Menu

Mode Gelap
Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan 44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

BERITA DAERAH · 19 Jan 2026 20:00 WITA ·

Korban Diterkam Buaya di Sungai Sangkuranai Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Perluas Area Pencarian


 Tim SAR Gabungan terus melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang setelah diterkam buaya di Sungai Sangkuranai, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.
Foto: Basarnas Kaltim Perbesar

Tim SAR Gabungan terus melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang setelah diterkam buaya di Sungai Sangkuranai, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Foto: Basarnas Kaltim

KUMALANEWWS.ID, PASER – Tim SAR Gabungan hingga kini masih terus melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang setelah diterkam buaya di Sungai Sangkuranai, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Upaya pencarian dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur SAR dan masyarakat setempat.

Korban diketahui bernama Muhammad Helmi, berusia 35 tahun, warga RT 006 Desa Kerang, Kecamatan Batu Engau. Hingga hari kedua pelaksanaan operasi SAR, korban belum berhasil ditemukan dan masih dalam proses pencarian.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Minggu, 18 Januari 2026, sekitar pukul 14.30 WITA. Saat itu, korban bersama seorang rekannya sedang menjala udang di Sungai Sangkuranai. Ketika korban tengah mengumpulkan hasil jala, rekan korban tiba-tiba mendengar teriakan minta tolong dan melihat korban telah diterkam seekor buaya sebelum akhirnya diseret masuk ke dalam sungai.

Menyaksikan kejadian tersebut, rekan korban segera meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan peristiwa itu ke Polsek Batu Engau. Bersama warga, upaya pencarian awal dilakukan di sekitar lokasi kejadian. Namun hingga malam hari, korban belum ditemukan.

Laporan resmi kemudian diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan pada pukul 20.55 WITA. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan langsung berkoordinasi dengan unsur terkait dan bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 21.10 WITA. Dengan estimasi waktu tempuh sekitar lima jam empat puluh menit, tim tiba di wilayah Kabupaten Paser dan bergabung dengan Tim SAR Gabungan setempat.

Memasuki hari kedua operasi, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian dengan menyisir alur Sungai Sangkuranai menggunakan rubber boat dan perahu nelayan. Area pencarian diperluas hingga radius sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian atau last known position (LKP), sesuai dengan rencana operasi yang telah disusun.

Komandan Regu SAR, Dwi Adi Wibowo, mengatakan bahwa seluruh potensi SAR dikerahkan untuk memaksimalkan upaya pencarian korban. Penyisiran dilakukan secara sistematis dengan memperhatikan kondisi medan dan keselamatan personel.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaan operasi SAR, tim menghadapi sejumlah kendala, di antaranya potensi ancaman binatang buas serta kondisi arus sungai yang cukup menantang. Meski demikian, keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan operasi.

Tim SAR Gabungan memastikan operasi pencarian akan terus dilanjutkan sesuai prosedur dan rencana operasi yang berlaku, sembari berharap korban dapat segera ditemukan. Pihak keluarga korban dan masyarakat sekitar pun terus menantikan hasil dari upaya pencarian tersebut.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2026
Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan

11 September 2026 - 22:00 WITA

i70

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir

11 September 2026 - 21:00 WITA

i69

Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS

11 September 2026 - 20:00 WITA

i68

Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan

11 September 2026 - 19:00 WITA

i67

44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

11 September 2026 - 18:00 WITA

i66

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Pembayaran PT WATS, Tim Investigasi Segera Dibentuk

11 September 2026 - 17:00 WITA

i65
Trending di BERITA DAERAH