Menu ✖

Mode Gelap
Camat Samarinda Seberang Ajak Pemuda Teladani Semangat Sumpah Pemuda DPRD Samarinda Gelar Rapat Paripurna, Lima Raperda Disetujui Bersama Andi Harun Apresiasi DPRD Samarinda, Lima Raperda Disepakati untuk Perkuat Pembangunan Daerah Pemkot Balikpapan Tanggapi Aspirasi Aliansi Balikpapan Melawan, Karhutla hingga Air Bersih Dibahas Proyek Pengendalian Banjir Jalan D.I. Panjaitan Balikpapan Capai 77,91 Persen, Ditargetkan Rampung Desember

BERITA DAERAH · 16 Jul 2026 18:00 WITA ·

Disnaker Balikpapan Evaluasi Rekrutmen Disabilitas Pasca Job Market Fair 2026


 Para pencari kerja mengunjungi salah satu stan perusahaan yang membuka lowongan pada Job Market Fair 2026 di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, Balikpapan, 14–15 Juli 2026. Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Para pencari kerja mengunjungi salah satu stan perusahaan yang membuka lowongan pada Job Market Fair 2026 di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, Balikpapan, 14–15 Juli 2026. Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) akan mengevaluasi penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas oleh perusahaan peserta Job Market Fair 2026. Evaluasi dilakukan sekitar dua bulan setelah bursa kerja berakhir sebagai upaya memastikan perusahaan memenuhi kewajiban memberikan kesempatan kerja yang setara.

Kepala Disnaker Kota Balikpapan, Adamin Siregar, mengatakan evaluasi akan mengukur jumlah tenaga kerja yang berhasil direkrut, termasuk penyandang disabilitas.

“Nanti kami lihat laporannya, termasuk berapa tenaga kerja disabilitas yang diterima,” ujarnya, Kamis (16/7/2026).

Menurut Adamin, setiap perusahaan memiliki kewajiban membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas sesuai ketentuan yang berlaku. Hasil evaluasi nantinya menjadi tolok ukur efektivitas Job Market Fair sekaligus tingkat kepatuhan perusahaan terhadap aturan tersebut.

Disnaker juga terus mendorong program pelatihan dan magang sebagai bekal bagi penyandang disabilitas sebelum memasuki dunia kerja.

“Magang menjadi bekal agar mereka mengenal dunia kerja,” katanya.

Namun, ia mengakui program magang masih menghadapi tantangan karena sebagian peserta belum mampu bertahan hingga diangkat sebagai karyawan tetap. Kondisi itu akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan jenis pekerjaan yang paling sesuai dengan kemampuan penyandang disabilitas.

Ke depan, Disnaker berharap semakin banyak perusahaan tidak hanya membuka program magang, tetapi juga menyediakan kesempatan kerja yang berkelanjutan bagi penyandang disabilitas sesuai kompetensi mereka.

 

Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Camat Samarinda Seberang Ajak Pemuda Teladani Semangat Sumpah Pemuda

29 Oktober 2026 - 09:00 WITA

p42 1

DPRD Samarinda Gelar Rapat Paripurna, Lima Raperda Disetujui Bersama

29 Oktober 2026 - 08:00 WITA

p44

Andi Harun Apresiasi DPRD Samarinda, Lima Raperda Disepakati untuk Perkuat Pembangunan Daerah

29 Oktober 2026 - 07:00 WITA

p43

Pemkot Balikpapan Tanggapi Aspirasi Aliansi Balikpapan Melawan, Karhutla hingga Air Bersih Dibahas

28 Oktober 2026 - 18:30 WITA

p41

Proyek Pengendalian Banjir Jalan D.I. Panjaitan Balikpapan Capai 77,91 Persen, Ditargetkan Rampung Desember

28 Oktober 2026 - 18:00 WITA

p40

Ahmad Vananzda Ajak Pemuda Samarinda Kreatif dan Adaptif Hadapi Perkembangan Zaman

28 Oktober 2026 - 17:30 WITA

p39
Trending di BERITA DAERAH