Menu

Mode Gelap
DPRD Kukar Terima Aksi Massa, Fraksi PDIP Sampaikan Permohonan Maaf Ratusan Massa Kepung DPRD Kukar, Desak Ketua DPRD Mundur Layanan Kesehatan Harus Tanpa Hambatan, DPRD Samarinda Soroti Kebijakan BPJS dan Pelayanan Puskesmas Hardiknas 2026, DPRD Samarinda Tekankan Kualitas Pendidikan dan Kesejahteraan Guru Kasus Kekerasan Seksual Meningkat, DPRD Samarinda Tekankan Edukasi dan Pendampingan Korban

BERITA DAERAH · 16 Mei 2025 20:15 WITA ·

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Pedagang Buah Terapung yang Tenggelam di Sungai Mahakam


 Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Pedagang Buah Terapung yang Tenggelam di Sungai Mahakam Perbesar

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Operasi pencarian terhadap seorang pedagang buah terapung bernama Rivaldi (22) yang dilaporkan tenggelam di Perairan Sungai Mahakam, Kecamatan Palaran, Samarinda, memasuki hari kedua. Hingga pencarian dihentikan sementara pada sore hari ini, korban masih belum ditemukan, pada Jumat (16/05/2025).

Menurut data yang diterima dari Pos SAR Samarinda, korban terakhir terlihat di sekitar lokasi kejadian perkara (LKP) di Sungai Mahakam pada tanggal 15 Mei 2025. Dalam Operasi SAR hari kedua ini, tim SAR gabungan melakukan pencarian sejauh 2 KM dari titik LKP dengan cakupan area seluas 2,2 KM².

Pencarian dibagi menjadi dua SRU. SRU I menyisir sisi utara LKP menggunakan rubber boat Basarnas, perahu milik Disdamkar Samarinda, dan speed boat KP3 Samarinda ke arah timur tenggara. Sementara SRU II menyisir sisi selatan dengan dukungan speed boat Ditpolairud, perahu relawan, dan perahu milik keluarga korban.

Kepala Kantor SAR Balikpapan, Dody Setiawan, menyampaikan bahwa tim gabungan telah berupaya maksimal dalam proses pencarian hari ini.

“Kami sudah mengerahkan berbagai alut dan unsur gabungan untuk mempercepat pencarian korban. Namun, hingga sore ini korban belum berhasil ditemukan. Kendala yang kami hadapi di lapangan antara lain arus sungai yang deras dan lalu lintas kapal yang cukup padat di sekitar dermaga Palaran,” ujar Dody.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa operasi pencarian akan dilanjutkan kembali esok hari pada pukul 07.00 WITA.

Sebanyak lebih dari 10 unsur terlibat dalam operasi ini, termasuk Basarnas, TNI-Polri, relawan, serta pihak keluarga.

Dody menegaskan, tim SAR gabungan akan terus berupaya maksimal untuk menemukan korban dan meminta doa serta dukungan masyarakat agar operasi berjalan lancar. (*)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Kukar Terima Aksi Massa, Fraksi PDIP Sampaikan Permohonan Maaf

4 Mei 2026 - 17:00 WITA

demo0005

Ratusan Massa Kepung DPRD Kukar, Desak Ketua DPRD Mundur

4 Mei 2026 - 16:00 WITA

demo0003

Layanan Kesehatan Harus Tanpa Hambatan, DPRD Samarinda Soroti Kebijakan BPJS dan Pelayanan Puskesmas

4 Mei 2026 - 15:00 WITA

dprdkota15

Hardiknas 2026, DPRD Samarinda Tekankan Kualitas Pendidikan dan Kesejahteraan Guru

4 Mei 2026 - 14:00 WITA

dprdkota14

Kasus Kekerasan Seksual Meningkat, DPRD Samarinda Tekankan Edukasi dan Pendampingan Korban

4 Mei 2026 - 13:00 WITA

dprdkota13

Warga Muara Jawa Desak Tambang Kembali Beroperasi, Ribuan Pekerja Terdampak

4 Mei 2026 - 11:00 WITA

demo0001
Trending di BERITA DAERAH