarinda.
PDBI Samarinda merupakan organisasi olahraga yang berada di bawah pembinaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Samarinda. Terpilihnya Samri diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan pembinaan atlet drumband di Kota Tepian.
Usai terpilih, Samri mengatakan kepengurusan baru tidak hanya berorientasi pada pergantian struktur organisasi. Menurutnya, kepemimpinan baru harus diikuti dengan pembenahan sistem pembinaan, peningkatan kualitas atlet dan pelatih, serta penguatan sinergi antarsatuan drumband.
Ia menilai Samarinda memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga drumband, terutama karena banyak sekolah dan perguruan tinggi yang memiliki unit kegiatan drumband serta menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kreativitas.
“Semangat kita, Drumband Maju, Generasi Berkarya,” kata Samri melalui pesan WhatsApp kepada awak media Kumalanews.id, Sabtu (5/9/2026).
Menurut Samri, pembinaan atlet harus dilakukan secara terarah dan berkelanjutan. PDBI Samarinda tidak hanya dituntut melahirkan atlet yang mampu meraih prestasi di tingkat daerah, tetapi juga mempersiapkan generasi yang dapat bersaing di level yang lebih tinggi.
“Pembinaan harus dimulai sejak dini dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menegaskan, tantangan PDBI Samarinda ke depan cukup besar. Karena itu, kepengurusan baru akan diarahkan untuk membangun organisasi yang solid, memperkuat kapasitas pelatih, serta menciptakan pola pembinaan yang mampu mengikuti perkembangan olahraga drumband.
Selain prestasi, Samri juga menilai drumband memiliki peran penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Kegiatan tersebut mengajarkan kedisiplinan, kekompakan, kreativitas, kerja sama dan tanggung jawab yang dapat menjadi bekal bagi para atlet dalam kehidupan sehari-hari.
“Drumband bukan hanya soal lomba, tetapi juga pembentukan karakter,” katanya.
Ke depan, PDBI Samarinda menargetkan atlet-atlet binaannya mampu berprestasi tidak hanya di tingkat kota, tetapi juga menembus kompetisi tingkat provinsi, nasional hingga internasional.
Sebagai bagian dari pembinaan KONI Kota Samarinda, PDBI juga mulai mempersiapkan diri menghadapi agenda olahraga nasional. Salah satu target yang ingin dipersiapkan adalah keikutsertaan atlet pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang direncanakan berlangsung di Jakarta.
“Insya Allah, kita persiapkan diri menuju PON 2028,” tutur Samri.
Untuk mewujudkan target tersebut, ia menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen PDBI, mulai dari pengurus, pelatih, atlet, unit-unit drumband di sekolah dan perguruan tinggi, hingga dukungan dari berbagai pihak.
Samri berharap kepengurusan baru mampu membangun budaya prestasi yang konsisten sekaligus menjadikan PDBI Samarinda sebagai wadah pembinaan yang terbuka dan produktif bagi generasi muda.
“Satu irama, satu semangat, satu tujuan,” pungkasnya.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















