Menu

Mode Gelap
Jailani dan Muhammad Bunga Ashab Terpilih Sebagai Ketua dan Sekertaris AMSI Wilayah Kepri Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal IKN Evaluasi Kinerja 2025 dan Susun Rencana Kerja 2026 Harga Terjangkau untuk Warga, Otorita IKN Luncurkan Gerakan Pangan Murah di Kawasan Nusantara Otorita IKN Terus Hadirkan Program Cek Kesehatan Gratis, Perluas Akses Layanan Kesehatan di Nusantara Sosialisasi SPBE dan Pemerintahan Digital Dorong Akselerasi Transformasi Menuju Indonesia Digital 2045

BERITA DAERAH · 12 Sep 2024 14:15 WITA ·

Puskesmas di PPU Masih Minim Tenaga Kesehatan


 Kepala Dinas Kesehatan Penajam Paser Utara Jansje Grace Makisurat (kanan) Perbesar

Kepala Dinas Kesehatan Penajam Paser Utara Jansje Grace Makisurat (kanan)

KUMALANEWS.ID, PENAJAM – Keterbatasan tenaga kesehatan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih menjadi PR besar untuk Benuo Taka. Dimana Dinas Kesehatan (Dinkes) PPU terus berupaya untuk memaksimal tenaga yang ada, sembari mendorong penambahan tenaga kesehatan.

Dalam hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Penajam Paser Utara Jansje Grace Makisurat menerangkan bahwa, berdasarkan data yang dimiliki Dinkes PPU, saat ini masih ada kekurangan sekitar 180 tenaga medis.

Menurutnya, berdasarkan data 2023 lalu dari 280 orang yang diminta oleh Dinkes PPU, baru 100 tenaga medis yang bisa terakomodir melalui Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Dimana hal tersebut, belum termasuk dengan kebutuhan dokter untuk di tingkat Puskesmas yang ada di PPU. Pasalnya, saat ini masih senderung dibawa standar kuota seharunya.

“Kalau bicara kebutuhan tenaga medis tentu masih kurang, khususnya untuk dokter, ungkap Jansje Grace Makisurat, saat ditemui pada Kamis (12/9/2024).

“Kalau mengacu pada standar untuk puskesmas besar setidaknya memiliki 4 dokter dan untuk puskesmas kecil minimal 2,” sambung Jansje Grace Makisurat.

“Namun untuk puskesmas yang saat ini kita miliki masi rata-rata memiliki 2-3 dokter, padahal ini Puskesmas memilik peran yang lebih vital karena bersifat tidak hanya menunggu pasien,” sambung Grace.

Lebih lanjut Jansje Grace Makisurat mengembangkan bahwa, untuk puskesmas saat ini masih rata-rata memiliki 2 hingga 3 dokter. Padahal, puskesmas mempunyai peran yang vital, karena tidak hanya menunggu pasien saja.

Oleh sebab itu, Jansje Grace Makisurat juga berharap, di penghujung tahun 2024 ini, selain penambahan dokter, seluruh tenaga medis yang berstatuskan Tenaga Harian Lepas (THL) nantinya dapat terakomodir keseluruhan. Sehingga, kedepannya tinggal mikirikan penambahan tenaga medis yang dibutuhkan.

“Harapan kami untuk kuota P3K PPU tahun ini bisa mengakomodir THL tenaga medis yang selama ini sudah berjuang, sembari mencari solusi bersama untuk menambah tenaga dokter khusunya yang ada di Puskesmas kita,” pungkas Jansje Grace Makisurat.(adv)

Artikel ini telah dibaca 110 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Hebat di Anggana, Tiga Anak Meninggal dan Delapan KK Kehilangan Rumah

11 Desember 2025 - 17:00 WITA

ber9

Ketua Askab PSSI Kukar Dorong Penguatan Semangat Sepak Bola di Lingkungan OPD

11 Desember 2025 - 14:30 WITA

ber8

Bupati Cup Mini Soccer Antar OPD, Dispora Kukar Dorong Prestasi ASN dan Perkuat Kebersamaan

11 Desember 2025 - 13:30 WITA

ber7

Jelang Nataru, Pemkot Samarinda Intensifkan Sidak Bapokting: Stok Aman, Harga Terpantau Stabil

10 Desember 2025 - 16:30 WITA

ber6

Sidak Bapokting Jelang Natal dan Tahun Baru, Komisi II DPRD Samarinda Pantau Ketersediaan dan Harga di Sejumlah Titik

10 Desember 2025 - 16:00 WITA

ber5

Arif Kurniawan Paparkan Hasil Reses, Soroti Infrastruktur, PDAM, dan PJU di Sungai Kunjang

10 Desember 2025 - 15:00 WITA

ber4
Trending di BERITA DAERAH