Menu

Mode Gelap
Lima Hari Pencarian, Operasi SAR Nelayan Hilang di Muara Berau Resmi Ditutup Banggar DPRD Samarinda Kaji Draf KUA-PPAS 2027, Fokus pada Fiskal dan Peningkatan PAD Bapemperda DPRD Samarinda Rampungkan Finalisasi Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Banggar DPRD Samarinda Prioritaskan Program Masyarakat di Tengah Keterbatasan Fiskal 2027 DPRD Samarinda Dukung Upskilling 1.200 Guru, Perkuat Transformasi Digital Sekolah

BERITA DAERAH · 18 Sep 2024 12:15 WITA ·

Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Ke-21 Aji Muhammad Arifin Jalani Prosesi Ritual Beluluh Awal Sebelum Pelaksanaan Erau Dimulai


 Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Ke-21 Aji Muhammad Arifin Jalani Prosesi Ritual Beluluh Awal Sebelum Pelaksanaan Erau Dimulai Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Persiapan pesta adat dan budaya Erau Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura mulai terasa di Kota Raja Tenggarong.

Sebelum mengawali pelaksanaan Erau Adat Pelas Benua di tahun ini, kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura terlebih dahulu melaksanakan Ritual Sakral yang bernama Beluluh Awal Sultan.

Upacara Ritual Beluluh Awal Sultan ini berlangsung di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura yang dilakukan oleh Sultan Kutai Aji Muhammad Arifin, pada Rabu (18/9/2024) pagi.

Sejumlah persiapan pun telah disediakan untuk melaksanakan Ritual Beluluh Awal Sultan tersebut, seperti balai bambu kuning bertiang 41 buah yang dilapisi kain serba kuning dan beberapa bahan lainnya.

Sebelum ritual beluluh awal sultan dilakukan, terdapat sebuah balai bambu kuning yang terpampang di tengah-tengah ruang Kedaton serta sejumlah sesajen persiapan Ritual.

Tak hanya itu saja, pada Ritual ini juga terdapat sejumlah tempat penginangan serta penduduk yang berisi beras, pisang, kelapa dan sesajen lainnya yang akan digunakan kerabat Kesultanan dan para Pawang Upacara Adat.

Upacara Adat ini berlangsung dengan hidmat yang dilakukan Sultan Kutai Aji Muhammad Arifin, dan kemudian menuju ke balai bertungkat 41 buah yang terbuat dari bambu kuning.

Setelah Sultan duduk ditingkat ketiga balai bambu yang berlapis kain serba kuning, selanjutnya dilakukan pembacaan mantra oleh Pawang acara Ritual. Kemudian Pawang menanyakan kepada Sultan, apa yang dimohonkan kepada Sang Pencipta.

Baca juga Berikan Penghormatan Kepada Pj Bupati Penajam Paser Utara Makmur Marbun, Pegawai Dilingkungan Pemkab PPU Gelar Apel Gabungan https://kumalanews.id/2024/09/18/berikan-penghormatan-kepada-pj-bupati-penajam-paser-utara-makmur-marbun-pegawai-dilingkungan-pemkab-ppu-gelar-apel-gabungan/

Namun, ada dua penawaran yang dilakukan oleh Pawang yakni memohon keselamatan, kesehatan panjang umur hingga terhindar dari penyakit bagi Sultan dan beserta keluarga, serta memohon keselamatan untuk seluruh masyarakat Kutai Kartanegara khususnya dan Kalimantan Timur umumnya.

Sultan pun meminta keduanya. Setelah itu pawang acara kembali membacakan mantra serta empat orang kerabat Keraton berdiri di empat sisi sudut kiri dan kanan Sultan, sambil membentangkan kain kuning yang disebut Kirab Tuhing.

Di iringi pembacaan mantar dari pawang acara melakukan Ritual Tepong Tawar kepada Sultan Kutai, dan selanjutnya Sultan turun dari balai untuk melakukan prosesi Ketikai lepas dengan sejumlah orang terpilih.

“Prosesi ini merupakan upacara adat yang bertujuan untuk mensucikan Sultan dari berbagai hal negative serta memohon keselamatan bagi warga Kukar selama Erau berlangsung nantinya,” terang Pangeran Noto Negoro, kerabat Kesultanan Kutai Ing Martadipura.

Acara ini sendiri berlangsung secara hidmat, para tamu yang datang pun tidak beranjak dari tempat duduknya untuk menyaksikan Upacara Ritual tersebut.

Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan agar masyarakat Kutai Kartanegara untuk tetap mencintai budaya kutai serta melestarikannya. Sehingga Kebudayaan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura di kenal diseluruh penjuru dunia.

Pada kesempatan itu pula, turut hadir Asisten 1 Setkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat, unsur Forkopimda Kukar dan sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Kukar serta kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura hingga tamu undangan lainnya.(fin/ruz)

Artikel ini telah dibaca 122 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Lima Hari Pencarian, Operasi SAR Nelayan Hilang di Muara Berau Resmi Ditutup

21 Juli 2026 - 17:00 WITA

c21

Banggar DPRD Samarinda Kaji Draf KUA-PPAS 2027, Fokus pada Fiskal dan Peningkatan PAD

21 Juli 2026 - 16:00 WITA

c20

Bapemperda DPRD Samarinda Rampungkan Finalisasi Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

21 Juli 2026 - 15:00 WITA

c19

Banggar DPRD Samarinda Prioritaskan Program Masyarakat di Tengah Keterbatasan Fiskal 2027

21 Juli 2026 - 14:00 WITA

c18

DPRD Samarinda Dukung Upskilling 1.200 Guru, Perkuat Transformasi Digital Sekolah

21 Juli 2026 - 13:00 WITA

c17

Ribuan Guru Samarinda Ikuti Upskilling AI, Pemkot Perkuat Transformasi Digital Sekolah

21 Juli 2026 - 12:00 WITA

c16
Trending di BERITA DAERAH