Menu

Mode Gelap
Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan 44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

BERITA DAERAH · 28 Feb 2024 08:10 WITA ·

Mahasiswa Asal Jepang Kunjungi Lamin 1001 Mandau


 Pemberian cinderamata oleh Panglima Mandau Aji Ahmad Ismail kepada Dosen yang mewakili Universitas dari Jepang.(kumalanews.id) Perbesar

Pemberian cinderamata oleh Panglima Mandau Aji Ahmad Ismail kepada Dosen yang mewakili Universitas dari Jepang.(kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID – Sejumlah mahasiswa berasal dari negara Jepang mengunjungi Lamin 1001 Mandau yang ada di Desa Jembayan, kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), pada Selasa (27/2/2024).

Dalam kunjungan tersebut, sejumlah mahasiswa Jepang itu juga berkesempatan menyaksikan beberapa atraksi seni budaya yang disuguhkan oleh Lamin 1001 Mandau.

Tak hanya itu, kedatangan sejumlah mahasiswa dari negara Jepang ini, langsung di sambut oleh Panglima Mandau Aji Ahmad Ismail beserta keluarga besar Lamin 1001 Mandau.

Saat berada di Lamin 1001 Mandau, sejumlah mahasiswa Jepang itupun, langsung disuguhkan dengan tarian selamat datang dan dirangkai dengan pemberian cinderamata oleh Panglima Mandau Aji Ahmad Ismail kepada Dosen yang mewakili Universitas dari Jepang.

Saat dijumpai, salah satu mahasiswi asal Jepang bernama Yui Kawanami, mengaku senang bisa menyaksikan atraksi seni budaya di Lamin 1001 Mandau. Menurutnya, hal sangat unik dan menarik. Pasalnya, ia baru pertama kali melihat secara langsung akan pertunjukan tersebut.

Tak hanya itu, Yui Kawanami juga sangat kagum dengan Lamin 1001 Mandau. Dimana tempat tersebut, memilih keindahan yang khas serta banyak menyimpan benda-benda pusaka dari berbagai etnis.

“Ada beberapa etnik di Indonesia, salah satunya etnik Dayak. Dimana orang-orangnya sangat menarik dan cantik, ini akan selalu tersimpan dipikiran saya,” ucapnya.

“Tentu ini saya harus menceritakan kepada teman-teman saya di Jepang, dan ini merupakan moment yang bersejarah,” sambungnya.

Senada dengan Masanori, yang juga merupakan mahasiswa asal Jepang ini, mengaku kagum dengan suguhan atraksi seni budaya yang ada di Lamin 1001 Mandau.

Tak hanya itu, Masanori juga mengaku selain bisa menyaksikan atraksi seni budaya secara langsung, ia bersama teman-tamannya juga dapat melihat koleksi Mandau terbesar yang ada Lamin 1001 Mandau.

“Budaya indonesia sangat menarik dan unik Khususnya etnik Dayak, dan acara ini sangat menghibur,” ungkapnya.

“Saya mengambil banyak foto dan video, jadi saya ingin menunjukkannya kepada teman-teman saya di Jepang dan berbagi pengalaman hebat saya ini,” tutupnya.

Selain itu, sejumlah mahasiswa dari Jepang ini juga mendapatkan beberapa informasi tentang pembuatan Mandau terbesar, yang saat ini menjadi koleksi terpopuler di Lamin 1001 Mandau.(fz)

Artikel ini telah dibaca 318 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan

11 September 2026 - 22:00 WITA

i70

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir

11 September 2026 - 21:00 WITA

i69

Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS

11 September 2026 - 20:00 WITA

i68

Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan

11 September 2026 - 19:00 WITA

i67

44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

11 September 2026 - 18:00 WITA

i66

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Pembayaran PT WATS, Tim Investigasi Segera Dibentuk

11 September 2026 - 17:00 WITA

i65
Trending di BERITA DAERAH