Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Soroti Infrastruktur dan Lingkungan, Arif Kurniawan: Pembangunan Jangan Abaikan Risiko Banjir DPRD Samarinda Prihatin Munculnya “Kampung Narkoba”, Aris Mulyanata Dorong Pengawasan dan Edukasi Diperkuat DPRD Samarinda Soroti Proyek Terowongan, Arif Kurniawan Desak Transparansi dan Audit Menyeluruh Investasi IKN Tembus Rp72,39 Triliun, Otorita Sebut Nusantara Mulai Hidup sebagai Kota Masa Depan Celni Pita Sari Tegaskan Dukungan DPRD untuk Fasilitas Polri dan Pengembangan Olahraga di Kaltim

BERITA DAERAH · 19 Mei 2026 12:00 WITA ·

DPRD Samarinda Prihatin Munculnya “Kampung Narkoba”, Aris Mulyanata Dorong Pengawasan dan Edukasi Diperkuat


 Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Aris Mulyanata, memberikan keterangan terkait keprihatinannya atas penggerebekan yang dilakukan aparat kepolisian di salah satu kawasan di Samarinda yang disebut sebagai “kampung narkoba”. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Aris Mulyanata, memberikan keterangan terkait keprihatinannya atas penggerebekan yang dilakukan aparat kepolisian di salah satu kawasan di Samarinda yang disebut sebagai “kampung narkoba”. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Aris Mulyanata, menyampaikan keprihatinannya terkait penggerebekan yang dilakukan aparat kepolisian di salah satu kawasan di Samarinda yang disebut sebagai “kampung narkoba”.

Pernyataan tersebut disampaikan Aris saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp, Selasa (19/5/2026). Ia menilai munculnya istilah kampung narkoba menjadi peringatan serius bahwa peredaran narkotika di Kota Samarinda sudah berada pada kondisi yang mengkhawatirkan dan memerlukan perhatian seluruh pihak.

Menurutnya, keberadaan kawasan yang diduga menjadi pusat aktivitas peredaran narkoba menunjukkan bahwa jaringan peredaran barang haram tersebut telah berkembang secara terorganisasi. Bahkan, dari informasi yang beredar, aktivitas itu diduga dikendalikan oleh bandar besar secara sistematis.

“Istilah kampung narkoba di satu kawasan di Samarinda itu saja membuat kami cukup prihatin. Hal tersebut mengidentifikasikan kawasan Samarinda sudah rawan sekali peredaran narkoba, apalagi informasinya dikelola secara sistematis oleh bandar besar,” ujarnya.

Politisi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai pengawasan yang dilakukan lembaga vertikal selama ini masih perlu diperkuat agar upaya pemberantasan narkoba dapat berjalan lebih maksimal dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Meski demikian, Aris tetap mengapresiasi langkah cepat dan tegas aparat kepolisian dalam melakukan penggerebekan serta penindakan terhadap jaringan narkoba di Kota Samarinda. Menurutnya, tindakan tersebut menjadi bukti keseriusan aparat dalam memberantas peredaran narkotika yang semakin meresahkan masyarakat.

“Pengawasan yang telah dilakukan oleh lembaga vertikal sejauh ini mungkin perlu ditingkatkan lebih agar masif lagi. Kejadian kemarin juga bentuk langkah tegas dari instansi kepolisian dalam memberantas narkoba di kota ini,” katanya.

Aris mengatakan persoalan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum semata, melainkan membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk pemerintah, DPRD, tokoh masyarakat, hingga warga di lingkungan sekitar.

Sebagai lembaga legislatif, lanjut dia, DPRD Kota Samarinda akan berupaya membangun sinergi antarinstansi agar kasus serupa tidak kembali terjadi. Ia berharap peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa ancaman narkoba di Kota Samarinda harus ditangani secara serius dan berkelanjutan.

“Ranah kami sebagai lembaga legislatif berupaya saling bersinergi antar lembaga agar peristiwa besar ini tidak terulang kembali dan menjadi pengingat rawannya narkoba di kota yang kita cintai ini,” ungkapnya.

Selain penindakan hukum, Aris juga menyoroti pentingnya pendekatan pembinaan dan edukasi di wilayah-wilayah yang teridentifikasi rawan peredaran narkoba. Menurutnya, langkah persuasif perlu dilakukan agar masyarakat, khususnya para pengguna, dapat perlahan keluar dari lingkaran penyalahgunaan narkotika.

Ia menilai edukasi mengenai bahaya narkoba harus terus digencarkan, terutama kepada generasi muda dan masyarakat di lingkungan yang rentan terpapar peredaran narkoba.

“Salah satu caranya mungkin pembinaan dan sugesti bahwa di wilayah-wilayah yang teridentifikasi kampung narkoba itu menjadi wilayah bebas narkoba. Kemudian mengedukasi kepada pengguna tentang bahaya narkoba serta membina mereka agar bisa terlepas dari jerat narkoba,” jelasnya.

Aris juga membuka peluang adanya penguatan regulasi terkait penanganan narkoba di Kota Samarinda. Namun, ia menegaskan bahwa pembahasan regulasi tersebut tetap harus mempertimbangkan tugas dan kewenangan masing-masing institusi agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan.

“Penguatan regulasi yang berjenjang terkait narkoba dimungkinkan untuk kami kaji dan diskusikan di internal komisi kami, tapi tidak bisa serta merta mereduksi tupoksi masing-masing institusi vertikal. Karena untuk penindakan domainnya ada di ranah kepolisian, sementara pembinaan mungkin ada di lembaga BNN,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, Aris mengajak masyarakat untuk ikut aktif membantu aparat dalam memerangi peredaran narkoba dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan.

Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan dan keberanian masyarakat untuk berpartisipasi.

“Pesan kami kepada masyarakat agar bisa saling bahu membahu dan berperan aktif memberantas jaringan narkoba ini, termasuk kalau memang di lingkungan sekitar terjadi transaksi mencurigakan agar bisa segera melaporkan kepada pihak yang berwajib,” pungkasnya.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Soroti Infrastruktur dan Lingkungan, Arif Kurniawan: Pembangunan Jangan Abaikan Risiko Banjir

19 Mei 2026 - 13:00 WITA

dprdkota43

DPRD Samarinda Soroti Proyek Terowongan, Arif Kurniawan Desak Transparansi dan Audit Menyeluruh

19 Mei 2026 - 11:00 WITA

dprdkota41

Celni Pita Sari Tegaskan Dukungan DPRD untuk Fasilitas Polri dan Pengembangan Olahraga di Kaltim

18 Mei 2026 - 17:00 WITA

dprdkota40

Komisi II DPRD Samarinda Soroti Transparansi Pembagian Kios Pasar Pagi, Puluhan Pedagang Aktif Belum Kebagian

18 Mei 2026 - 16:00 WITA

dprdkota39

Pengurus Baru PDKT Kaltim Dilantik, Viktor Yuan Dorong Penguatan SDM dan Wisata Budaya Dayak

16 Mei 2026 - 15:00 WITA

pdkt002

Viktor Yuan Dorong Penyelesaian Polemik Atribut Adat Lewat Permintaan Maaf Terbuka

16 Mei 2026 - 14:00 WITA

pdkt001
Trending di BERITA DAERAH