Menu ✖

Mode Gelap
Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

BERITA DAERAH · 9 Sep 2026 18:00 WITA ·

Pembangunan SMP Negeri 29 Balikpapan Capai 72 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Desember


 Kepala Disdikbud Balikpapan Irfan Taufik mengatakan progres pembangunan SMP Negeri 29 menunjukkan deviasi positif, sehingga sekolah ditargetkan selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan masyarakat. Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Kepala Disdikbud Balikpapan Irfan Taufik mengatakan progres pembangunan SMP Negeri 29 menunjukkan deviasi positif, sehingga sekolah ditargetkan selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan masyarakat. Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN — Pembangunan SMP Negeri 29 di kawasan Perumahan Grand City, Kota Balikpapan, terus dipercepat. Hingga Rabu (9/9/2026), progres pembangunan sekolah tersebut telah mencapai 72 persen, jauh melampaui target pekerjaan yang seharusnya berada di kisaran 28 persen.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik, mengatakan capaian tersebut menunjukkan adanya deviasi positif dalam pelaksanaan pembangunan. Percepatan pekerjaan diharapkan dapat memastikan fasilitas pendidikan tersebut selesai sesuai jadwal dan segera dimanfaatkan masyarakat.

“SMP Negeri 29 saat ini sudah mencapai 72 persen. Targetnya baru sekitar 28 persen,” kata Irfan, Rabu (9/9/2026).

Menurut Irfan, pembangunan saat ini telah memasuki sejumlah tahapan lanjutan hingga penyelesaian akhir. Pekerjaan mencakup pemasangan atap, penyelesaian struktur dinding dan lantai, serta berbagai pekerjaan finishing bangunan.

Dengan progres yang sudah mencapai 72 persen, Disdikbud Balikpapan optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan paling lambat pada akhir Desember 2026. Setelah pembangunan rampung, fasilitas sekolah diharapkan dapat segera dipersiapkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran baru mendatang.

“Kita targetkan selesai akhir Desember agar tahun ajaran baru sudah bisa digunakan,” ujarnya.

Bangun 12 Rombel SMP dan 6 Rombel PAUD

Irfan menjelaskan, pembangunan kompleks pendidikan di kawasan Grand City tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi SMP Negeri 29. Pada lokasi yang sama juga disiapkan fasilitas pendidikan anak usia dini melalui pembangunan TK Negeri Pembina 2.

Untuk SMP Negeri 29, fasilitas yang disiapkan memiliki kapasitas sebanyak 12 rombongan belajar (rombel). Sementara untuk pendidikan anak usia dini, tersedia enam rombongan belajar.

“Untuk SMP disiapkan 12 rombel, sedangkan PAUD enam rombel,” jelas Irfan.

Keberadaan fasilitas pendidikan baru tersebut diharapkan dapat memperluas akses layanan pendidikan bagi masyarakat yang tinggal di kawasan Grand City dan wilayah sekitarnya. Kehadiran sekolah juga dinilai penting seiring dengan pertumbuhan kawasan permukiman dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas pendidikan yang mudah dijangkau.

Menurut Irfan, percepatan pembangunan dilakukan agar fasilitas tersebut dapat segera digunakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Pemerintah berharap kehadiran sekolah baru dapat membantu memenuhi kebutuhan sarana pendidikan sekaligus mendukung pemerataan layanan pendidikan di Kota Balikpapan.

Ditargetkan Selesai Tanpa Anggaran Tambahan

Di sisi pembiayaan, Irfan memastikan pembangunan SMP Negeri 29 ditargetkan dapat diselesaikan menggunakan anggaran yang telah tersedia. Pemerintah Kota Balikpapan tidak menyiapkan rencana penganggaran tambahan untuk melanjutkan pekerjaan pada tahun berikutnya.

“Pembangunan kami upayakan selesai dengan anggaran yang tersedia,” tegasnya.

Dengan capaian pembangunan yang telah mencapai 72 persen, Pemkot Balikpapan optimistis SMP Negeri 29 dapat rampung sesuai target pada akhir Desember 2026. Penyelesaian tepat waktu menjadi penting agar sekolah dapat segera difungsikan dan memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat.

Selain menjadi tambahan fasilitas pendidikan baru, kompleks tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan pendidikan bagi warga Grand City dan kawasan sekitarnya. Pemerintah juga berharap fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung proses belajar mengajar dan peningkatan kualitas layanan pendidikan di Balikpapan.

 

ADV Diskominfo Kota Balikpapan
Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan

27 Oktober 2026 - 18:30 WITA

p13

Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok

27 Oktober 2026 - 18:00 WITA

p12 2

Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun

27 Oktober 2026 - 17:30 WITA

p11 2

Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda

27 Oktober 2026 - 17:00 WITA

p10

DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

27 Oktober 2026 - 16:30 WITA

p9

IWAPI Samarinda Siap Jadi Mitra Strategis DPRD, Perjuangkan Aspirasi Pengusaha Perempuan

27 Oktober 2026 - 16:00 WITA

p8
Trending di BERITA DAERAH