KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perhimpunan Bubuhan Banjar Kayuh Baimbai Banua Kalimantan di Samarinda menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneguhkan persaudaraan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Memperkuat Ukhuwah Islamiyah dan Kepedulian Sosial Masyarakat” tersebut berlangsung di Markas DPP Perhimpunan Bubuhan Banjar Kayuh Baimbai Banua Kalimantan, Jalan Abdul Aziz Samad, Gang Hasanuddin, RT 15 Nomor 100A, Samarinda, Kamis (3/9/2026) malam.
Peringatan tersebut dihadiri para habaib, guru agama, tokoh masyarakat, pengurus organisasi, serta jamaah. Selain menjadi agenda keagamaan, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi bagi masyarakat Banjar di Kalimantan Timur.
Rangkaian acara diawali pembacaan sholawat Nabi oleh Majelis Habsy Durrul Mahabbah. Selanjutnya, jamaah mengikuti pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan Guru Helmi, kemudian dilanjutkan kembali dengan lantunan sholawat Nabi.
Ketua Umum DPP Perhimpunan Bubuhan Banjar Kayuh Baimbai Banua Kalimantan, Habib Achmad Alkaff, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para habaib, guru agama, tokoh masyarakat, serta seluruh jamaah yang telah hadir.
Ia berharap peringatan Maulid Nabi tersebut menjadi momentum yang membawa keberkahan sekaligus mempererat silaturahmi antaranggota organisasi dan masyarakat.
“Semoga acara ini mendapat keridhaan dan keberkahan dari Allah SWT,” ujar Habib Achmad.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan maupun dalam menjalankan amanah organisasi.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah agama yang disampaikan Tuan Guru Ahmad Fahmi Arifin. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah menjadikan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebagai momentum meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dan menerapkan akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW harus diwujudkan melalui perilaku yang mencerminkan persaudaraan, kepedulian, serta kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Mudah-mudahan majelis ini menjadi sebab kita mendapat syafaat Rasulullah SAW,” tuturnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H digelar DPP Perhimpunan Bubuhan Banjar Kayuh Baimbai Banua Kalimantan di Samarinda, Kamis (3/9/2026) malam, menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah, kecintaan kepada Rasulullah SAW, dan kepedulian sosial. Foto: Yana Ashari.
Tuan Guru Ahmad Fahmi Arifin juga mendoakan Habib Achmad Alkaff agar senantiasa diberikan kesehatan, perlindungan, kemudahan dalam menjalankan amanah, serta keteguhan dalam memimpin organisasi.
Dalam tausiyahnya, ia turut menekankan pentingnya menjaga persatuan umat di tengah keberagaman latar belakang masyarakat. Menurutnya, perbedaan daerah asal tidak seharusnya menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan.
Ia mencontohkan masyarakat Banjar yang berasal dari berbagai daerah seperti Amuntai, Barabai, Rantau, dan Kandangan dapat berkumpul dalam satu wadah serta membangun tujuan bersama melalui Perhimpunan Bubuhan Banjar Kayuh Baimbai.
“Berbeda daerah, tetapi tetap satu dalam Kayuh Baimbai,” katanya.
Pesan tersebut menjadi salah satu inti peringatan Maulid Nabi tahun ini. Jamaah diajak menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai landasan dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Setelah tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin Tuan Guru Ahmad Fahmi Arifin. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan pembacaan hamdalah.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut diharapkan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Nilai-nilai akhlak Rasulullah SAW diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui momentum tersebut, Perhimpunan Bubuhan Banjar Kayuh Baimbai Banua Kalimantan juga diharapkan semakin kuat menjadi wadah silaturahmi, persaudaraan, dan kepedulian sosial masyarakat Banjar di Kalimantan Timur.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















