Menu

Mode Gelap
Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan 44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

BERITA DAERAH · 5 Jun 2026 15:00 WITA ·

Tinjau MBG di SMPN 14 Balikpapan, Mendikdasmen Sebut Program Berjalan Baik dan Berdampak Positif bagi Siswa


 Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 14 Balikpapan, Jumat (5/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan program berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi peserta didik. Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 14 Balikpapan, Jumat (5/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan program berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi peserta didik. Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 14 Balikpapan, Jumat (5/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat sejauh mana program prioritas nasional tersebut berjalan di sekolah serta dampaknya terhadap peserta didik.

Dalam kunjungan itu, Abdul Mu’ti menyempatkan berdialog dengan para siswa, guru, dan pihak sekolah terkait pelaksanaan MBG yang telah berjalan sejak Agustus 2025. Dari hasil pemantauan, ia menilai program tersebut secara umum telah terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi siswa, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu disempurnakan.

“Saya kira pelaksanaannya sudah berjalan sesuai ketentuan dan mendapat respons yang baik dari siswa,” ujar Abdul Mu’ti.

Menurutnya, sebagian besar siswa mengaku senang dengan program tersebut karena menu makanan yang diberikan bervariasi setiap hari. Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi, program MBG juga dinilai mampu meningkatkan semangat siswa dalam mengikuti proses pembelajaran di sekolah.

Dalam kesempatan itu, Abdul Mu’ti juga mengamati langsung proses pembagian makanan kepada siswa serta memastikan kualitas makanan yang disajikan memenuhi standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Meski memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program di SMPN 14 Balikpapan, ia menegaskan bahwa evaluasi dan perbaikan tetap harus dilakukan secara berkelanjutan agar kualitas layanan terus meningkat.

“Masih ada beberapa hal yang perlu disempurnakan. Variasi menu sudah cukup baik, namun tentu akan terus disesuaikan dengan arahan dan evaluasi yang diberikan pemerintah,” katanya.

Sebagai bagian dari proses evaluasi nasional, Kemendikdasmen juga meminta sekolah-sekolah penerima manfaat MBG untuk secara rutin menyampaikan laporan terkait menu makanan yang disediakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Laporan tersebut akan menjadi bahan evaluasi guna memastikan program berjalan sesuai standar dan kebutuhan peserta didik.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 14 Balikpapan, Eny Fitriyati, mengungkapkan bahwa sekolahnya mulai menerima program MBG sejak Agustus 2025. Selama hampir 10 bulan pelaksanaan, pihak sekolah belum menemukan kendala berarti dalam distribusi maupun konsumsi makanan oleh siswa.

“Alhamdulillah selama program berjalan tidak pernah ada masalah yang berarti. Semua proses berlangsung lancar dan siswa sangat antusias,” ujarnya.

Menurut Eny, dampak positif program tidak hanya terlihat dari sisi kesehatan siswa, tetapi juga pada tingkat kehadiran dan kesiapan belajar mereka di kelas. Banyak siswa yang sebelumnya datang ke sekolah tanpa sarapan kini dapat mengikuti pelajaran dengan kondisi fisik yang lebih baik.

“Kehadiran siswa meningkat dan mereka terlihat lebih siap mengikuti pembelajaran. Anak-anak yang sebelumnya tidak sempat sarapan sekarang bisa belajar dengan lebih fokus karena sudah mendapatkan asupan makanan bergizi,” katanya.

Pihak sekolah juga terus melakukan penyesuaian dalam pelaksanaan program, termasuk mengintegrasikan nilai-nilai kedisiplinan dan pembentukan karakter dalam proses pembagian makanan. Siswa diajarkan untuk tertib, menjaga kebersihan, serta menghargai makanan yang diterima.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik di seluruh Indonesia. Selain mendukung tumbuh kembang anak, program ini diharapkan mampu meningkatkan konsentrasi belajar, kesehatan, serta kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa mendatang.

Melalui kunjungan tersebut, pemerintah ingin memastikan pelaksanaan MBG berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik. Evaluasi yang dilakukan secara berkala juga diharapkan mampu menyempurnakan program sehingga semakin efektif dalam mendukung dunia pendidikan dan kesehatan anak Indonesia.

 

ADV Diskominfo Kota Balikpapan
Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan

11 September 2026 - 22:00 WITA

i70

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir

11 September 2026 - 21:00 WITA

i69

Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS

11 September 2026 - 20:00 WITA

i68

Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan

11 September 2026 - 19:00 WITA

i67

44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

11 September 2026 - 18:00 WITA

i66

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Pembayaran PT WATS, Tim Investigasi Segera Dibentuk

11 September 2026 - 17:00 WITA

i65
Trending di BERITA DAERAH