Menu

Mode Gelap
RDP DPRD Kukar Bahas Nasib Ribuan Warga Tahura, Camat Samboja Barat Minta Kejelasan Penertiban DPRD Kukar Tegaskan Tak Ada Penggusuran Warga Lama di Kawasan Hutan Bukit Soeharto Kepergok Mencuri di Wisata Air Terjun Perjiwa, Pelaku Ditangkap Saat Tertidur di Depan Rumah Polemik Gereja Mangkungpalas, Wawali Samarinda Akui Belum Terima Laporan Lengkap Perizinan Komisi II DPRD Samarinda Sorot Keuangan Daerah, Dari Dana Mengendap Hingga Aset Belum Optimal

BERITA DAERAH · 15 Nov 2025 15:00 WITA ·

Disdikbud Kukar Tekankan Penguatan Layanan PAUD Lewat Kolaborasi Lintas Sektor


 Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara, Pujianto, menyampaikan sambutan mengenai pentingnya kolaborasi antarstakeholder untuk penguatan layanan PAUD. Perbesar

Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara, Pujianto, menyampaikan sambutan mengenai pentingnya kolaborasi antarstakeholder untuk penguatan layanan PAUD.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan pentingnya penguatan layanan pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai fondasi kualitas SDM di masa depan. Disdikbud Kukar menilai bahwa persoalan utama pendidikan usia dini bukan hanya pada akses sekolah, tetapi juga pada pemenuhan hak-hak dasar anak seperti kesehatan, gizi, dan identitas kependudukan.

Upaya memperbaiki layanan PAUD dinilai harus dilakukan secara komprehensif, karena tahapan usia dini adalah masa kritis perkembangan anak. Oleh sebab itu, berbagai dinas dan stakeholder dilibatkan untuk memastikan seluruh kebutuhan anak dapat dipenuhi secara berkesinambungan.

“Untuk memberikan layanan terbaik kepada anak usia dini, kita tidak bisa bekerja sendiri. Banyak aspek yang harus dipenuhi, mulai dari kesehatan, gizi, hingga administrasi kependudukan,” ujar Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, Sabtu (15/11/2025).

Salah satu fokus penguatan terletak pada kerja sama dengan Dinas Kesehatan. Pemerintah daerah menilai bahwa kesehatan dan gizi adalah faktor fundamental yang harus dipenuhi sebelum anak menerima layanan pendidikan secara optimal. Data menunjukkan bahwa peningkatan kolaborasi ini berdampak positif pada pelayanan PAUD di Kukar.

Selain itu, integrasi data kependudukan menjadi perhatian utama melalui kerja sama dengan Dukcapil. Pendataan anak PAUD melalui penerbitan KIA dinilai sangat penting agar data anak lebih akurat, terutama untuk keperluan pendidikan dan layanan sosial lainnya.

“Setiap anak usia dini harus memiliki identitas kependudukan yang valid. Karena itu, percepatan KIA menjadi bagian dari penguatan layanan PAUD,” tegasnya.

Isu lainnya adalah pentingnya mewujudkan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan dan bebas tekanan. Pemerintah menegaskan bahwa pembelajaran pada masa peralihan ini tidak boleh menekankan kemampuan baca tulis hitung, melainkan pendekatan berbasis bermain.

Selain itu, kebijakan wajib belajar satu tahun PAUD sebelum masuk SD juga menjadi fokus edukasi kepada masyarakat. Disdikbud menilai bahwa masih banyak orang tua yang belum memahami bahwa aturan ini merupakan bagian dari kebijakan nasional wajib belajar 13 tahun.

“Kami berharap orang tua memahami bahwa anak tidak boleh langsung masuk SD tanpa pengalaman PAUD. Masa setahun di PAUD adalah bagian penting dari kebijakan pendidikan nasional,” jelas Pujianto.

Disdikbud Kukar menegaskan komitmennya mendorong PAUD holistik integratif, yaitu layanan yang mencakup seluruh aspek kebutuhan anak. Untuk mewujudkannya, kerja sama lintas sektor menjadi syarat mutlak agar anak usia dini mendapatkan perlindungan dan layanan secara menyeluruh.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

RDP DPRD Kukar Bahas Nasib Ribuan Warga Tahura, Camat Samboja Barat Minta Kejelasan Penertiban

27 April 2026 - 20:00 WITA

rdpkukar3

DPRD Kukar Tegaskan Tak Ada Penggusuran Warga Lama di Kawasan Hutan Bukit Soeharto

27 April 2026 - 19:30 WITA

rdpkukar1

Polemik Gereja Mangkungpalas, Wawali Samarinda Akui Belum Terima Laporan Lengkap Perizinan

27 April 2026 - 18:00 WITA

wawali1

Komisi II DPRD Samarinda Sorot Keuangan Daerah, Dari Dana Mengendap Hingga Aset Belum Optimal

27 April 2026 - 17:00 WITA

dprdkota04

Tinjau Proyek TPA, Pansus LKPJ DPRD Samarinda Sorot Hasil Belum Maksimal Meski Anggaran Besar

27 April 2026 - 16:00 WITA

dprdkota03

Kemarau Mulai Mengeringkan Lahan, Distanak Kukar Gerak Cepat Data Kebutuhan Petani Sayur

27 April 2026 - 15:00 WITA

mal1
Trending di BERITA DAERAH