Menu

Mode Gelap
RDP DPRD Kukar Bahas Nasib Ribuan Warga Tahura, Camat Samboja Barat Minta Kejelasan Penertiban DPRD Kukar Tegaskan Tak Ada Penggusuran Warga Lama di Kawasan Hutan Bukit Soeharto Kepergok Mencuri di Wisata Air Terjun Perjiwa, Pelaku Ditangkap Saat Tertidur di Depan Rumah Polemik Gereja Mangkungpalas, Wawali Samarinda Akui Belum Terima Laporan Lengkap Perizinan Komisi II DPRD Samarinda Sorot Keuangan Daerah, Dari Dana Mengendap Hingga Aset Belum Optimal

BERITA DAERAH · 15 Nov 2025 15:15 WITA ·

Sekda Kukar: Hotline Khusus Disiapkan untuk Perkuat Pengawasan Program Dana RT


 Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara, Sunggono, memberikan keterangan kepada awak media mengenai rencana Pemerintah Kabupaten Kukar yang menyiapkan hotline khusus untuk pengawasan program dana RT. (Dok. Indirwan) Perbesar

Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara, Sunggono, memberikan keterangan kepada awak media mengenai rencana Pemerintah Kabupaten Kukar yang menyiapkan hotline khusus untuk pengawasan program dana RT. (Dok. Indirwan)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Untuk memastikan pengelolaan program dana RT berjalan transparan dan tepat sasaran, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) segera membuka hotline pengaduan khusus yang dapat diakses langsung oleh masyarakat. Langkah ini disampaikan Sekda Kukar, Sunggono, sebagai bagian dari upaya memperkuat evaluasi dan pengawasan menjelang peningkatan dana RT menjadi Rp150 juta per tahun.

Sunggono mengatakan bahwa pemerintah selama ini menerima banyak laporan terkait pelaksanaan program bantuan RT sebelumnya. Karena itu, mekanisme pengaduan yang lebih terbuka dan mudah diakses menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas program.

“Hotline ini kami siapkan agar masyarakat bisa langsung melapor jika menemukan program yang tidak tepat sasaran. Ini instrumen penting untuk evaluasi kami,” ujarnya, Sabtu (15/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa semua laporan masyarakat akan diklasifikasikan serta ditindaklanjuti oleh tim khusus. Evaluasi ini menjadi dasar perbaikan agar pelaksanaan dana RT ke depan lebih akuntabel dan efektif.

Sunggono menuturkan bahwa peningkatan anggaran hingga Rp150 juta per RT akan memberikan ruang yang lebih besar bagi pembangunan lingkungan. Namun, ia menekankan bahwa pengawasan masyarakat akan menjadi kunci agar dana tersebut benar-benar menyentuh kebutuhan di tingkat RT.

“Kami ingin dana ini benar-benar sampai ke ujung tombak pembangunan, yaitu lingkungan RT. Karena itu pengawasannya tidak bisa hanya dari pemerintah, harus melibatkan warga,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa program sebelumnya masih memiliki kelemahan, termasuk kebocoran dan ketidaktepatan penggunaan. Oleh sebab itu, keberadaan hotline akan membantu mempercepat proses identifikasi masalah di lapangan.

Evaluasi program disebutkan akan terus dilakukan setiap tahun mengingat program dana RT masih terbilang baru. Pemerintah juga tengah menyesuaikan regulasi agar selaras dengan rencana peningkatan anggaran.

“Karena program ini masih baru, tentu butuh perbaikan setiap tahun. Yang terpenting dampaknya harus signifikan bagi pembangunan RT se-Kukar,” kata Sunggono.

 

ADV Bagian Prokompim Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

RDP DPRD Kukar Bahas Nasib Ribuan Warga Tahura, Camat Samboja Barat Minta Kejelasan Penertiban

27 April 2026 - 20:00 WITA

rdpkukar3

DPRD Kukar Tegaskan Tak Ada Penggusuran Warga Lama di Kawasan Hutan Bukit Soeharto

27 April 2026 - 19:30 WITA

rdpkukar1

Polemik Gereja Mangkungpalas, Wawali Samarinda Akui Belum Terima Laporan Lengkap Perizinan

27 April 2026 - 18:00 WITA

wawali1

Komisi II DPRD Samarinda Sorot Keuangan Daerah, Dari Dana Mengendap Hingga Aset Belum Optimal

27 April 2026 - 17:00 WITA

dprdkota04

Tinjau Proyek TPA, Pansus LKPJ DPRD Samarinda Sorot Hasil Belum Maksimal Meski Anggaran Besar

27 April 2026 - 16:00 WITA

dprdkota03

Kemarau Mulai Mengeringkan Lahan, Distanak Kukar Gerak Cepat Data Kebutuhan Petani Sayur

27 April 2026 - 15:00 WITA

mal1
Trending di BERITA DAERAH