Menu

Mode Gelap
Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan 44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

BERITA DAERAH · 17 Mar 2024 11:30 WITA ·

Bangun Ibu Kota Nusantara, Otorita IKN dan Kamajaya Bersinergi Gelar Seminar Nasional dan Sosialisasi LoS Pengelolaan Gedung dan Kawasan


 Bangun Ibu Kota Nusantara, Otorita IKN dan Kamajaya Bersinergi Gelar Seminar Nasional dan Sosialisasi LoS Pengelolaan Gedung dan Kawasan.(biro_SDM_humas_ikn) Perbesar

Bangun Ibu Kota Nusantara, Otorita IKN dan Kamajaya Bersinergi Gelar Seminar Nasional dan Sosialisasi LoS Pengelolaan Gedung dan Kawasan.(biro_SDM_humas_ikn)

KUMALANEWS.ID – Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penetapan standar kualitas layanan serta pengukuran dan evaluasi Level of Service (LoS), Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Keluarga Alumni Universitas Atma Jaya Yogyakarta (Kamajaya) telah sukses menggelar Seminar Nasional dan Sosialisasi LoS Pengelolaan Gedung dan Kawasan pada Sabtu, (16/03/2024).

Kegiatan yang berlangsung di Universitas Atma Jaya Kampus II, Daerah Istimewa Yogyakarta ini diselenggarakan di bawah koordinasi Kedeputian Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Direktorat Pengelolaan Gedung, Kawasan, dan Perkotaan.

Tenaga Ahli Pimpinan Bidang Manajemen Perkotaan Otorita IKN sekaligus Ketua Umum Kamajaya, Dr. Ir. D. Viby Indrayana, MM.,MT.,IPU.,ASEAN.Eng.,ACPE,  menekankan pentingnya kolaborasi dengan akademisi untuk mewujudkan pembangunan yang Smart, Green, dan Sustainable.

“Penyusunan LoS yang turut melibatkan akademisi dari Universitas Atma Jaya dan Universitas Gadjah Mada ini menjadi living document atau dokumen tumbuh yang akan digunakan sebagai acuan pembangunan IKN hingga tahun 2045 mendatang,” ujarnya.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Ir. Iwan Suprajipto, ST., MT turut menyampaikan bahwa standardisasi untuk konsep bangunan gedung harus disusun dan dijadikan pedoman pembangunan dan pengelolaan, terlebih konsep Ibu Kota Nusantara ini berbeda dengan kota-kota lainnya.

“Jadi kita punya tugas untuk mengatur pemanfaatan dan pengelolaannya. Apabila nanti implementasinya berjalan dengan baik, tentunya manfaatnya akan dirasakan oleh semua orang; salah satunya dengan memperpanjang usia masa layak bangunan hingga waktu optimal bahkan lebih sehingga mampu mewujudkan kota yang nyaman dan nikmat untuk semua,” ujarnya.

WhatsApp Image 2024 03 17 at 18.03.30 scaled

Bangun Ibu Kota Nusantara, Otorita IKN dan Kamajaya Bersinergi Gelar Seminar Nasional dan Sosialisasi LoS Pengelolaan Gedung dan Kawasan.(biro_SDM_humas_ikn)

Berkaitan dengan hal tersebut, ketua panitia acara, Ar. Blasius Lukkie Putranto, S.T., IAI., HDII., mengatakan “Kami berharap dapat terjadi perbaikan signifikan dalam manajemen infrastruktur dan layanan perkotaan. Terlebih, hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam membangun IKN yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi. Dukungan dari berbagai pihak, seperti otoritas pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, akademisi, dan pelaku industri, menegaskan pentingnya kolaborasi untuk mencapai konsensus dalam penetapan standar kualitas layanan yang diinginkan.”

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, antara lain; Direktur Pembiayaan Otorita IKN, Muhammad Naufal Aminuddin, ST., MM., Direktur Rumah Susun Kementerian PUPR, Aswin Grandiarto Sukahar, S.T., MB.Env., Direktur Kepatuhan Intern Direktorat Jenderal Bina Marga Vincentius Untoro Kurniawan, S.T., M.M., M.T, Komite Keselamatan Konstruksi Kementerian PUPR, Ir. Akhmad Suraji., Wakil Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Yosef Daryanto ST., MSc., PhD., Direktur Utama Adhi Persada Gedung, Ir. Yan Arianto, ST., MM., serta jajaran terkait lainnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan kuat dari berbagai pihak seperti Avian Brands, Adhi Karya, Juma Berlian Exim, Moritz Hospitality, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Graha Pondasi Semesta, Pusat Pembinaan Pelatihan UI, Keamanan, dan Lingkungan (K3L), Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO), serta Kamar Dagang Indonesia.(biro_SDM_humas_ikn)

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan

11 September 2026 - 22:00 WITA

i70

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir

11 September 2026 - 21:00 WITA

i69

Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS

11 September 2026 - 20:00 WITA

i68

Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan

11 September 2026 - 19:00 WITA

i67

44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

11 September 2026 - 18:00 WITA

i66

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Pembayaran PT WATS, Tim Investigasi Segera Dibentuk

11 September 2026 - 17:00 WITA

i65
Trending di BERITA DAERAH