Menu

Mode Gelap
Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan 44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

BERITA DAERAH · 17 Sep 2024 14:15 WITA ·

Pj Bupati PPU Makmur Marbun Merasa Sedih Masih Ada THL 20 Tahun Mengabdi Tak Kunjung Dipromosikan


 Pj Bupati Penajam Paser Utara, Makmur Marbun Perbesar

Pj Bupati Penajam Paser Utara, Makmur Marbun

KUMALANEWS.ID, PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun berharap, agar semua Tenaga Harian Lepas (THL) yang ada dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU dapat dipromosikan.

Pasalnya, Pemkab PPU mendapatkankan kuota tambahan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sebanyak 2713 orang.

Lebih lanjut Makmur Marbun mengemukakan bahwa, dari hasil komunikasi yang ia bangun bersama THL yang dilingkungan Pemkab PPU, dirinya menemukan masih banyak THL yang sejatinya sudah puluhan tahun mengabaikan, namun tidak terakomodir dalam penerimaan PPPK yang sebelumnya.

“Sangat disayangkan masih ada THL kita yang sudah 20 tahun lebih mengabdi namun tidak kunjung dipromosikan menjadi PPPK,” ungkapnya, Selasa (17/9/2024).

“Oleh sebab itu, dengan adanya penambahan kuota sebanyak 2713, saya berharap bisa memprioritaskan THL yang ada dan mengakomodir semuanya,” imbuhnya.

Baca juga Pemkab PPU Segara Realisasikan Bantuan Program Pendidikan Untuk 12 Pondok Pesantren di Benuo Taka https://kumalanews.id/2024/09/17/pemkab-ppu-segara-realisasikan-bantuan-program-pendidikan-untuk-12-pondok-pesantren-di-benuo-taka/

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Penajam Paser Utara (PPU), Tohar menyebut bahwa, saat ini pihaknya sudah menerima semua data yang ada. Namun, untuk pengangkatan PPPK masih dalam upaya persiapan.

Menurutnya, salah satu faktor utama adalah keuangan daerah, dan dimana hal tersebut yang menjadi bahan pertimbangan secara khusus untuk memenuhi kuota yang sudah diberikan oleh pemerintah pusat.

“Apa yang disampaikan Pj Bupati tentu sangat ideal, kita juga berharap seperti itu, namun memang untuk memenuhinya kita perlu melihat kemampuan keuangan daerah,” sebut Tohar.

“Saat ini masih kita meracik, untuk bagaimana caranya agar kuota yang tersedia tidak sia-sia dan kita mampu mengakomodir semua THL yang sudah mengabdi cukup lama di lingkungan Pemkab PPU,” pungkas Tohar.(adv)

Artikel ini telah dibaca 85 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan

11 September 2026 - 22:00 WITA

i70

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir

11 September 2026 - 21:00 WITA

i69

Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS

11 September 2026 - 20:00 WITA

i68

Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan

11 September 2026 - 19:00 WITA

i67

44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

11 September 2026 - 18:00 WITA

i66

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Pembayaran PT WATS, Tim Investigasi Segera Dibentuk

11 September 2026 - 17:00 WITA

i65
Trending di BERITA DAERAH