KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Erupsi Gunung Krakatau di Selat Sunda yang memicu sebaran abu vulkanik berdampak terhadap operasional penerbangan di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (6/9/2026).
Berdasarkan data operasional dan Notice to Airmen (NOTAM) yang diterbitkan, sebanyak 27 penerbangan dari dan menuju Bandara SAMS Sepinggan terdampak. Sejumlah penerbangan mengalami pembatalan atau cancel dan keterlambatan atau delay akibat kondisi abu vulkanik yang memengaruhi jalur penerbangan, khususnya rute Balikpapan-Jakarta dan sebaliknya.
Pjs General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Rizal Aries Laksono, mengatakan pihak bandara bersama maskapai terus memantau perkembangan kondisi penerbangan serta dampak erupsi terhadap operasional penerbangan.
“Erupsi abu vulkanik berdampak pada kelancaran penerbangan, khususnya rute dari dan menuju Jakarta,” kata Rizal, Minggu (6/9/2026).
Menurut Rizal, pengelola bandara memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan penumpang dengan memastikan informasi mengenai perubahan jadwal penerbangan disampaikan secara berkala. Selain itu, petugas juga melakukan pengawasan terhadap penerbangan terdampak dan memastikan ketersediaan ruang tunggu bagi penumpang.
Petugas Aviation Security (AVSEC), Customer Service (CS), serta Airport Operation Landside and Terminal (AOLT) turut dikerahkan untuk memberikan pendampingan kepada calon penumpang.
Pendampingan dilakukan mulai dari memberikan arahan terkait kondisi penerbangan hingga membantu proses pengembalian biaya tiket bagi penumpang yang penerbangannya dibatalkan.
“Penumpang terdampak pembatalan kami dampingi dalam proses refund 100 persen,” ujar Rizal.
Sejumlah Rute Penerbangan Terdampak
Data operasional Bandara SAMS Sepinggan mencatat sejumlah penerbangan kedatangan yang terdampak. Mayoritas merupakan penerbangan dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta (CGK).
Penerbangan tersebut di antaranya Super Air Jet SJV604 dan SJV602, Citilink CTV436, CTV438 dan CTV446, Garuda Indonesia GIA564, GIA572 dan GIA576, Pelita Air PAS602, serta Batik Air BTK6250.
Selain dari Jakarta, penerbangan Citilink CTV851 dengan rute Bandung (BDO)-Balikpapan juga tercatat terdampak.
Pada sisi keberangkatan, penerbangan dari Balikpapan menuju Jakarta yang terdampak antara lain Super Air Jet SJV601, SJV607, SJV603 dan SJV609; Citilink CTV439, CTV437 dan CTV447; Garuda Indonesia GIA561, GIA567 dan GIA575; Pelita Air PAS603; serta Batik Air BTK6253.
Dua penerbangan Citilink lainnya, yakni CTV850 dengan rute Balikpapan-Bandung, juga masuk dalam daftar penerbangan terdampak.
Sementara itu, penerbangan Wings Air WON1476 dengan tujuan Balikpapan-Gorontalo (GHS) dan WON1322 dengan tujuan Balikpapan-Palu (PLW) turut tercantum dalam daftar penerbangan yang terdampak.
Kondisi tersebut membuat calon penumpang perlu menyesuaikan rencana perjalanan dengan perkembangan operasional penerbangan. Penumpang juga diminta tidak hanya mengandalkan informasi dari jadwal keberangkatan sebelumnya karena perubahan dapat terjadi mengikuti kondisi penerbangan.
Rizal mengimbau calon penumpang untuk memastikan informasi terbaru dari maskapai maupun pihak Bandara SAMS Sepinggan sebelum berangkat menuju bandara.
“Kami mengimbau penumpang mengikuti informasi resmi dari maskapai dan pihak bandara,” katanya.
Pengelola Bandara SAMS Sepinggan memastikan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan selama kondisi penerbangan terdampak sebaran abu vulkanik. Aspek keselamatan dan keamanan penerbangan menjadi prioritas, disertai dengan ketertiban pelayanan serta keterbukaan informasi kepada seluruh penumpang.
Dengan langkah tersebut, pihak bandara bersama maskapai terus melakukan pemantauan dan penyesuaian operasional sesuai perkembangan kondisi abu vulkanik, sekaligus memastikan penumpang terdampak memperoleh pelayanan dan informasi yang diperlukan.
Pewarta : M Hilmansyah Editor : Fairuzzabady @2026

















