Menu

Mode Gelap
Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan 44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

BERITA DAERAH · 27 Mei 2024 13:20 WITA ·

Disdikbud Kukar Kembali Menggelar Event Budaya “Bensamar Cultural Festival”


 Kepala Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara, Thauhid Afrilian Noor.(kumalanews.id) Perbesar

Kepala Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara, Thauhid Afrilian Noor.(kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menggelar event budaya bertajuk “Festival Budaya Bensamar” (Bensamar Cultural Festival) tahun 2024. Kegiatan tersebut akan berlangsung mulai dari 30 Mei hingga 1 Juni 2024 mendatang, di Kampong Tuha Kutai Bensamar, Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong, Kukar.

“Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis 30 Mei 2024, pukul 14.00 WITA, didahului dengan tradisi penyambutan tamu, Pelas Kampong serta Penyalaan Obor Brong sebanyak 4 buah,” ujar Kepala Disdikbud Kukar Thauhid Afrilian Noor, pada Senin (27/5/2024).

“Selama 3 hari 3 malam berturut-turut sejak tanggal 30 Mei, akan diadakan kegiatan permainan tradisional Kutai serta ditampilkan juga berbagai pertunjukan budaya dan kesenian lokal,” sambung Thauhid Afrilian Noor.

Lebih lanjut Thauhid Afrilian Noor mengemukakan, Bensamar Cultural Festival nantinya akan mempersembhakan pertunjukan tari dan musik tradisi maupun kreasi lain, seperti Sri Bangun Art Kota Bangun, Puandara Kedang Ipil serta dimeriahkan juga dengan Kelompok Musik Pelandok Bersayap dan Orkes Sekar Kedaton.

Thauhid Afrilian Noor menegaskan, Bensamar Culturak Festival 2024 ini merupakan bagian dari program Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutai Kartanegara, khususnya dalam kegiatan pelestarian sejarah, pengembangan kebudayaan lokal, penguatan bahasa daerah serta pembinaan kelompok seni masyarakat.

“Program ini sejalan dengan misi besar Bupati Kutai Kartanegara sejak awal, yaitu peningkatan sumber daya manusia yang berakhlak mulia, unggul dan berbudaya,” ungkapnya.

“Misi itu diterjemahkan oleh Disdikbud Kukar dalam program dan kegiatan seperti pembinaan, pendampingan festival adat  dan seni budaya masyarakat, penguatan penggunaan bahasa Kutai, hingga kegiatan kebudayaan lainnya,” imbuhnya.

Thauhid Afrilian Noor berharap, melalui program dan kegiatan seperti  ini akan bisa lebih sinergi dengan misi besar Pemajuan Kebudayaan Nasional, yaitu menempatkan pemajuan serta pelestarian kebudayaan sebagai landasan dari pembangunan karakter bangsa serta ketahanan bernegara.

Menurutnya, Kampong Tuha Kutai Bensamar dijadikan salah satu pusat kegiatan budaya karena di dusun tersebut hingga saat ini sebagian besar masih dihuni oleh suku Kutai asli, yang secara turun temurun tetap mempertahankan serta melestarikan adat dan tradisi klasik suku Kutai.

Tak hanya itu, Kampong Bensamar yang saat ini sebagian besar dihuni oleh suku Kutai dari puak Kedang dan puak Lampong di masa lalu merupakan salah satu tempat istirahat kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Karena hal tersebut, hubungan antara keadatan Kampong Bensamar dengan Kesultanan Kutai Kartanegara masih sangat baik hingga saat ini.

“Harapan kami Bensamar Cultural Festival 2024 ini dapat diapresiasi oleh masyarakat, sebagai upaya keras Pemerintah Daerah untuk tetap menjaga dan melestarikan adat tradisi masyarakat Kutai ditengah abad modernitas,” sebut Thauhid Afrilian Noor.

“Serbuan paradigma modern tersebut memang tak bisa ditolak namun masih sangat bisa untuk di filter sedemikian rupa, melalui kekuatan dan ketahanan bud ya lokal,” tambah Thauhid Afrilian Noor.

Thauhid Afrilian Noor juga mengajak dan mengundang seluruh lapisan masyarakat Kutai Kartanegara, termasuk masyarakat kaltim untuk datang serta melakukan interaksi budaya di Bensamar Cultural Festival 2024, guna mengenal lebih dekat sekaligus mendalami kekuatan dan kekayaan khasanah budaya Kutai yang sangat megah.

Dalam hal itu, Thauhid Afrilian Noor juga  menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut bersinergi serta berkolaborasi dalam mewujudkan kegiatan ini secara baik dan lancar, terutama kepada Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-21, Aji Muhammad Arifin, Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah, Sempekat Keroan Kutai, Komunitas Serikat Budaya, Awak Media, pegiat budaya dan komunitas kreatif yang ada di Kukar.

“Mari kita dukung terus misi penguatan budaya lokal di odah etam,” tutupnya.(adv/disdikbud kukar/alf/ruz)

Artikel ini telah dibaca 135 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan

11 September 2026 - 22:00 WITA

i70

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir

11 September 2026 - 21:00 WITA

i69

Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS

11 September 2026 - 20:00 WITA

i68

Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan

11 September 2026 - 19:00 WITA

i67

44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

11 September 2026 - 18:00 WITA

i66

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Pembayaran PT WATS, Tim Investigasi Segera Dibentuk

11 September 2026 - 17:00 WITA

i65
Trending di BERITA DAERAH