Menu

Mode Gelap
Lima Hari Pencarian, Operasi SAR Nelayan Hilang di Muara Berau Resmi Ditutup Banggar DPRD Samarinda Kaji Draf KUA-PPAS 2027, Fokus pada Fiskal dan Peningkatan PAD Bapemperda DPRD Samarinda Rampungkan Finalisasi Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Banggar DPRD Samarinda Prioritaskan Program Masyarakat di Tengah Keterbatasan Fiskal 2027 DPRD Samarinda Dukung Upskilling 1.200 Guru, Perkuat Transformasi Digital Sekolah

BERITA DAERAH · 20 Jul 2026 18:00 WITA ·

Dispursip Samarinda Perkuat Inovasi dan Kolaborasi Untuk Tingkatkan Budaya Literasi


 Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Samarinda, Erham Yusuf, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus menghadirkan inovasi dan memperkuat budaya literasi usai mengikuti hearing bersama Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Senin (20/7/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Samarinda, Erham Yusuf, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus menghadirkan inovasi dan memperkuat budaya literasi usai mengikuti hearing bersama Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Senin (20/7/2026). Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kota Samarinda berkomitmen terus menghadirkan inovasi guna meningkatkan budaya literasi masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dispursip Kota Samarinda, Erham Yusuf, usai mengikuti hearing bersama Komisi IV DPRD Kota Samarinda yang membahas evaluasi program Tahun 2026 dan rencana kegiatan Tahun 2027 di Ruang Rapat Gabungan Lantai 1 DPRD Kota Samarinda, Senin (20/7/2026).

Erham mengatakan, hearing tidak hanya membahas capaian program dan rencana kerja, tetapi juga menjadi kesempatan menerima masukan dari DPRD untuk memperkuat peran perpustakaan di tengah masyarakat.

“Kami terus didorong untuk menghadirkan inovasi agar manfaat perpustakaan semakin dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, Dispursip akan memperluas kolaborasi dengan yayasan pendidikan, pondok pesantren, tokoh masyarakat, dan berbagai komunitas guna meningkatkan minat baca serta memperkuat gerakan literasi di Kota Samarinda.

Selain itu, Dispursip juga terus menambah koleksi perpustakaan melalui pengadaan APBD dan Gerakan Wakaf Literasi yang telah berjalan sejak 2021. Program tersebut tidak hanya menerima sumbangan buku, tetapi juga benda-benda bernilai sejarah dan edukasi, seperti mesin tik, telepon lama, maupun perangkat teknologi lawas yang dapat menjadi media pembelajaran bagi generasi muda.

“Bukan hanya buku, benda bersejarah juga bisa menjadi sarana edukasi bagi masyarakat,” kata Erham.

Ia pun mengajak masyarakat memanfaatkan buku-buku yang sudah tidak digunakan di rumah dengan menyerahkannya kepada perpustakaan agar dapat dibaca lebih banyak orang.

Menurut Erham, gerakan wakaf literasi tidak hanya memperkaya koleksi perpustakaan, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi masyarakat dalam meningkatkan budaya membaca dan memperluas akses pengetahuan di Kota Samarinda.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Lima Hari Pencarian, Operasi SAR Nelayan Hilang di Muara Berau Resmi Ditutup

21 Juli 2026 - 17:00 WITA

c21

Banggar DPRD Samarinda Kaji Draf KUA-PPAS 2027, Fokus pada Fiskal dan Peningkatan PAD

21 Juli 2026 - 16:00 WITA

c20

Bapemperda DPRD Samarinda Rampungkan Finalisasi Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

21 Juli 2026 - 15:00 WITA

c19

Banggar DPRD Samarinda Prioritaskan Program Masyarakat di Tengah Keterbatasan Fiskal 2027

21 Juli 2026 - 14:00 WITA

c18

DPRD Samarinda Dukung Upskilling 1.200 Guru, Perkuat Transformasi Digital Sekolah

21 Juli 2026 - 13:00 WITA

c17

Ribuan Guru Samarinda Ikuti Upskilling AI, Pemkot Perkuat Transformasi Digital Sekolah

21 Juli 2026 - 12:00 WITA

c16
Trending di BERITA DAERAH