KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Puncak perayaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berlangsung sangat meriah dan penuh manfaat. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim menggelar serangkaian kegiatan promotif dan preventif, termasuk Aksi Bergizi dan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG), yang menarik minat ribuan warga di kawasan Polder Ilham Maulana, Sangatta.
Mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat,” kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kutim H. Ardiansyah Sulaiman, Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah Ardiansyah, dan unsur Forkopimda, menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Rangkaian acara diawali dengan senam massal yang diikuti antusias oleh masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari tenaga kesehatan, pelajar, kader posyandu, hingga masyarakat umum. Acara kemudian dilanjutkan dengan Gerakan Minum Susu Massal sebagai bagian dari kampanye gizi seimbang, terutama untuk mendukung pertumbuhan anak dan remaja.
Salah satu stan yang paling ramai didatangi adalah layanan Cek Kesehatan Gratis yang diselenggarakan oleh Dinkes Kutim. Layanan ini mencakup pemeriksaan dasar seperti tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat, serta screening awal untuk mendeteksi Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan strategi promotif dan preventif pemerintah daerah untuk menekan angka penyakit kronis dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini.
“Kami ingin warga mendapatkan gambaran kondisi kesehatan terkini mereka. Jika ada temuan awal, dapat segera diarahkan ke fasilitas kesehatan terdekat,” jelas Sumarno.
Selain pemeriksaan dasar, Dinkes Kutim juga menyediakan konsultasi kesehatan dengan dokter spesialis anak dan spesialis penyakit dalam, layanan donor darah, serta penyuluhan kesehatan gigi oleh Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kutim.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, juga menyerahkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) kepada beberapa Sentra Pengolahan Pangan (SPPG). Pemberian sertifikat ini merupakan upaya untuk memastikan tempat usaha pangan telah memenuhi standar kebersihan dan sanitasi, sehingga produk yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi.
Selain itu, untuk mempercepat penurunan angka stunting, Bupati secara simbolis menyerahkan paket alat antropometri kepada satuan pendidikan TK, KB, dan PAUD se-Kabupaten Kutim. Langkah ini bertujuan untuk memastikan pengukuran tumbuh kembang anak dilakukan secara akurat dan tepat.
Melalui peringatan HKN ke-61 ini, Pemkab Kutim berharap masyarakat semakin memahami bahwa kesehatan adalah investasi yang menentukan kemajuan daerah, dan didorong untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara berkelanjutan, dimulai dari lingkup individu dan keluarga.
ADV Diskominfo SP Kutim

















