Menu

Mode Gelap
DPRD Kediri Pelajari Sekolah Digital di Samarinda, Siapkan Pengembangan Pendidikan Modern DPRD Kediri Studi Banding ke Samarinda, Bahas Transformasi Pendidikan Digital di Era Modern DPRD Samarinda Tunggu SLF Terowongan Rampung, Deni: Jangan Sampai Proyek Belum Siap Dipaksakan Berfungsi Warga Sukaraja Dilibatkan dalam Penataan Drainase IKN, Otorita Dorong Pemberdayaan Masyarakat Dari Secangkir Kopi hingga Peluang Usaha, Ekonomi Warga Mulai Bergeliat di Kawasan IKN

BERITA DAERAH · 27 Jan 2025 14:15 WITA ·

12 RT di Kelurahan Maluhu Tenggarong Terdampak Banjir


 12 RT di Kelurahan Maluhu Tenggarong Terdampak Banjir Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Belasan RT di Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) terdampak banjir, pada Senin (27/01/2025).

Dimana puluhan pemukiman warga di terendam air, yang disebabkan oleh curah hujan cukup tinggi sejak Minggu (26/01/2025) kemarin.

Meski puluhan pemukiman warga terendam, namun aktifitas warga yang terdampak banjir masih berjalan normal.

Saat dijumpai, warga RT 03 Kelurahan Maluhu, Sindelir mengatakan, air mulai masuk kedalam rumahnya sejak pukul 18.00 Wita sore hari, pada Minggu (26/01/2025) dengan ketinggian mencapai 25 Centimeter

Meski saat ini air mulai berangsur surut, namun Sinderil bersama keluarga tetap selalu waspada. Mengingat, kondisi cuaca masih belum stabil.

“Air masuk ke rumah kami sore hari, dengan ketinggian 25 Centimeter,” singkat Sinderil.

Sementara itu, Lurah Maluhu Tri Joko Kuncoro menyebut, sebanyak 12 RT di Kelurahan Maluhu yang terdampak banjir dan menyebabkan puluhan terendam air.

Tri Joko Kuncoro mengungkap bahwa, faktor utama yang menyebabkan banjir ini adalah dimana kondisi air sungai Mahakam sedang pasang, sehingga air tidak bisa mengalir dengan cepat.

Tak hanya itu, banjir ini disebabkan curah hujan yang cukup tinggi sejak Minggu (25/01/2025) kemarin, dan juga adanya pembangunan drenase yang belum rampung 100 persen di beberapa titik.

“Dalam hal itu, kami akan terus memantau kondisi di beberapa titik, yang disinyalir menyebabkan air tidak lancar mengalir,” ujar Tri Joko Kuncoro.

Tri Joko Kuncoro juga menegaskan bahwa, pihaknya akan melakukan pendataan kepada warga yang Terdampak di 12 RT. Dan apabila air tidak berangsur surut, maka Kelurahan Maluhu mendirikan tenda dapur umum serta penampungan sementara.

“Selain merendam puluhan rumah di kelurahan Maluhu, banjir ini juga menyebabkan puluhan hektar sawah terendam air, bahkan puluhan kelompok budidaya ikan pun ikut terdampak,” tutup Tri Joko Kuncoro.(fin/ruz)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Kediri Pelajari Sekolah Digital di Samarinda, Siapkan Pengembangan Pendidikan Modern

20 Mei 2026 - 16:00 WITA

dprdkediri01

DPRD Kediri Studi Banding ke Samarinda, Bahas Transformasi Pendidikan Digital di Era Modern

20 Mei 2026 - 15:00 WITA

dprdkota45

DPRD Samarinda Tunggu SLF Terowongan Rampung, Deni: Jangan Sampai Proyek Belum Siap Dipaksakan Berfungsi

20 Mei 2026 - 14:00 WITA

dprdkota44

PWI Kukar dan Diskominfo Perkuat Sinergi, Dorong Kompetensi Wartawan dan Keterbukaan Informasi

19 Mei 2026 - 14:00 WITA

pwi001

DPRD Samarinda Soroti Infrastruktur dan Lingkungan, Arif Kurniawan: Pembangunan Jangan Abaikan Risiko Banjir

19 Mei 2026 - 13:00 WITA

dprdkota43

DPRD Samarinda Prihatin Munculnya “Kampung Narkoba”, Aris Mulyanata Dorong Pengawasan dan Edukasi Diperkuat

19 Mei 2026 - 12:00 WITA

dprdkota42
Trending di BERITA DAERAH