Menu ✖

Mode Gelap
Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

BERITA DAERAH · 25 Nov 2025 17:15 WITA ·

KPK-RI Ajak Eksekutif dan Legislatif Samarinda Perkuat Sinergi Cegah Korupsi


 Kepala Satuan Tugas Sertifikasi dan Pemberdayaan Direktorat Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi KPK-RI, Sugiarto, saat memberikan keterangan usai kegiatan Peringatan Hakordia dan Sosialisasi Antikorupsi di DPRD Kota Samarinda, Selasa (25/11/2025). (Foto: Yana) Perbesar

Kepala Satuan Tugas Sertifikasi dan Pemberdayaan Direktorat Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi KPK-RI, Sugiarto, saat memberikan keterangan usai kegiatan Peringatan Hakordia dan Sosialisasi Antikorupsi di DPRD Kota Samarinda, Selasa (25/11/2025). (Foto: Yana)

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif dalam memperkuat upaya pencegahan korupsi di Kota Samarinda. Hal tersebut disampaikan Kepala Satuan Tugas Sertifikasi dan Pemberdayaan Direktorat Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi KPK-RI, Sugiarto, usai menghadiri rangkaian Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) dan Sosialisasi Antikorupsi di Ruang Rapat Paripurna DPRD Samarinda, Selasa (25/11/2025).

Sugiarto menuturkan, kedatangan KPK ke Samarinda bertujuan untuk memperkuat komitmen pencegahan melalui edukasi dan pendampingan. Setelah melakukan pertemuan dengan jajaran eksekutif Pemkot Samarinda, hari ini KPK turut berdialog dengan anggota DPRD. “Kami ingin memastikan ada kerja bersama antara legislatif dan eksekutif. Sinergi ini menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih,” ungkapnya.

Ia menambahkan, langkah pencegahan harus ditempatkan sebagai fondasi utama dalam pemberantasan korupsi. Upaya tersebut mencakup pendidikan integritas, pembentukan karakter, serta kemampuan menghadapi dilema dalam jabatan publik. “Mencegah selalu lebih baik daripada memperbaiki. Komitmen kita adalah menanamkan nilai integritas sejak awal,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Sugiarto juga mengapresiasi capaian Kota Samarinda yang kini berada di peringkat ke-5 se-Kalimantan pada Survei Penilaian Integritas (SPI) serta menunjukkan peningkatan pada Indeks Monitoring Center for Prevention (MCP). Namun, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak menjadi alasan untuk berpuas diri.

Sesi diskusi bersama anggota DPRD turut memberikan perspektif baru bagi KPK. Ia menyebut, salah satu masukan yang muncul adalah pentingnya pelibatan legislatif dalam program pencegahan. “Ada usulan yang sangat baik. Jangan sampai DPRD hanya dilihat sebagai objek pengawasan, tetapi harus ikut menjadi bagian dari solusi,” katanya.

Lebih jauh, Sugiarto menyoroti sejumlah sektor yang masih rawan penyimpangan, seperti pengadaan barang dan jasa serta lingkungan pendidikan. Menurutnya, sektor-sektor tersebut membutuhkan tata kelola yang transparan serta penguatan sistem pengawasan agar potensi korupsi dapat ditekan sejak dini.

Mengakhiri penyampaiannya, Sugiarto menegaskan kembali peran pihaknya dalam agenda nasional pemberantasan korupsi. “Kami dari Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat fokus pada penguatan pendidikan antikorupsi. Tugas kami adalah menanamkan nilai integritas, mulai dari pusat hingga daerah,” tutupnya.

 

Pewarta : Yana
Editor  : Fathur
@2025
Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan

27 Oktober 2026 - 18:30 WITA

p13

Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok

27 Oktober 2026 - 18:00 WITA

p12 2

Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun

27 Oktober 2026 - 17:30 WITA

p11 2

Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda

27 Oktober 2026 - 17:00 WITA

p10

DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

27 Oktober 2026 - 16:30 WITA

p9

IWAPI Samarinda Siap Jadi Mitra Strategis DPRD, Perjuangkan Aspirasi Pengusaha Perempuan

27 Oktober 2026 - 16:00 WITA

p8
Trending di BERITA DAERAH