Menu

Mode Gelap
Otorita IKN dan Amerika Serikat Perkuat Kolaborasi Kembangkan Nusantara sebagai Smart City Kemarau Melanda Balikpapan, DLH Tingkatkan Penyiraman Tanaman Penghijauan ISPA Naik 200 Persen, Pemkab Kukar Terapkan PJJ untuk PAUD hingga SMP Berdoa dengan Cara Berbeda, Warga Kukar Satu Harapan: Hujan Segera Turun Ribuan Warga Kukar Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun

BERITA DAERAH · 2 Sep 2026 12:00 WITA ·

ISPA Naik 200 Persen, Pemkab Kukar Terapkan PJJ untuk PAUD hingga SMP


 Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyampaikan penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa PAUD hingga SMP untuk mengurangi aktivitas anak di luar rumah di tengah meningkatnya kasus ISPA, usai salat istisqa dan doa bersama di Kantor Bupati Kukar, Rabu (2/9/2026). Foto: Fairuzzabady. Perbesar

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyampaikan penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa PAUD hingga SMP untuk mengurangi aktivitas anak di luar rumah di tengah meningkatnya kasus ISPA, usai salat istisqa dan doa bersama di Kantor Bupati Kukar, Rabu (2/9/2026). Foto: Fairuzzabady.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa mulai dari PAUD, SD hingga SMP. Kebijakan ini diambil sebagai upaya mengurangi aktivitas anak di luar rumah di tengah meningkatnya kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyampaikan kebijakan tersebut usai melaksanakan salat istisqa dan doa bersama di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kukar, Rabu (2/9/2026) pagi.

Aulia mengatakan, meski pembelajaran dilakukan dari rumah, siswa diharapkan tetap serius mengikuti kegiatan belajar dan tidak menggunakan PJJ sebagai kesempatan untuk bermain atau beraktivitas di luar rumah.

“Aktivitas anak di luar rumah harus diminimalkan,” kata Aulia.

Menurutnya, berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kukar, kasus ISPA saat ini meningkat sekitar 200 persen dibandingkan kondisi normal. Karena itu, penerapan PJJ diharapkan dapat mengurangi risiko anak terpapar penyakit.

Di sisi lain, Pemkab Kukar memastikan distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan. Teknis penyaluran akan dikoordinasikan antara pihak sekolah dan penyedia MBG sesuai kondisi masing-masing sekolah.

Aulia menegaskan, meski mekanisme distribusi dapat berbeda, hak siswa untuk memperoleh makanan bergizi tetap harus terpenuhi.

“Hak anak tetap kita pastikan terpenuhi,” ujarnya.

 

Pewarta : Fairuzzabady
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kemarau Melanda Balikpapan, DLH Tingkatkan Penyiraman Tanaman Penghijauan

2 September 2026 - 12:30 WITA

h60

Berdoa dengan Cara Berbeda, Warga Kukar Satu Harapan: Hujan Segera Turun

2 September 2026 - 11:30 WITA

h56

Ribuan Warga Kukar Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun

2 September 2026 - 11:00 WITA

h54

Padel Mulai Dilirik KONI Samarinda, Diproyeksikan Jadi Cabor Andalan

1 September 2026 - 19:00 WITA

h53

RDP Pasar Pagi Samarinda Catat 14 Persoalan, DPRD Siap Kawal Tindak Lanjut

1 September 2026 - 18:30 WITA

h52

Pemkot Samarinda Dorong Solusi Bersama Untuk Benahi Persoalan Pasar Pagi

1 September 2026 - 18:00 WITA

h51
Trending di BERITA DAERAH