KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Persiapan pelantikan Barisan Relawan Kebakaran (Balakarcana) Kota Samarinda terus dimatangkan. Setelah sebelumnya direncanakan berlangsung pada pertengahan September 2026, pelantikan kini diproyeksikan digelar pada akhir September di kawasan Citra Niaga Samarinda.
Penjadwalan ulang tersebut dilakukan seiring dengan masih berlangsungnya sejumlah persiapan internal organisasi. Selain pelantikan kepengurusan, Balakarcana juga menyiapkan kegiatan sosial sebagai bagian dari rangkaian agenda untuk memperkenalkan keberadaan dan peran relawan kepada masyarakat.
Penasehat Balakarcana Kota Samarinda, Ahmad Vananzda, mengatakan proses pembentukan dan pemilihan kepengurusan organisasi telah berlangsung cukup lama. Saat ini, posisi ketua Balakarcana dijabat Sidik Umardani, sedangkan dirinya dipercaya sebagai salah satu penasehat.
Menurut Ahmad, penasehat memiliki peran memberikan masukan serta membantu kebutuhan organisasi, terutama dalam mendukung berbagai kegiatan yang dilaksanakan Balakarcana.
“Penasehat lebih banyak memberikan masukan dan membantu kebutuhan kegiatan Balakar,” ujar Ahmad saat dikonfirmasi awak media KumalaNews.id.
Terkait rencana pelantikan, Ahmad menjelaskan kegiatan tersebut sebelumnya dijadwalkan pada 13 September 2026. Namun, karena sejumlah persiapan belum rampung, pelaksanaan ditunda dan kini diarahkan pada akhir September.
Pihak Balakarcana juga telah melakukan komunikasi dengan Wali Kota Samarinda Andi Harun yang menjadi salah satu unsur pembina organisasi. Selain itu, Ketua DPRD Kota Samarinda juga disebut masuk dalam jajaran unsur pembina Balakarcana.
Ahmad menyebut dukungan dari Pemerintah Kota Samarinda telah diberikan, termasuk bantuan yang berkaitan dengan kebutuhan organisasi dan persiapan sekretariat Balakarcana.
Dalam pembahasan lokasi pelantikan, terdapat opsi untuk memanfaatkan sejumlah fasilitas pemerintah. Namun, setelah mempertimbangkan jumlah peserta yang diperkirakan mencapai sekitar 200 orang, kawasan Citra Niaga dinilai lebih sesuai untuk menampung seluruh rangkaian kegiatan.
“Awalnya ada usulan menggunakan fasilitas pemerintah. Namun, dengan jumlah sekitar 200 peserta, kami mempertimbangkan Citra Niaga sebagai lokasi pelantikan,” jelas Ahmad.
Tak Sekadar Padamkan Api
Selain mempersiapkan pelantikan, Balakarcana juga merancang kegiatan sosial sebelum agenda utama tersebut digelar. Salah satunya berupa kerja bakti dan aksi bersih-bersih di sekitar kawasan Citra Niaga.
Kegiatan tersebut direncanakan menjadi bagian dari upaya Balakarcana untuk hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Relawan tidak hanya dituntut sigap ketika terjadi kebakaran, tetapi juga diharapkan memiliki kepedulian terhadap kondisi lingkungan.
Ahmad mengatakan kegiatan sosial tersebut sekaligus dapat menjadi sarana memberikan contoh kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan lingkungan sekitar.
“Balakar tidak hanya hadir untuk memadamkan api, tetapi juga siap membantu kegiatan sosial di masyarakat,” pungkasnya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Balakarcana Samarinda diharapkan semakin dikenal masyarakat sebagai organisasi relawan yang memiliki peran dalam penanganan kebakaran sekaligus kegiatan sosial dan kepedulian lingkungan.
Pelantikan yang direncanakan pada akhir September nantinya juga menjadi momentum untuk memperkuat struktur organisasi, koordinasi antarrelawan, serta kesiapsiagaan dalam mendukung upaya penanganan kebakaran di Kota Samarinda.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















