Menu ✖

Mode Gelap
Harga Pangan Naik Dampak El Nino, Pemkot Balikpapan Beri Toleransi Maksimal 5 Persen DP3AKB Balikpapan Ungkap Anak Terindikasi Terpapar Konten Ekstremisme Di Internet 530 Pekerja Balikpapan Kena PHK, Disnaker Buka Pelatihan Vokasi Untuk Tingkatkan Kompetensi DPRD Dan Pemkab Kukar Sahkan APBD Perubahan 2026, Total Anggaran Capai Rp7,9 Triliun DPRD Samarinda Susun Agenda Oktober, Reses Dan Delapan Raperda Masuk Pembahasan

BERITA DAERAH · 24 Mar 2026 14:00 WITA ·

Gotong Royong Warga Muara Badak Lestarikan Mangrove, Perkuat Ekonomi Pesisir


 Penggerak swadaya masyarakat Desa Muara Badak Ilir, Ramlan, menunjukkan tanaman mangrove yang ia tanam yang kini tumbuh subur dan berkembang. Mangrove memiliki peran penting dalam melindungi kawasan pesisir serta menunjang keberlangsungan hidup para petambak. Dok: Ramlan. Perbesar

Penggerak swadaya masyarakat Desa Muara Badak Ilir, Ramlan, menunjukkan tanaman mangrove yang ia tanam yang kini tumbuh subur dan berkembang. Mangrove memiliki peran penting dalam melindungi kawasan pesisir serta menunjang keberlangsungan hidup para petambak. Dok: Ramlan.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Masyarakat pesisir Desa Muara Badak Ilir, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar), terus mendorong pelestarian hutan mangrove sebagai benteng alami sekaligus penopang ekonomi lokal. Upaya ini dilakukan melalui kegiatan penanaman dan pembibitan mangrove yang melibatkan berbagai kelompok masyarakat secara gotong royong.

Penggerak swadaya masyarakat Desa Muara Badak Ilir, Ramlan, menyebutkan bahwa mangrove memiliki peran yang sangat penting dalam melindungi kawasan pesisir serta menunjang keberlangsungan hidup para petambak. Menurutnya, akar mangrove menjadi tempat berkembang biota laut yang merupakan bagian dari rantai makanan, sekaligus berfungsi menahan abrasi dan memperkuat tanggul tambak.

“Keberadaan mangrove ini juga membantu menjaga suhu di area tambak, sehingga berdampak pada peningkatan hasil panen masyarakat,” ujar Ramlan, Selasa (24/3/2026).

Ia menjelaskan, tambak yang ditanami mangrove dapat mengalami peningkatan hasil hingga lebih dari 30 persen, meski manfaat tersebut baru dapat dirasakan setelah beberapa tahun. Selain manfaat lingkungan, kegiatan penanaman mangrove juga memberikan dampak ekonomi, mulai dari proses pembibitan, penyediaan polybag, hingga penanaman yang melibatkan tenaga kerja lokal.

Tidak hanya itu, kelompok masyarakat setempat juga melibatkan para pelajar, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, sebagai bagian dari edukasi dini tentang pentingnya menjaga ekosistem mangrove.

Saat ini, program percepatan penanaman mangrove terus didorong dengan metode penanaman sekitar 800 pohon per hektare tambak guna memaksimalkan manfaat ekologis dan ekonomis.

Ramlan berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga dan menanam mangrove terus meningkat. “Mangrove merupakan salah satu penyerap karbon terbesar sekaligus penjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Dengan menjaganya, kesejahteraan masyarakat pesisir juga akan ikut meningkat,” pungkasnya.

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 83 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Harga Pangan Naik Dampak El Nino, Pemkot Balikpapan Beri Toleransi Maksimal 5 Persen

30 September 2026 - 22:00 WITA

l44

DP3AKB Balikpapan Ungkap Anak Terindikasi Terpapar Konten Ekstremisme Di Internet

30 September 2026 - 21:00 WITA

l43

530 Pekerja Balikpapan Kena PHK, Disnaker Buka Pelatihan Vokasi Untuk Tingkatkan Kompetensi

30 September 2026 - 20:00 WITA

l42

DPRD Dan Pemkab Kukar Sahkan APBD Perubahan 2026, Total Anggaran Capai Rp7,9 Triliun

30 September 2026 - 19:00 WITA

l46

DPRD Samarinda Susun Agenda Oktober, Reses Dan Delapan Raperda Masuk Pembahasan

30 September 2026 - 18:00 WITA

l40

Pemkab Dan DPRD Kukar Sepakati Raperda Perubahan APBD 2026, Anggaran Tembus Rp7,9 Triliun

30 September 2026 - 17:00 WITA

l45
Trending di BERITA DAERAH