Menu

Mode Gelap
Petala Borneo Guncang IDEF 2026, Ajak Penonton Dunia Datang ke Erau Kukar PWI Kukar Bekali Wartawan dengan Kode Etik dan Public Speaking, Dorong Jurnalisme Berkualitas Hidup di IKN Kian Nyaman, Perjalanan 10 Menit Buka Lebih Banyak Waktu Berkualitas Firma Hukum Elviandri Resmi Hadir di Samarinda, Bidik Peluang Besar Seiring Perkembangan IKN 66 Pelajar Sekitar IKN Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris, Siap Masuk Sekolah Bilingual

BERITA DAERAH · 24 Jul 2026 16:00 WITA ·

Disdag Balikpapan Cari Terobosan Hidupkan Kembali Pasar Karang Joang


 Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar, menyatakan pihaknya terus mengoptimalkan Pasar Rakyat Karang Joang dengan memanfaatkan berbagai kegiatan di Balikpapan Utara agar aktivitas pedagang kembali menggeliat. Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar, menyatakan pihaknya terus mengoptimalkan Pasar Rakyat Karang Joang dengan memanfaatkan berbagai kegiatan di Balikpapan Utara agar aktivitas pedagang kembali menggeliat. Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan terus mencari berbagai terobosan untuk mengoptimalkan fungsi Pasar Rakyat Karang Joang di Balikpapan Utara yang hingga kini belum berkembang menjadi pusat perdagangan masyarakat meski telah dibangun sekitar satu dekade lalu.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar, mengatakan salah satu langkah yang dilakukan adalah memanfaatkan berbagai kegiatan atau event di kawasan Balikpapan Utara agar para pedagang kembali membuka lapak di pasar tersebut.

“Setiap ada kegiatan, kami berdayakan Pasar Karang Joang agar pedagang kembali berjualan,” kata Haemusri, Jumat (24/7/2026).

Menurutnya, aktivitas perdagangan di Pasar Karang Joang masih bersifat insidental. Pasar ramai saat ada kegiatan tertentu, namun kembali sepi setelah acara berakhir sehingga belum mampu beroperasi sebagai pasar tradisional harian.

Haemusri menjelaskan, lokasi pasar yang berada sekitar 800 meter dari Jalan Soekarno-Hatta KM 12 serta belum padatnya permukiman di sekitarnya menjadi kendala utama rendahnya jumlah pengunjung.

“Lokasinya cukup jauh dari jalan utama dan jumlah penduduk di sekitar pasar masih terbatas,” ujarnya.

Meski demikian, Disdag tetap optimistis pasar tersebut dapat berkembang seiring pertumbuhan kawasan Balikpapan Utara. Optimisme itu juga diperkuat dengan berdirinya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di samping area pasar yang diharapkan mampu menjadi penggerak aktivitas ekonomi.

“Kami yakin kehadiran koperasi dapat menjadi pemicu hidupnya kembali aktivitas ekonomi di kawasan pasar,” tutur Haemusri.

Ke depan, Disdag Balikpapan akan terus mengevaluasi strategi pemberdayaan Pasar Karang Joang agar aset publik tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal, meningkatkan aktivitas perdagangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Balikpapan Utara.

 

Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

PWI Kukar Bekali Wartawan dengan Kode Etik dan Public Speaking, Dorong Jurnalisme Berkualitas

25 Juli 2026 - 16:00 WITA

d54

Firma Hukum Elviandri Resmi Hadir di Samarinda, Bidik Peluang Besar Seiring Perkembangan IKN

25 Juli 2026 - 14:00 WITA

d50

Pemkot Balikpapan Perluas Program Bedah Rumah, Kuota RTLH Naik Jadi 250 Unit

24 Juli 2026 - 19:00 WITA

c56

Dinkes Balikpapan Perkuat Layanan Ramah Remaja, Hadirkan Konseling di Puskesmas dan Sekolah

24 Juli 2026 - 18:00 WITA

c55

Pemkot Balikpapan Dukung Perpres Pertahanan, Perkuat Pendidikan Karakter dan Nilai Keagamaan

24 Juli 2026 - 17:00 WITA

c54

Wali Kota Cup Arung Jeram 2026 Perkuat Balikpapan sebagai Destinasi Sport Tourism

24 Juli 2026 - 15:00 WITA

c52
Trending di BERITA DAERAH