Menu

Mode Gelap
Lurah Gunung Lingai Tegaskan Kehati-hatian Administrasi Pertanahan, DPRD Jadi Ruang Evaluasi Pembahasan Raperda PSU Samarinda Ditunda, DPRD Minta Draft Diperbaiki Topside Proyek Manpatu Berlayar, Tonggak Penting Menuju Produksi Migas 2027 Rayakan HUT ke-41, Hermina Tanam Pohon di IKN dan Tegaskan Peran Kesehatan untuk Lingkungan Semangat Kartini di IKN, Ratusan Siswi Ikuti AFC Women’s Football Day 2026

BERITA DAERAH · 12 Nov 2025 17:30 WITA ·

Dispora Kukar Dorong Olahraga Berbudaya Lewat Komunitas Sepeda Ontel


 Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Kartanegara, Aji Ali Husni, memberikan keterangan kepada media terkait komitmen Dispora Kukar dalam mendukung keberadaan komunitas sepeda ontel di Kukar yang dinilai memiliki nilai budaya dan sejarah penting bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Perbesar

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Kartanegara, Aji Ali Husni, memberikan keterangan kepada media terkait komitmen Dispora Kukar dalam mendukung keberadaan komunitas sepeda ontel di Kukar yang dinilai memiliki nilai budaya dan sejarah penting bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong munculnya olahraga yang bernuansa budaya lokal. Salah satu bentuk nyata dukungan itu terlihat dari perhatian terhadap komunitas sepeda ontel yang kini semakin aktif di berbagai kegiatan masyarakat.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan bahwa olahraga tidak hanya tentang kesehatan fisik, tetapi juga bisa menjadi media pelestarian budaya dan memperkuat jati diri daerah. Hal ini tercermin dari semangat komunitas sepeda ontel yang konsisten tampil dengan gaya klasik dan nuansa tempo dulu di setiap kegiatan gowes.

“Kami melihat komunitas sepeda ontel tidak hanya berolahraga, tetapi juga membawa nilai budaya dan sejarah yang penting untuk dikenalkan kepada generasi muda,” ujar Ali, Rabu (12/11/2025).

Menurutnya, keberadaan komunitas ini sejalan dengan visi Dispora Kukar untuk mengembangkan olahraga yang inklusif, kreatif, dan memiliki nilai sosial-budaya. Pemerintah daerah pun akan terus memberikan ruang bagi komunitas seperti ini agar dapat berpartisipasi dalam berbagai agenda daerah.

“Setiap kali mereka hadir dalam event gowes, suasananya selalu berbeda. Fashion tempo dulu mereka menjadi daya tarik tersendiri, membuat olahraga jadi lebih semarak dan bernilai budaya,” tambahnya.

Ali juga mengapresiasi pertumbuhan anggota komunitas yang semakin banyak dan aktif menggelar kegiatan mandiri, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten. Ia menilai hal tersebut sebagai tanda positif dari gerakan masyarakat yang sadar akan pentingnya gaya hidup sehat dan pelestarian budaya.

“Antusiasme mereka luar biasa, bahkan banyak yang ikut tanpa harus menunggu kegiatan resmi pemerintah. Ini menandakan semangat komunitas yang hidup dan berdampak positif bagi masyarakat,” tuturnya.

Dispora Kukar berharap ke depan, olahraga seperti sepeda ontel dapat menjadi simbol perpaduan antara sport, culture, and community di Kutai Kartanegara—sebuah cerminan daerah yang sehat, berbudaya, dan penuh semangat kebersamaan.

 

ADV Dispora Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Lurah Gunung Lingai Tegaskan Kehati-hatian Administrasi Pertanahan, DPRD Jadi Ruang Evaluasi

22 April 2026 - 14:00 WITA

linagi0091

Pembahasan Raperda PSU Samarinda Ditunda, DPRD Minta Draft Diperbaiki

22 April 2026 - 13:00 WITA

yuan0098

Aksi Mahasiswa di Samarinda Berlangsung Kondusif, Kapolda Apresiasi Sikap Damai Massa

22 April 2026 - 07:00 WITA

polda000001

Anhar Tekankan Kepemimpinan Visioner dan Etika Politik, Soroti Pemerataan MBG di Samarinda

21 April 2026 - 16:00 WITA

anhar55542

DPRD Samarinda Soroti Kinerja BPKAD, Iswandi: Anggaran Besar Harus Sejalan dengan Hasil Nyata

21 April 2026 - 15:00 WITA

wndai909090909

Mahasiswa Pingsan di Tengah Aksi Ricuh di DPRD Samarinda, Polisi Pastikan Penanganan Cepat

21 April 2026 - 13:00 WITA

demo098712
Trending di BERITA DAERAH