Menu

Mode Gelap
282 Botol Miras Ilegal Disita, Satpol PP Samarinda Tegas Tindak Pelanggar Mini Soccer Persahabatan Smanda Tenggarong dan PWI Kukar, Perkuat Silaturahmi Lewat Olahraga Jumat Bersih Polres Kukar, Pererat Kebersamaan dan Wujudkan Tempat Ibadah yang Nyaman Polsek Muara Jawa Ringkus Pengedar Sabu, 42 Paket Narkoba Disita Dua Pengedar Sabu di Sebulu Ditangkap, Polres Kukar Amankan 10 Paket Sabu dan Jutaan Rupiah

BERITA DAERAH · 21 Feb 2025 11:15 WITA ·

Pemdes Jonggon Desa Kenalkan Nama Asli Wisata Batu Lepek


 Pemdes Jonggon Desa Kenalkan Nama Asli Wisata Batu Lepek Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Desa (Pemdes) Jonggon Desa, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan berbagai upaya untuk mengenalkan nama asli salah satu objek wisata yang potensial di daerahnya.

Dikenal sebagai objek wisata Batu Lepek, Pemdes Jonggon Desa melakukan sosialisasi terhadap pengunjung dan juga para mahasiswa yang ingin menikmati keindahannya.

“Tidak hanya pengunjung, para mahasiswa sering kita bawa ke wisata ini,” ujar Sekretaris Desa (Sekdes) Jonggon Desa, Dedi Suganda, Jum’at (21/02/2025).

Lebih lanjut Dedi Suganda mengemukakan bahwa, nama asli wisata ini adalah Keham Pehuluan yang namanya mulai digantikan oleh Batu Lepek. Karena, karakteristik bebatuan yang menjadi ciri khas daerah tersebut.

Oleh karena itulah, dengan berbagai macam cara Pemdes Jonggon Desa berusaha untuk mengembalikan nama asli wisata tersebut.

Menurut Dedi Suganda, Keham Pehuluan memiliki potensi cukup besar menarik perhatian para pelancong lokal dari berbagai daerah.

Bukan tanpa alasan, dengan keindahan alam yang asri, Keham Pehuluan telah dikunjungi mahasiswa dari kota-kota besar di Indonesia.

“Dulu pernah ada mahasiswa dari luar daerah datang berkunjung ke desa Jonggon Desa untuk meneliti,” ungkap Dedi Suganda.

“Kemudian, mereka berkunjung ke Keham Pehuluan dan berenang di sana sampai lupa waktu,” sambung Dedi Suganda.

Dedi Suganda mengungkapkan bahwa, objek wisata ini memiliki potensi cukup besar. Sehingga, perlu adanya dukungan pemerintah daerah untuk membangun sarana dan prasarana pendukung lainnya.

Dimana hal tersebut, dikarenakan Keham Pehuluan masih minim infrastruktur terutama akses jalan yang membuat para pengunjung berpikir dua kali untuk berkunjung.

“Semoga kedepannya banyak pembangunan Sapras yang dapat memberikan kenyamanan bagi para pengunjung Keham Pehuluan,” tutup Dedi Suganda.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 171 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

282 Botol Miras Ilegal Disita, Satpol PP Samarinda Tegas Tindak Pelanggar

31 Mei 2026 - 15:00 WITA

pol01

Jumat Bersih Polres Kukar, Pererat Kebersamaan dan Wujudkan Tempat Ibadah yang Nyaman

30 Mei 2026 - 09:00 WITA

polreskukar01

Tersasar di Hutan Sepaku, Rofik Ditemukan Selamat Setelah Operasi SAR

28 Mei 2026 - 19:00 WITA

hutan01

Sangkuliman Tampilkan Pesona Ekowisata dan Budaya Lokal

28 Mei 2026 - 09:00 WITA

703092475 122275769672165445 671834973514103866 n

Tinjau Penyembelihan Kurban di Sejumlah Titik, Bupati Kukar Dorong Semangat Berbagi dan Kepedulian Sosial

27 Mei 2026 - 16:00 WITA

pwi3

Gotong Royong Sembelih Kurban, PWI Kukar Perkuat Kebersamaan dan Sinergi

27 Mei 2026 - 15:00 WITA

pwi1
Trending di BERITA DAERAH