Menu

Mode Gelap
Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan 44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

BERITA DAERAH · 9 Jun 2026 13:00 WITA ·

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Wali Kota Balikpapan Lepas 80 Tukik Penyu Lekang ke Laut


 Wali Kota Balikpapan, Dr. H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E., melepas 80 tukik penyu lekang ke habitat alaminya di Pantai Damba Enggang Borneo (DEB), Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan, Senin (8/6/2026), dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Balikpapan Nurlena Rahmad Mas’ud, Kepala Disparpora Ratih Kusuma, Ketua HIPMI Balikpapan Adam Dustin Bhakti, serta pegiat lingkungan. Foto: M. Hilmansyah. Perbesar

Wali Kota Balikpapan, Dr. H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E., melepas 80 tukik penyu lekang ke habitat alaminya di Pantai Damba Enggang Borneo (DEB), Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan, Senin (8/6/2026), dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Balikpapan Nurlena Rahmad Mas’ud, Kepala Disparpora Ratih Kusuma, Ketua HIPMI Balikpapan Adam Dustin Bhakti, serta pegiat lingkungan. Foto: M. Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kota Balikpapan tahun ini diwarnai aksi pelepasan 80 tukik penyu lekang ke habitat alaminya di kawasan Pantai Damba Enggang Borneo (DEB), Jalan Jenderal Sudirman, Stalkuda, Senin (8/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan ekosistem laut yang berkelanjutan.

Aksi konservasi ini merupakan kolaborasi antara Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Balikpapan dan pengelola Pantai DEB, serta mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, pemerintah daerah, dan pegiat lingkungan.

Wali Kota Balikpapan, Dr. H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E., hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi Ketua TP PKK Kota Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas’ud. Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Balikpapan Ratih Kusuma, Ketua HIPMI Balikpapan Adam Dustin Bhakti, serta sejumlah komunitas dan pemerhati lingkungan.

Dalam sambutannya, Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan harus menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran dan kepedulian bersama terhadap kelestarian alam.

Menurutnya, tema kegiatan “Melangkah Kecil Tukik, Harapan Besar untuk Laut yang Lestari” mencerminkan pesan penting bahwa setiap tindakan sederhana yang dilakukan masyarakat dapat memberikan dampak besar bagi keberlangsungan lingkungan di masa depan.

“Tema kegiatan hari ini memiliki makna yang sangat mendalam. Tukik yang kita lepaskan mungkin terlihat kecil dan rapuh, namun dari langkah kecil itu tersimpan harapan besar bagi masa depan ekosistem laut kita,” ujar Rahmad.

Sebagai kota pesisir, lanjut Rahmad, Balikpapan memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kelestarian laut dan kawasan pantai. Laut bukan hanya menjadi sumber kehidupan masyarakat pesisir, tetapi juga memiliki peran penting sebagai penopang ekonomi, sumber pangan, jalur transportasi, sekaligus penjaga keseimbangan ekosistem.

“Laut bukan hanya sumber kehidupan bagi masyarakat pesisir, tetapi juga menjadi penopang ekonomi, sumber pangan, jalur transportasi, sekaligus bagian penting dari keseimbangan ekosistem bumi. Karena itu, upaya konservasi seperti ini harus menjadi gerakan berkelanjutan,” katanya.

Rahmad menambahkan, Pemerintah Kota Balikpapan terus mendorong berbagai program pelestarian lingkungan, mulai dari rehabilitasi kawasan mangrove, perlindungan wilayah pesisir, pengelolaan sampah terpadu, hingga edukasi lingkungan kepada generasi muda.

Menurutnya, keberhasilan menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan media massa.

“Kita berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan terus meningkat. Upaya-upaya kecil yang dilakukan secara bersama-sama akan memberikan dampak besar bagi keberlanjutan lingkungan dan kualitas hidup generasi mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua JMSI Balikpapan David Purba menjelaskan bahwa tukik yang dilepas berasal dari sekitar 160 telur penyu yang ditemukan dan diamankan di kawasan Pantai DEB. Setelah melalui proses penetasan dan pemantauan, sebanyak 80 tukik berhasil menetas dalam kondisi sehat dan dinilai siap kembali ke habitat alaminya.

“Kami berharap tukik yang dilepas hari ini dapat bertahan hidup dan membantu menambah populasi penyu lekang yang saat ini semakin langka. Ini adalah bentuk kontribusi nyata dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut,” kata David.

Selain pelepasan tukik, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan kawasan pesisir dan mengurangi pencemaran sampah plastik yang selama ini menjadi salah satu ancaman terbesar bagi kehidupan penyu dan biota laut lainnya.

Para peserta yang hadir turut diajak memahami peran penting penyu dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut, sekaligus pentingnya menjaga habitat pesisir agar tetap aman bagi satwa yang dilindungi tersebut.

Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kota Balikpapan berharap semangat konservasi dan kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat, kelestarian ekosistem pesisir dan laut di Balikpapan diharapkan dapat terus terjaga untuk diwariskan kepada generasi mendatang.

 

ADV Diskominfo Kota Balikpapan
Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan

11 September 2026 - 22:00 WITA

i70

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir

11 September 2026 - 21:00 WITA

i69

Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS

11 September 2026 - 20:00 WITA

i68

Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan

11 September 2026 - 19:00 WITA

i67

44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

11 September 2026 - 18:00 WITA

i66

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Pembayaran PT WATS, Tim Investigasi Segera Dibentuk

11 September 2026 - 17:00 WITA

i65
Trending di BERITA DAERAH