Menu

Mode Gelap
Lima Hari Pencarian, Operasi SAR Nelayan Hilang di Muara Berau Resmi Ditutup Banggar DPRD Samarinda Kaji Draf KUA-PPAS 2027, Fokus pada Fiskal dan Peningkatan PAD Bapemperda DPRD Samarinda Rampungkan Finalisasi Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Banggar DPRD Samarinda Prioritaskan Program Masyarakat di Tengah Keterbatasan Fiskal 2027 DPRD Samarinda Dukung Upskilling 1.200 Guru, Perkuat Transformasi Digital Sekolah

BERITA DAERAH · 11 Feb 2026 12:00 WITA ·

Pencarian Hari Ketiga Pekerja Hilang di Batu Rajang Terus Dilanjutkan, Tim SAR Persempit Area


 Pencarian Hari Ketiga Pekerja Hilang di Batu Rajang Terus Dilanjutkan, Tim SAR Persempit Area Perbesar

KUMALANEWS.ID, BERAU — Basarnas bersama Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian hari ketiga (H.3) terhadap seorang pekerja yang dilaporkan hilang saat melakukan pembukaan jalan di kawasan hutan Kampung Batu Rajang, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Korban diketahui bernama Kanisius Sengkam (25), karyawan PT Aksa, yang hingga kini masih belum ditemukan. Upaya pencarian terus dilakukan secara intensif dengan mengedepankan koordinasi lintas instansi.

Pada Rabu (11/2/2026), Tim SAR Gabungan mengawali Operasi SAR H.3 dengan melaksanakan briefing pada pukul 07.00 WITA. Selanjutnya, pencarian dimulai pada pukul 07.15 WITA, dengan fokus penyisiran di sekitar lokasi ditemukannya bekas bivak korban yang ditemukan pada hari sebelumnya.

Area pencarian ditetapkan dengan radius sekitar 3 kilometer atau seluas kurang lebih 37 kilometer persegi. Wilayah tersebut dibagi ke dalam beberapa sektor berdasarkan titik koordinat yang telah ditentukan, sebagai upaya mempersempit dan memaksimalkan pencarian di medan hutan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi.

Dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan mengerahkan sejumlah sarana pendukung, di antaranya Rescue Car D-Max milik Basarnas, bulldozer milik PT Aksa, serta peralatan komunikasi dan medis. Adapun unsur yang terlibat meliputi Tim USS Berau, BPBD Berau, Polsek Segah, pihak perusahaan, serta keluarga korban.

Kendala utama yang dihadapi di lapangan adalah akses menuju lokasi pencarian yang hanya dapat ditempuh menggunakan alat berat, serta kondisi cuaca hujan yang turut memengaruhi efektivitas pencarian. Meski demikian, Tim SAR Gabungan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan upaya maksimal hingga korban ditemukan.

Tim SAR Gabungan juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut untuk segera melapor kepada petugas apabila memperoleh informasi atau menemukan tanda-tanda yang berkaitan dengan keberadaan korban.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
©2026
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Lima Hari Pencarian, Operasi SAR Nelayan Hilang di Muara Berau Resmi Ditutup

21 Juli 2026 - 17:00 WITA

c21

Banggar DPRD Samarinda Kaji Draf KUA-PPAS 2027, Fokus pada Fiskal dan Peningkatan PAD

21 Juli 2026 - 16:00 WITA

c20

Bapemperda DPRD Samarinda Rampungkan Finalisasi Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

21 Juli 2026 - 15:00 WITA

c19

Banggar DPRD Samarinda Prioritaskan Program Masyarakat di Tengah Keterbatasan Fiskal 2027

21 Juli 2026 - 14:00 WITA

c18

DPRD Samarinda Dukung Upskilling 1.200 Guru, Perkuat Transformasi Digital Sekolah

21 Juli 2026 - 13:00 WITA

c17

Ribuan Guru Samarinda Ikuti Upskilling AI, Pemkot Perkuat Transformasi Digital Sekolah

21 Juli 2026 - 12:00 WITA

c16
Trending di BERITA DAERAH